Analisis Pemahaman Masyarakat Mengenai Dagusibu Obat di Desa Larangan Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v4i2.4945Keywords:
Medicine, DAGUSIBU, Community KnowledgeAbstract
Medicine is an essential part of daily life, yet public knowledge regarding safe medication management often falls short of health standards. To address this issue, the Indonesian Pharmacists Association (Ikatan Apoteker Indonesia, IAI) launched the DAGUSIBU educational program (Obtain, Use, Store, Dispose) to enhance understanding of proper medication management. This study aims to assess the level of knowledge among the residents of Larangan Dalam Village, Larangan District, Pamekasan Regency regarding the DAGUSIBU principles and identify factors influencing their understanding. The study employs a quantitative descriptive approach using purposive sampling techniques, involving 98 respondents from a total population of 3,303 aged 17 to 60 years. Data were collected through a questionnaire covering demographic variables and questions about procedures for obtaining, using, storing, and disposing of medications according to IAI guidelines. Analysis was conducted using the Guttman scale to classify knowledge into three categories: good, moderate, and poor. The results reveal that 42.9% of respondents have good knowledge, 36.7% have moderate knowledge, and 20.4% have poor understanding of medication management. These findings highlight the importance of enhancing health education and strategic interventions to optimize medication management at the household level and prevent the risks of misuse and negative health impacts. The recommendations based on this study are expected to serve as a reference for healthcare institutions and related organizations in designing effective intervention programs.
Downloads
References
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 14(1), 15–31.
Astuti, W., Kuna, M. R., Monoarfa, A. P., Gobel, A. A., & Zulkifli. (2023). Sosialisasi Gerakan Keluarga Sadar Obat: Dagusibu di Desa Komangaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2401–2406. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1438
Eden, W. T., W.K., S. B., Savitri, A. A., & Ni’ma, N. S. (2022). Dampak penyuluhan pengelolaan dan penggunaan obat secara bijak terhadap pengetahuan obat-obatan pada ibu-ibu PKK di Kelurahan Kalisegoro, Kota Semarang. BERDAYA Indonesian Journal of Community Empowerment, 2(1).
Gustafsson, M., Silva, V., Valeiro, C., Joaquim, J., van Hunsel, F., & Matos, C. (2024). Misuse, abuse and medication errors’ adverse events associated with opioids—A systematic review. Pharmaceuticals, 17(8), 1009. https://doi.org/10.3390/ph17081009
Gusnellyanti, E. (2014). Mencerdaskan masyarakat dalam penggunaan obat melalui metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Setditjen Farmalkes. Diakses dari https://farmalkes.kemkes.go.id/2014/09/mencerdaskan-masyarakat-dalam-penggunaan-obat-melalui-metode-cara-belajar-insan-aktif-cbia/
Ikatan Apoteker Indonesia. (2019). Program DAGUSIBU: Pedoman penggunaan obat yang aman. Jakarta: IAI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pengelolaan obat rusak dan kedaluwarsa di fasilitas pelayanan kesehatan dan rumah tangga. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kuswinarti, K., Utami, N. V., & Sidqi, N. F. (2022). Tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat secara swamedikasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. eJournal Kedokteran Indonesia (eJKI), 10(2), 138–147. https://doi.org/10.23886/ejki.10.147.138
Meilina, R., Rezeki, S., Andika, F., Kulla, P. D. K., Syafriadi, R. N. Z. A., Ningsih, Y. W., Willis, R., & Wahyuni, A. (2024). Edukasi dan peningkatan kesadaran penggunaan obat pada masyarakat Ie Masen Ulee Kareng Banda Aceh. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 6(2), 89–96. Universitas Ubudiyah Indonesia.
Putri, S., Yusuf, H. A., Adristi, K., Putri, A. D., & Istanti, N. D. (2022). Pemberian obat kedaluwarsa kepada pasien ditinjau dari kebijakan kesehatan di Indonesia. Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), 6(2), 1–12.
Rahimah, S., Ulfa, M., Kursia, S., Handayani, T., Azwar, M., Ismail, I., Michrun, M., & Marwati, M. (2023). Edukasi penerapan DAGUSIBU pada kelompok masyarakat Galesong Baru Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal ASTA Abdi Masyarakat Kita.
Rosti, D. A., & Wahyuningsih, S. (2023). Penyimpanan dan pembuangan obat pada masyarakat serta estimasi nilai ekonomi obat yang tidak digunakan (narrative review). Jurnal Aplikasi Bisnis dan Bisnis, 4(2). https://doi.org/10.46306/jabb.v4i2.615
Santoso, A. (2020). Tantangan penyalahgunaan obat di masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 100–110.
Savira, M., Ramadhani, F. A., Nadhirah, U., Lailis, S. R., Ramadhan, E. G., Febriani, K., Patamani, M. Y., Savitri, D. R., Awang, M. R., Hapsari, M. W., Rohmah, N. N., Ghifari, A. S., Majid, M. D. A., Duka, F. G., & Nugraheni, G. (2020). Praktik penyimpanan dan pembuangan obat dalam keluarga. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2). https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21804
Su, E., Liew, D. F. L., Donnelly, J., & Elliott, R. A. (2023). Medicines stewardship. Australian Prescriber, 46(24-28). https://doi.org/10.18773/austprescr.2023.010
Thaha, R. M., Baharuddin, N., & Syafar, M. (2016). Penyalahgunaan obat keras oleh buruh bangunan di pergudangan Parangloe Indah Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(2). https://doi.org/10.30597/mkmi.v12i2.928
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Adinugraha Amarullah, Farida Anwari, Bella Fevi Aristia, Ivan Charles Seran, Hamidah Hamidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).
























