Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong di Masa Pandemi pada UD. Terobos Kabupaten Kupang

Authors

  • Dani Agung Wicaksono Politeknik Negeri Banyuwangi
  • M. Habbib Khirzin Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Annisa Syachril Politeknik Negeri Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.55123/mamen.v2i1.1108

Keywords:

SWOT Analysis, Business Development, QSPM Strategy Priorities

Abstract

This research aims to know internal and external factors and determine the right strategies for the development of beef cattle business in UD. Terobos. The method used is qualitative and quantitative with the determination of respondents in purposive sampling. This data is processed using SWOT analysis as a formulation of strategy and QSPM as a decision strategy. The results of this study indicate that UD. Terobos has 4 strengths, 2 weaknesses, 4 opportunities, and 3 threats. The IFAS evaluation value in this study was 2.813 and the EFAS evaluation value was 2.851. The results of the IE matrix show UD. The breakthrough is in the V quadrant position, this condition is classified into grow and stability. This shows that the company needs a strategy to grow better. The results of the SWOT analysis show 4 alternative strategies that can be recommended for the development of UD. Break through. The results of the QSPM priority marketing strategy suggested are holding regular livestock program training by the government to increase the scale of beef cattle business to become more advanced (S-O) with a TAS (Total Attractive Score) value of 5.393.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2018). Luas Lahan Padang Rumput/Penggembalaan (ha) menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Badan Pusat Statistik. (2020). Populasi Ternak Sapi Potong menurut Provinsi NTT. Badan Pusat Statistik NTT.

Badan Pusat Statistik. (2020). Produksi Daging Sapi (ton) menurut Provinsi, 2018-2020.

Badan Pusat Statistik. (2020). Produksi Daging Ternak Besar (kg) menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2018-2020.

Badan Pusat Statistik. (2022). Populasi Ternak Sapi Potong menurut Provinsi NTT. Badan Pusat Statistik NTT.

Budastra, I. K. (2020). Dampak Sosial Ekonomi Covid-19 dan Program Potensial untuk Penanggungannya. Studi Kasus di Kabupaten Lombok Barat. AGRIMINASION. 21 (1):48-57.

Christiana, M. (2016). Kualitas Bibit Sapi Bali pada Kelompok Tani Sidodadi di Kampung Wadio Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire.

David, F.R. (2016). Manajemen Strategis, Alih Bahasa Alexander Sindoro, Prehalindo, Jakarta.

Direktorat Jenderal Peternakan. (2007). Pedoman Budidaya Sapi Potong. Ditjenak, Jakarta.

Feati. (2011). Teknologi Penggemukan Sapi Bali. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Nusa Tenggara Barat.

Febrianti, Oei, V., & Susan, M. (2014). Usulan Alternatif Strategi PT. X menggunakan Quantitative Strategic Planning Matriks (QSPM). Jurnal Graduate UNPAR Vol.1 No.1 Issn. 2355-4304.

Ginting, N. 2006. Komunikasi Pribadi Tentang Penyusutan Bobot Badan Pada Sapi Potong Akibat Pengangkutan.

Gonggo, BM., Hermawan, B., dan Anggraeni, D. (2008). Pengaruh Jenis Tanaman Penutup dan Pengolakan Tanah Terhadap Sifat Fisika Tanah Pada Lahan Alang-Alang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 7(1): 44-45.

Ikram. (2022). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong di Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Makasar.

Hamalik, Oemar. (2010). Cet. 4. Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Handiwirawan E, Subandriyo. (2004). Potensi dan Keragaman Sumberdaya Genetik Sapi Bali. Wartozoa, 14(3):107-115.

Hermanto & Dewa, S. (2011). Penguatan Kelompok Tani Langkah Awal Peningkatan Kesejahteraan Petani. Analisis Kebijakan Pertanian, Volume 9 No.4, Desember 2011: 371-390.

Israfil. (2010). Pengaruh Pemberian Pakan Padat Gizi Terhadap Penyusutan Berat Badan dan Kualitas Otot Gluteus Medius Sapi Bali yang Ditransportasikan. Jurusan Ilmu Peternakan. Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Alauddin Makassar.

Jainal, A., Malesi, La., dan Hairil, A.H. (2018). Motivasi Peternak dalam Pengembangan Usaha Sapi Bali di Kabupaten Muna Barat. Jurnal Ilmu Teknologi Peternakan. Vol 5 No 2.

