Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga dengan Status Gizi pada Wanita Usia Subur di Bendosari
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v4i4.6241Keywords:
Food Security, Nutritional Status, Women of Reproductive AgeAbstract
Nutritional status in women of reproductive age is strongly influenced by food security, which plays an essential role in maintaining health. This study aimed to examine the correlation between household food security and the nutritional status of women of reproductive age in the Bendosari Community Health Center area, which covers three villages: Mulur, Mertan, and Toriyo. A total of 162 participants were selected using a simple random sampling method in this cross-sectional research. Food security was assessed using the Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) consisting of nine items related to food access, while nutritional status was measured through Mid-Upper Arm Circumference (MUAC), which represents the amount of fat reserves in the body. Data were analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p<0.05. Findings revealed that 70.4% of respondents had household incomes below the regional minimum wage, and 9.9% were categorized as malnourished. The Chi-Square test produced a p-value of 0.037 (p<0.05), indicating a significant association between food security and women’s nutritional status in Bendosari. Food security is affected by factors such as income, education, knowledge, and household size, while women’s nutritional status is shaped by eating behaviors that, if poor, may result in health complications. These results highlight the importance of strengthening household food security to minimize the risk of Chronic Energy Deficiency among women of reproductive age.
Downloads
References
Ardianto, O. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan terhadap Kejadian Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS). Nightingale Journal of Nursing, 1(1), 12–18.
Arlius, A., Sudargo, T., & Subejo, S. (2017). Hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita (studi di desa palasari dan puskesmas kecamatan legok, kabupaten tangerang). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(3), 359.
Ashari, CR, Khomsan, A., & Baliwati, YF (2019). Validasi Hfias (Skala Akses Kerawanan Pangan Rumah Tangga) Dalam Mengukur Ketahanan Pangan: Kasus Pada Rumah Tangga Perkotaan Dan Perdesaan Di Sulawesi Selatan. Penelitian Gizi Dan Makanan (Jurnal Penelitian Gizi dan Pangan), 42(1), 11–20
Becquey, E., Martin-Prevel, Y., Traissac, P., Dembele, B., Bambara, A., & Delpeuch, F. (2010). The household food insecurity access scale and an index-member dietary diversity score contribute valid and complementary information on household food insecurity in an urban West-African setting. Jurnal of Nutrition, 140 (12), 2233-2240. https://doi.org/10.3945/jn.110.125716
Burki, T. (2022). Food security and nutrition in the world. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 10(9), 622. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(22)00220-0
Coates J, Swindale A, Bilinsky P. Skala akses ketahanan pangan rumah tangga (HFIAS) untuk mengukur akses pangan; 2007 diperbarui 2007.
FAO. (2022). The State of Food Security and Nutrition in the World. In FAO (Vol.10, Issue 9). https://doi.org/10.1016/S2213-8587(22)00220-0
Fariski, C., Dieny, F. F., & Wijayanti, H. S. (2020). Kualitas Diet, Status Gizi Dan Status Anemia Wanita Prakonsepsi Antara Desa Dan Kota. Gizi Indonesia, 43(1), 11-24.
Hanifah, N. A. A., & Stefani, M. (2022). Hubungan pernikahan usia dini dengan angka kejadian stunting pada balita di Kelurahan Mekarsari. Jurnal Gizi Ilmiah, 9(3), 32-41.
Hayati, S., Al Fatih, H., & Cahyati, N. (2020). Hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Margahayu Raya Kota Bandung. Jurnal Keperawatan BSI,8(2).
Hoar, A., Aspatria, U., & Toy, S. M. (2022). Hubugan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi anak balita di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan, 11(2), 155-168.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Infodatin Reproduksi Remaja-Ed.Pdf. In Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja (Issue Remaja, pp. 1–8).
Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 28 tahun 2019. Berita Negara Republik Indonesia No.956 2019, Jakarta 2019.
Kusumastuti, T., Putri, D. P., Eliza, C. P., Hanifah, A. N., & Nurcandra, F. (2023). Kek pada ibu hamil: faktor risiko dan dampak. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2719–2726.
Lemeshow,S. (1997). Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Gajah Mada University.
Lopes, S. O., Abrantes, L. C. S., Azevedo, F. M., Morais, N. de S. de, Morais, D. de C., Gonçalves, V. S. S., Fontes, E. A. F., Franceschini, S. do C. C., & Priore, S. E. (2023). Food Insecurity and Micronutrient Deficiency in Adults: A Systematic Review and Meta Analysis. Nutrients, 15(5).
Mahmudah, A., Masrikhiyah, R., & Rahmawati, Y. D. (2022). Hubungan pengetahuan gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan kejadian KEK pada calon pengantin di wilayah kerja Kua Tarub. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK), 4(01), 27-35.
Parekh, N., Ali, S. H., O Connor., J. (2021). Food insecurity among households with children during the COVID-19 pandemic: results from a study among social media users across the United States. Nutrition Journal, 20(1).
Putra, M. G. S., & Dewi, M. (2020). Faktor risiko kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Cikembar Kabupaten Sukabumi. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(4), 319-332.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Septiani, M. P., & Rakhma, L. R. (2025). Association of household food security and nutritional status based on mid-upper arm circumference (MUAC) of woman in Surakarta, Central Java, Indonesia. Disaster and Emergency Medicine Journal, 10(1), 35-43.
Setyaningsih A, Hidayatillah SA, Ismawanti Z. (2022). Hubungan Tingkat Ketahanan Pangan dengan Kejadian Beban Gizi Ganda di Rumah Tangga di Kota Surakarta. J Dunia Gizi, 5(1):09–15.
Sihite, N. W., & Tanziha, I. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga di Kota Medan. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 6(1), 15–24.
Sinaga, N. A. B., & Adi, A. C. (2023). Hubungan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nelayan Dengan Status Gizi Ibu Wanita Usia Subur (Wus) Di Kabupaten Brebes. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(3), 375- 381.
Supariasa DN, Purwaningsih H. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Kabupaten Malang. Karta Rahardja, J Pembang dan Inov, 1(2):55–64.
Utami, N. H., & KP, D. S. (2015). Ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan status gizi anak usia di bawah dua tahun (Baduta) di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Jawa Barat. Gizi Indonesia, 38(2), 105-114.
Verawati B, Yanto N, Afrinis N. (2021).Hubungan asupan protein dan kerawanan pangan dengan kejadian stunting pada balita di masa pandemi Covid 19. PREPOTIF J Kesehatan Masy, 5 (1), 415-23.
Wibowo, H., Santoso, M. B., & Setiawan, S. A. (2021). Inovasi sosial pada praktik kewirausahaan sosial di yayasan al-barokah kota banjar. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(2), 210-218.
World Health Organization. 2011. Global strategy for infant and young child feeding.
Yudawisastra, H. G., Hanim, W., Mardiana, S., Sudarto, T., Sudarisman, E., & Noor, H. Q. A. (2023). Budikdamber akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan dan stimulus kewirausahaan saat pandemi covid-19. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 3(2), 162-170.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Masyiithoh Ridha Efendi, Luluk Ria Rakhma, Firmansyah Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).
























