Determinan Pemanfaatan Layanan Kesehatan Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran di Puskesmas Piyeung Kabupaten Aceh Besar 2024
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v4i3.5230Keywords:
Health Services, BPJS PBI Participants, Accessibility, Officer Actions, Health FacilitiesAbstract
Piyeung Health Center is recorded as the health center with the 5th lowest number of visits out of 28 health centers in Aceh Besar District. This is a concern because, although Piyeung Health Center has provided health services for BPJS Kesehatan participants in the PBI category, the low number of visits indicates that there are obstacles that hinder the optimization of the use of these services. This study aims to see the factors that cause the low number of visits at Piyeung Health Center. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The study population was 3,394, and samples were taken using the accidental sampling technique of 100 respondents. Data analysis was carried out using the Chi-square test using SPSS version 30 with a significance level of 95%. The results of the univariate analysis showed that 88.0% of respondents had a good level of knowledge, 71.0% of respondents had easy accessibility, and 80.0% of respondents reported good health facilities. Meanwhile, 77.0% of respondents considered the actions of officers to be less than good, and 57.0% of respondents felt good family support. Bivariate analysis showed that officer actions (p-value 0.044), accessibility (p-value 0.002), and health facilities (p-value 0.006) had a significant relationship with the utilization of health services, while the level of knowledge (p-value 0.140), employment (p-value 0.222) and family support (p-value 0.078) did not show a significant relationship with the utilization of health services.
Downloads
References
Agustiani, S., Aramico, B., & Lastri, S. (2022). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Peserta Bpjs Kesehataan Di Puskesmas Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2021. Jurnal Real Riset, 4(3), 350–357. https://doi.org/10.47647/jrr.v4i3.838
Al, T. et. (2017). Gambaran Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Fktp) Pada Peserta Penerima Bantuan Iuran (Pbi) Dan Non-Penerima Bantuan Iuran (Non-Pbi) Di Puskesmas Medan Denai. 11(1), 92–105.
Alim, M. C., Indar, I., & Harniati, H. (2023). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Klinik Engsar Polewali Mandar. Jurnal Ners, 7(2), 829–836. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.15096
Asri, A. (2022). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta Bpjs Kesehatan Di Puskesmas Campalagian. Journal Peqguruang: Conference Series, 4(1), 82. https://doi.org/10.35329/jp.v4i1.2864
Erdiwan, Sinaga, J. P., & Sinambela, M. (2020). Pelayanan Kesehatan Pada Peserta Bpjs Kesehatan Di Rsud Simeulue Tahun 2018. Jurnal Kajian Kesehatan Masyarakat, 1(2), 42–48.
Fajriansyah, M., Muchsin, S., & Suyeno, S. (2022). Implementasi Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan (Studi Kasus tentang Pelayanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Islam Unisma …. Respon Publik, 16(9), 85–92.
Kusumastuti, F. A., & Fajar ND, M. (2020). Upaya Perlindungan Hukum Bagi Pasien Bpjs Terkait Sistem Rujukan Rumah Sakit Di Kota Yogyakarta. Media of Law and Sharia, 1(3), 162–175. https://doi.org/10.18196/mls.v1i3.9495
Menteri Kesehatan RI. (2017). Peraturan Bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 2 Tahun 2017. Peraturan Bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 1–33. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum
Mirwana Lukfiati Jafar. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Pasien BPJS Di Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros. Fisheries Research, 140(1), 6.
Mustafidah, M., & Indriwati, F. (2021). Pemanfaatan Layanan Kesehatan pada Peserta BPJS Kesehatan. Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 5(1), 265–275. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
Noorhidayah, Setiandari Lely Octaviana, E., & Cahyani, R. (2022). Faktor Determinan Dalam Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya Tahun 2020. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 13(2), 326–340. https://doi.org/10.33859/dksm.v13i2.882
Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M. K. (2021). Konsep Dasar Mutu Pelayanan Kesehatan.
Oktarianita, Andry sartika, Wati, N., & Ferasinta. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Lingkar Barat. Presiding Seminar Nasional UNIMUS, 4, 1369–1377.
Rumengan, D. S. S., Umboh, J. M. L., & Kandou, G. D. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta BPJS kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jikmu, 5(2).
Sopania, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Bpjs Oleh Masyarakat Kurang Mampu Di Wilayah Kerja Puskesmas Suka Makmur Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023 Oleh. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
Triayu Nur Afifah, Khoirunnisa Ghefira Yusrani, Rossa Shafira Nur Shabrina, & Novita Dwi Istanti. (2022). Studi Literatur: Analisis Implementasi Kebijakan Program Bpjs Kesehatan Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Indonesia. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 2(3), 113–121. https://doi.org/10.55606/jikki.v2i3.792
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nira Una, Fahmi Ichwansyah, Mira Gusweni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).
























