Determinan Stunting pada Anak Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kabupaten Pidie Tahun 2022

Authors

  • Sri Muliasari Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Ramadhaniah Ramadhaniah Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Nopa Arlianti Universitas Muhammadiyah Aceh

DOI:

https://doi.org/10.55123/insologi.v1i6.1081

Keywords:

Stunting, Energy and Protein Intake, Low Birth Weight, Exclusive Breastfeeding, Early Initiation of Breastfeeding

Abstract

Stunting or short is a condition where children experience failure to grow and develop so that children have a shorter height than the standard age. The prevalence of stunting at the Indrajaya Public Health Center was 240 cases. The purpose of this study was to find out what factors were associated with the incidence of stunting in children aged 0-24 months in the Indrajaya Public Health Center, Pidie Regency in 2022. This type of research was observational analytic with a case control approach. The population is all mothers of infants aged 0-24 months as many as 70 mothers of infants in the Caleue settlement. Sampling in this study was conducted in the Caleue settlement, which consisted of 26 mothers of infants who experienced stunting as cases and as many as 26 mothers of infants who did not experience stunting as controls (control). Data collection from February 27 to March 04 using a questionnaire through interviews. Data analysis using Chi-Square test SPSS program. The results of the study there was a relationship between energy and protein intake p = 0.003, there was a relationship between Low Birth Weight p = 0.005, there was a relationship between exclusive breastfeeding p = 0.012, there was a relationship between Early Breastfeeding Initiation p = 0.023, there was a relationship between history of infectious diseases p = 0.023 = 0.011, there is a relationship between family income p = 0.048 and there is a relationship between mother's knowledge p = 0.025 with stunting. Based on the research conducted, it can be concluded that the seven variables have a stunting relationship in the Indrajaya Public Health Center Work Area, Pidie Regency in 2022. It is expected that health workers can provide counseling regarding stunting prevention in children under two, such as providing adequate energy and protein intake.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adani, F. Y., & Nindya, T. S. (2017). Perbedaan asupan energi, protein, zink, dan perkembangan pada balita stunting dan non stunting. Amerta Nutrition, 1(2), 46-51.

Al-Rahmad, A. H., Miko, A., & Hadi, A. (2013). Kajian stunting pada anak balita ditinjau dari pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, status imunisasi dan karakteristik keluarga di Kota Banda Aceh. J Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, 6(2), 169-184.

Anatolitou, F. (2012). Human milk benefits and breastfeeding. Journal of Pediatric and Neonatal Individualized Medicine (JPNIM), 1(1), 11-18.

Aramico, B., & Siketang, N. W. (2017). Hubungan Asupan Gizi, Aktivitas Fisik, Menstruasi dan Anemia dengan Status Gizi pada Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Simpang Kiri Kota Subulussalam. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 4(1), 21-30.

Arini, M. S. (2012). Perbedaan Karakteristik Keluarga Yang Memiliki Balita Stunting Dan Non-Stunting Di Kelurahan Kartasura Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ayuningtyas, A., Simbolon, D., & Rizal, A. (2018). Asupan zat gizi makro dan mikro terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan, 9(3), 445-450.

Belachew, A., Tewabe, T., Asmare, A., Hirpo, D., Zeleke, B., & Muche, D. (2018). Prevalence of exclusive breastfeeding practice and associated factors among mothers having infants less than 6 months old, in Bahir Dar, Northwest, Ethiopia: a community based cross sectional study, 2017. BMC Res Notes, 11(1), 768. doi: 10.1186/s13104-018-3877-5

Berlanga-Macias, C., Pozuelo-Carrascosa, D. P., Alvarez-Bueno, C., Martinez-Hortelano, J. A., Garrido-Miguel, M., & Martinez-Vizcaino, V. (2018). Relationship between exclusive breast feeding and cardiorespiratory fitness in children and adolescents: a protocol for a systematic review and meta-analysis. BMJ Open, 8(10), e023223. doi: 10.1136/bmjopen-2018-023223

Candra, A. (2013). Hubungan Underlying Factors Dengan Kejadian Stunting Pada Anak 1-2 Th. Journal of Nutrition and Health, 1(1).

Egata, G., Berhane, Y., & Worku, A. (2013). Predictors of non-exclusive breastfeeding at 6 months among rural mothers in east Ethiopia: a community-based analytical cross-sectional study. International breastfeeding journal, 8(1), 1-8.

Fitri, L. (2018). Hubungan BBLR Dan Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(1), 131-137.

Gerungan, G. P., Malonda, N. S., & Rombot, D. V. (2014). Hubungan Antara Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 13-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jurnal. Manado: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado.

Hasdianah, H., Siyoto, S., & Peristyowati, Y. (2014). Gizi, Pemanfaatan Gizi, Diet, Dan Obesitas. Yogyakarta: Nuha Medika, 24-42.

Kaban, N. B. (2017). Inisiasi Menyusui Dini. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 15(2), 35-46.