Karina, M. B. (2007). Dampak Lama Transportasi Terhadap Penyusutan Bobot Badan., Ph Daging Pasca Potong Dan Analisis Biaya Transportasi Spi Potong Peternakan Ongole (PO0 Dan Shorthorn. Fakultas Peternakan. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Kottler, P. (2009). Manajemen Pemasaran. Indeks: Jakarta.

Kurniawan, M., dan Haryati, N. (2017). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pada Pupuler Bakery di Sidoarjo. Skripsi: Lampung. Universitas Kristen Petra.

Sulisiawati. L., Guasmin., dan Cahyaning Raheni. (2022). Strategi Pemasaran Melalui Word of Mouth (WOM) terhadap Penjualan Daging Sapi Usaha Dagang Pak Kasman Desa Kotapulu. Jurnal Kolaboratif Sains. Vol 5 No 7. Fakultas Ekoomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Palu.

Makatita, J. (2014). Tingkat Efektifitas Penggunaan Metode Penyuluhan Pengembangan Ternak Sapi Potong di Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Agromedia.Vol 32 No 2.

Mangkoewidjoyo, S. (1990). Beberapa Pemikiran Tentang Usaha Peningkatan Daya Tahan Sapi Bali Terhadap Penyakit Menular. Prosiding Seminar Nasional Sapi Bali. Fakultas Peternakan Udayana.

Maryam, Muh. Basir Paly dan Astati. (2016). Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penentu Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Potong (Studi Kasus: Desa Otting Kab. Bone). Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. Vol 3 No 1.

Mulyo, I.T., S. Marzuki dan S.I. Santoso. (2012). Analisis Kebijakan Pemerintah mengenai Budidaya Sapi Potong di Kabupaten Semarang. Animal Agriculture Desember 2012, 1 (2):266-277.

Mustainah. (2022). Strategi Pengolahan Limbah (Feses) Sapi Potong (Studi Kasus di Desa Masago Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan). Tesis: Program Pasca Sarjana. Ilmu dan Teknologi Peternakan. Universitas Hasanuddin Makasar.

Nazir, Moh. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nelson, H.K., (2013). Dampak Musim Kemarau Terhadap Pendapatan Peternak Sapi di Pulau Timor. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur. Kupang.

Pawere, F.R, Baliarti E, Nurtini S. (2012). Proporsi Bangsa, Umur, Bobot Badan Awal Dan Skor Kondisi Tubuh Sapi Bakalan Pada Usaha Penggemukan. Buletin Peternakan 36 : 193-198.

Purwanto. (2008). Metodelogi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Putra, S., IGAA. Ambarwati., dan I Made, S. (2015). Efektivitas Kemitraan Usaha Ternak Sapi Potong terhadap Pendapatan Petani-Peternak di Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Manajemen Agribisnis. Vol 3 No 2.

Prajogo, U., & N. Ilham. (2002). Problem dan Prospek Pengembangan Usaha Pembibitan Sapi Potong di Indonesia. J. Lit. Pert. 21: 148-157.

Rabi, F. A., Zoubi, M. S. Al, Kasasbeh, G. A., Salameh, D. M., & Al-Nasser, A. D. (2020). SARS-CoV-2 and Coronavirus Disease 2019 : What We Know So Far. Pathogens, 9(231), 1–14.

Rangkuti, F. (2001). Analisis SWOT Teknik Membedakan Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT Teknik Membedakan Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Rianto, E & Purbowanti, E. (2009). Panduan Lengkap Sapi Potong. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rosyidi, Suherman. (2009). Pengantar Teori Ekonomi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Rusmawati, DJ. (2017). Penerapan Strategi Segmentasi Pasar dan Positioning Produk dengan Pendekatan Analisis SWOT untuk Peningkatan Penjualan pada UD. Surya Gemilang Motor di Surabaya. Fakultas Ekonomi: Universitas Islam Lamongan.

Rusni, F.Y., Andi, H., dan Abdullah. S. (2020). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong di Kecamatan Lau Kabupaten Maros. Jurnal Bisnis, Manajemen dan Informatika. Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan. Universitas Muslim Maros.

Sampurna, I.P. (2016). Ternak Besar. Ilmu Peternakan. Fakultas Kedokteran Hewan. Uviversitas Udayana. Bali.

