Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah B3 PT Y
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v2i3.1984Keywords:
Hazardous Waste, Evaluation, RegulationsAbstract
Increasing the standard of living and social welfare can be marked by industrialization. Increasing industrialization has had an impact on environmental pollution caused by waste, one of which is B3 waste. PT Y is a processing industry company engaged in the production of plywood. In its production process PT Y produces B3 waste which must be managed according to the characteristics and nature of the B3 waste. B3 waste that is not managed properly will cause pollution and cause problems around it. This study aims to analyze the existing conditions regarding the management of hazardous and toxic waste (B3) from PT Y, evaluate and provide recommendations based on applicable regulations. Evaluation is carried out using the Guttman scale method to compare existing conditions with applicable regulations. The evaluation result of PT Y's B3 waste management is 66% in the "Good" category. Based on the evaluation results, recommendations are obtained that can improve the B3 waste management system to be better and in accordance with the standardsrules that happened.
Downloads
References
Ardiatma, D. dan A. (2019). Kajian Sistem Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Di Pt. Tokai Rubber Auto Hose Indonesi. Jurnal Teknologi Dan PengelolaanLingkungan, 6(2), 7–20.
Arini, M., Sihombing, N., Satyaputra, P., Hukum, F., & Singaperbangsa, U. (2021). Pemanfaatan Limbah B3 Di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 8(4), 638–649.
Fajriyah, S. A., & Wardhani, E. (2019). Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di PT. X. Jurnal Serambi Engineering, 5(1), 711–719. https://doi.org/10.32672/jse.v5i1.1597
Kumaladewi, R. A. (2020). Pengelolaan dan Dampak Limbah Elektronik di Indonesia (Studi Kasus Pengelolaan Limbah di Kampung Cinangka dan Kampung Curug). In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 1(1), 196–202.
Kurniawan, B. (2019). Pengawasan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di Indonesia Dan Tantangannya. Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(1). https://doi.org/10.33005/jdg.v9i1.1424
Kustyorini, M. T. M. dan Y. (2019). Socialization of B3 Waste Processing ( Hazardous and Toxic Materials ) in the Environment. 3.
Maulana, A., Waha, C. J. J., & Pinasang, D. R. (2020). Penegakan Hukum Lingkungan Pidana Terhadap Perusahaan Yang Melakukan Dumping Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (Limbah B3). Lex Administratum, 8(5), 25–33.
Nursabrina, A., Joko, T., & Septiani, O. (2021). Kondisi Pengelolaan Limbah B3 Industri Di Indonesia Dan Potensi Dampaknya: Studi Literatur. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 80–90. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1841
PT Y. (2022). Dokumen PT Y. Blitar
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pedoman Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Sukarlina, N., & Sriwana, I. K. (2022). Perancangan Sistem untuk Minimasi Limbah B3 di PT. XYZ Menggunakan Pendekatan SSM (Soft System Methodology). Jurnal METRIS, 23(01), 44–51. https://doi.org/10.25170/metris.v23i01.3554
Wardhani, E., & Salsabila, D. (2021). Analisis Sistem Pengelolaan Limbah B3 Di Industri Tekstil Kabupaten Bandung. Jurnal Rekayasa Hijau, 5(1), 15–26. https://doi.org/10.26760/jrh.v5i1.15-26
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ignacia Putri Dinayah, Rizka Novembrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).
