Kartiningrum, E. D. (2015). Faktor risiko kejadian gizi kurang pada balita di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto. Hospital Majapahit (Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto), 7(2).

Kemenkes. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1-200.

Kemenkes, R. (2016). Situasi balita pendek. Infodatin, Pusdata & Info Kesehatan, Jakarta.

Kementerian Kesehatan, R. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Jakarta: Badan penelitian dan pengembangan kesehatan Kemenkes RI.

Mediani, H. S. (2020). Predictors of stunting among children under five year of age in Indonesia: a scoping review. Global Journal of Health Science, 12(8), 83.

Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor penyebab anak stunting usia 25-60 bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(3), 268-278.

Murti, F. C., Suryati, S., & Oktavianto, E. (2020). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Desa Umbulrejo Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 16(2), 52-60.

Nainggolan, B. G., & Sitompul, M. (2019). Hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Nutrix Journal, 3(1), 36-41.

Nasikhah, R., Margawati, Ani. (2012). Faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24–36 bulan di Kecamatan Semarang Timur. Diponegoro University.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13-19.

Oktarina, Z., & Sudiarti, T. (2013). Faktor risiko stunting pada balita (24—59 bulan) di sumatera. Jurnal gizi dan pangan, 8(3), 177-180.

Olsa, E. D., Sulastri, D., & Anas, E. (2018). Hubungan sikap dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada anak baru masuk Sekolah Dasar di kecamanatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 523-529.

Picauly, I. T., Sarci Magdalena. (2013). Analisis Determinan dan Pengaruh Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah di Kupang dan Sumba Timur, NTT. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(1), 55.

Pidie, D. K. (2021). Profil Kesehatan Pidie. Sigli: Dinkes Kabupaten Pidie.

Pramulya, I., Wijayanti, F., & Saparwati, M. (2021). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-60 Bulan. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 35-41.

Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Anggraini, L. (2018). Study guide-stunting dan upaya pencegahannya. Yogyakarta: Penerbit CV Mine.

Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Rahman, F. (2015). Riwayat berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia bawah dua tahun. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 10(2), 67-73.

Saadong, D., Suriani, B., Nurjaya, N., & Subriah, S. (2021). BBLR, Pemberian ASI Eksklusif, Pendapatan Keluarga, dan Penyakit Infeksi Berhubungan Dengan Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan Manarang, 7(Khusus), 52-58.

Sirajuddin, S., Abdullah, T., & Lumula, S. N. (2013). Determinan pelaksanaan inisiasi menyusu dini. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 8(3), 99-103.

Solin, A. R., Hasanah, O., & Nurchayati, S. (2019). Hubungan Kejadian Penyakit Infeksi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 1-4 Tahun. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 6(1), 65-71.

Suhardjo, C. (2003). Berbagi Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sulistyoningsih, H. (2011). Gizi untuk kesehatan ibu dan anak. Yogyakarta: Graha Ilmu, 52, 57-58.

Sumardilah, D. S., & Rahmadi, A. (2019). Risiko stunting anak baduta (7-24 bulan). Jurnal Kesehatan, 10(1), 93-104.

UNICEF. (2007). The state of the world's children 2008: Child survival (Vol. 8): Unicef.

Verawati, B., Afrinis, N., & danYanto, N. (2021). Hubungan Asupan Protein dan Ketahanan Pangan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Masa Pendemi COVID 19. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 415-423.

Victora, C. G., Bahl, R., Barros, A. J., França, G. V., Horton, S., Krasevec, J., . . . Rollins, N. C. (2016). Breastfeeding in the 21st century: epidemiology, mechanisms, and lifelong effect. The lancet, 387(10017), 475-490.

Windasari, D. P., Syam, I., & Kamal, L. S. (2020). Faktor hubungan dengan kejadian stunting di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(1), 27-34.

Fransiska, E. D., Akhriza, T. M., Informasi, S., Informatika, T., & Informatika, M. (2017). IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INFORMATIF DAN INTERAKTIF UNTUK PENGENALAN PENDAHULUAN Augmented Reality ( AR ) yang Aplikasi ARANIMALS bisa lebih interaktif karena dapat memberikan pesan dan respon kepada anak-anak , s. Eminar Nasional Sistem Informasi, September, 636–645.

Harahap, A., Sucipto, A., & Jupriyadi, J. (2020). Pemanfaatan Augmented Reality (Ar) Pada Media Pembelajaran Pengenalan Komponen Elektronika Berbasis Android. Jurnal Ilmiah Infrastruktur Teknologi Informasi, 1(1), 20–25. https://doi.org/10.33365/jiiti.v1i1.266

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Sri Muliasari, Ramadhaniah Ramadhaniah, & Nopa Arlianti. (2022). Determinan Stunting pada Anak Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kabupaten Pidie Tahun 2022. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(6), 731–740. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i6.1081