Saputra, A. (2018). Pengaruh Lama Beternak dan Banyaknya Ternak terhadap Peternak Sapi Potong di Kecamatan Sinjai Timur. Skripsi. Program Studi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai.

Sholihul, H. Wiwik W. (2017). Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Mendukung Usaha Peternakan Sapi Potong di Kelompok Tani Ternak Mandiri Jaya Desa Moropelang Kec. Babat Kab. Lamongan. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol.1, No.1.

Siti, Nurrohim.J.E.N. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi di Indonesia. Skripsi. Program Studi Agribisnis. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Sofyan, L.A., L. Aboenawan., E. B. Laconi., A. Djamil., N. Ramli., M. Ridla., dan A.D. Lubis. (2000). Pengetahuan Bahan Makanan Ternak. Lab. Ilmu Teknologi Pakan. Fakultas Peternakan IPB. Bogor.

Stanger KJ, Ketheesan N, Parker AJ, Coleman CJ, Lazzaroni SM, Fitzpatrick LA. (2005). The effect of transportation on the immune status of Bos Indicus steers. Journal of Animal Science. 83(11): 2632-2636.

Sudaryanto Tahlim, Pantjar Simatupang dan Ketut Kariyasa. (2005). Konsep sistem usaha pertanian, serta peranan bptp dalam rekayasa teknologi pertanian spesifik lokasi, Analisis Kebijakan Pertanian. Desember2005 3(3):349-366.

Sudkada, I K., I W. Subrata, & I G. Suarta. (2016). Potensi Ternak Sapi Potong, Sapi Perah dan Kerbau Sebagai Penghasil Daging di Kabupaten Nusa Tenggara Timur. Majalah Ilmiah Peternakan 19(3):101-104.

Sugeng, Y.B. (2006). Sapi Potong. Penebar Swa-daya. Jakarta.

Sugiarti, Eggy F.A, & Arif S. (2020). Desain Penelitian Kualitatif Sastra. Malang: UMM Press.

Sugiarto, A. P. (2012). Penetrasi Pasar pada Praktik B2C untuk Ritel. Jurnal Sains Pemasaran.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV. Alfabeta.

Sukwiaty. (2007). Ekonomi Cet 1. Jakarta. PT. Gelora Permana.

Suresti A., & Wati R. (2012). Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Peternakan Indonesia 14(1): 249-262.

Suryana, A. (2009). Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Berorientasi Agribisnis Dengan Pola Kemitraan. Jurnal Litbang Pertanian, 28 (1): 29-37. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Selatan.

Umar, Husein. (2002). Metodologi Penelitian Aplikasi dalam pemasaran. Edisi II. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Wahyono, D.E & R. Hardianto. (2004). Pemanfaatan Sumber Daya Pakan Lokal Untuk Pengembangan Usaha Sapi Potong. Grati. Pasuruan.

World Health Organization. (2020). Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Situation Report-1. Indonesia: World Health Organization.

Yuliantika, I.M., Adnyana, I.B.W, dan Sukada, I.M. (2015). Profil Umur, Jenis Kelamin, Berat Badan dan Jejas Eksternal pada Kulit Sapi Bali yang Disembelih di Rumah Potong Hewan Kota Denpasar. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Udayana.

Yunus, E. (2016). Manajmen Strategis. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Yusdja, Y., R. Sajuti, B. Winarso, I. Sadikin, dan C. Muslim. (2004). Pemantapan Program dan Strategi Kebijakan Peningkatan Produksi Daging Sapi. Laporan Hasil Penelitian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Bogor.

A.Sakti Ramdhon Syah R. (2020), Perundang-Undangan Indonesia (Kajian Mengenai Ilmu dan Teori Perundang-Undangan Serta Pembentukannya), Makasar: CV. Social Politic Genius (SIGn)

Anggara, Sahya. (2016). Administrasi Keuangan Negara. Bandung. Pustaka Setia.

Downloads

Published

2023-01-30

How to Cite

Dani Agung Wicaksono, M. Habbib Khirzin, & Annisa Syachril. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong di Masa Pandemi pada UD. Terobos Kabupaten Kupang. MAMEN: Jurnal Manajemen, 2(1), 22–34. https://doi.org/10.55123/mamen.v2i1.1108