Analisis Derajat Desentralisasi Fiskal di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016-2020
DOI:
https://doi.org/10.55123/mamen.v1i3.685Keywords:
Regional Autonomy, Degree of Fiscal DecentralizationAbstract
One form of the implementation of regional autonomy is the existence of autonomy in the aspect of regional financial management which is called fiscal autonomy. Fiscal autonomy is the delegation of responsibilities and the distribution of power and authority for decision-making in the fiscal sector, which includes both revenue and expenditure aspects. Fiscal decentralization is linked to the duties and functions of local goverment in providing public goods and services. This study aims to analyze the degree of fiscal decentralization in Southeast Sulawesi Province in 2016-2020.The degree of fiscal decentralization is a measure of the ability of local goverment in order to increase Local Own Revenue which is used to finance development in Southeast Sulawesi Province. This is study uses secondary data. The analytical tool used in this study is quantitative analysis, namely the analysis of the degree of fiscal decentralization, namely the ratio between Regional Original Income and Total Revenue Regional. The results showed that the degree of fiscal decentralization of Southeast Sulawesi Province in 2016-2020 fluctuated with an average 0f 25,25% so it could be said that it was still in the moderate category.
Downloads
References
D.A. Rondinelli, J. N. (1983). Decentralization In Developing Countries A Review Of Recent Experience. World Bank Staff Working Papers.
Ersita, Mega dan Inggiari Elim. (2016). Analisis Efektivitas Penerimaan Retribusi Daerah Dan Kontribusinya Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Riset Ekonomi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 889-897.
Hanafi, Imam Nugroho dan Tri Laksono (2009). Kebijakan Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat Di Indonesia. Malang: UB Press.
Nataludin. (2001). Potensi Dana Perimbangan Pada Penerimaan Daerah Di Provinsi Jambi. Bunga Rampi Manajemen Keuangan Daerah.
Pasaribu dan B. Rowland. (2012). Literatur Pengajaran Ekonomi Pembangunan. Depok : Umniversitas Gundarma.
Putra, Rico dan Surya Hidayat. (2016). Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Dan Hubungannya Dengan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi. Jurnal Prespektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah , 243-256.
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah.
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Pendapatan Asli Daerah.
Sistiana, Mega dan M. Hadi Makmur. (2014). Derajat Desentralisasi Fiskal Daerah Kabupaten/Kota Di Jawa Timur. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 277-286.
Suparmoko, M. (2001). Ekonomi Publik Untuk Keuangan Dan Pembangunan Daerah Edisi Pertama . Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Todaro, M. P. (2002). Pembangunan Ekonomi (Kesembilan) . Jakarta : Erlangga.
Triyaningsih, Andriani Agus. (2009). Analisis Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Malang. Jurnal Ekonomi Pembangunan , 85-100.
N. Yanti, “Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing Terhadap Jumlah Pembiayaan Bagi Hasil Perbankan Syariah Di Indonesia Dengan Tingkat Bagi Hasil Sebagai Variabel Moderating,” J. Ris. Akunt. Dan Bisnis, Vol. 20, No. 2, Art. No. 2, Nov 2020, Doi: 10.30596/Jrab.V20i2.5623.
K. Umam Dan S. Budi Utomo, Perbankan Syariah: Dasar-Dasar Dan Dinamika Perkembangannya Di Indonesia. 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Wa Ode Sarlina, Ishak, Liman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa MAMEN (Jurnal Manajemen) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi
Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada MAMEN (Jurnal Manajemen).


























