Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Stunting pada Balita Usia >6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Meriah
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v4i6.6874Keywords:
Stunting, Immunization, Exclusive Breastfeeding, Parenting Patterns, Information SourcesAbstract
Stunting is a serious global problem affecting more than 160 million children under five worldwide. In Aceh Singkil, the stunting rate reached 34.01% (SKI, 2023). This study aims to determine the risk factors associated with stunting in toddlers aged >6–59 months in the Gunung Meriah Community Health Center, Aceh Singkil Regency, in 2025. This study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 98 respondents was selected randomly from the population of mothers with toddlers. Data collection was conducted through interviews and observations using questionnaires and measuring instruments, and analyzed using the chi-square test in the SPSS application. The results showed a stunting prevalence of 38.8%. Factors that had a significant relationship with stunting were complete basic immunization (p = 0.002) and exclusive breastfeeding (p = 0.002). Meanwhile, maternal knowledge, parenting patterns, and information sources did not show a significant relationship. The results of the multivariate analysis showed that immunization has a statistically significant relationship with the incidence of stunting, with a p-value of 0.002 and an OR of 3.846, meaning that toddlers who do not receive immunization have a 3.8 times greater risk of experiencing stunting compared to toddlers who receive complete immunizations. It was concluded that exclusive breastfeeding and complete immunization play an important role in preventing stunting. Therefore, it is recommended that the Health Office strengthen education regarding the importance of exclusive breastfeeding and immunization, as well as encourage parental involvement in monitoring children's growth and development.
Downloads
References
Astuti, P. & Sulistyowati, D. (2019). Peran Penyuluhan Gizi dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu tentang Pemberian Makanan Sehat pada Anak Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), 220-226.
Bogler, L., Jantos, N., Bärnighausen, T., & Vollmer, S. (2019). Estimating the effect of measles vaccination on child growth using 191 DHS from 65 low- and middle-income countries. Vaccine, 37(35), 5073–5088. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2019.06.054
Cynthia, C., Bikin Suryawan, I. W., & Widiasa, A. . M. (2019). Hubungan ASI eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-59 bulan di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Jurnal Kedokteran Meditek, 25(1), 29–35. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v25i1.1733
Dinkes Aceh Singkil. (2024). Data Stunting Kabupaten Aceh Singkil 2024. Singkil: Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil.
Fatmawati, D., Prabowo, A., & Sari, R. (2020). Pola Asuh Anak dan Pengaruhnya terhadap Stunting pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(4), 125-132.
Harvey, C. M., Newell, M. L., & Padmadas, S. (2022). Maternal socioeconomic status and infant feeding practices underlying pathways to child stunting in Cambodia: structural path analysis using cross-sectional population data. BMJ open, 12(11), e055853. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-055853
Hendratmo, H., Siti, N., & Widiastuti, D. (2021). The Effect of Parenting Style on Child Development: A Study in Rural Indonesia. Journal of Child and Family Studies, 19(1), 31-40.
Indriani, D. (2019). Gizi dan Pola Asuh pada Anak Stunting di Desa Terpencil. Jurnal Pembangunan Kesehatan, 17(3), 215-224.
Kemenkes RI. (2022). Laporan Status Gizi Anak Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laily, R., et al. (2023). Dampak Stunting terhadap Kesehatan dan Perkembangan Anak. Jurnal Pediatri Indonesia, 29(1), 99-110.
Niska, S., et al. (2022). Imunisasi dan Status Gizi Balita: Tinjauan Sistematis. Jurnal Kesehatan Anak, 18(4), 25-34.
Purwanti, E. D., Masitoh, S., & Ronoatmodjo, S. (2025). Association Between Basic Immunization Status and Stunting in Toddlers Aged 12-59 Months in Indonesia. Journal of preventive medicine and public health = Yebang Uihakhoe chi, 58(3), 298–306. https://doi.org/10.3961/jpmph.24.230
Putra, I.B., Setiawan, T., & Widyastuti, R. (2020). Akses Informasi Kesehatan dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Pemberian Gizi pada Anak. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 18(2), 101-107.
Sahroni, Y. A., Trusda, S. A. D., & Romadhona, N. (2020). Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Asupan Gizi Tidak Berhubungan dengan Derajat Stunting pada Balita. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 2(2), 145–149. https://doi.org/10.29313/jiks.v2i2.5870
Supriasa, S. (2021). Pengaruh Krisis Ekonomi terhadap Ketersediaan Pangan dan Pola Asuh Anak. Jurnal Ekonomi dan Kesehatan, 29(1), 12-23.
Susilowati, E. & Himawati, R. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 101-110.
WHO. (2020). Stunting in Early Childhood: Causes, Prevention, and Policy Recommendations. World Health Organization. Available at: https://www.who.int/nutrition/health_stunting
World Health Organization (WHO). Reducing Stunting in Children: Equity Considerations for Achieving the Global Nutrition Targets 2025. WHO. 2022
Yuneta, M., et al. (2019). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas X. Jurnal Gizi Indonesia, 23(3), 134-143.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Erlian Damayani, Ramadhaniah Ramadhaniah, Vera Nazhira Arifin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).
























