Manajemen Manajemen Risiko Pembiayaan Bermasalah (NPF) pada BPRS Indonesia: Pendekatan Fiqih dan Regulasi

Authors

  • Bunga Aulia Khafifa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Joko Setyono Universitas Islam Sunan Kalijaga
  • Rafidah Rizky Nasution Universitas Islam Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.55123/mamen.v5i3.8404

Keywords:

NPF, BPRS, Risk Management, Islamic Commercial Law, Regulations

Abstract

This study aims to analyze Non-Performing Financing (NPF) risk management in Sharia Rural Banks (BPRS) in Indonesia from the perspectives of fiqh muamalah (Islamic commercial jurisprudence) and regulatory frameworks. A qualitative approach was employed, utilizing a literature review method that analyzed OJK regulations, DSN-MUI fatwas (religious rulings), scholarly journals, and literature on Islamic banking. The findings indicate that NPF risk management in BPRS involves three primary stages: financing feasibility analysis, financing monitoring, and the handling of problematic financing through restructuring, collection, and collateral execution. However, practical implementation faces various challenges, such as the poor quality of financing analysis, limitations in monitoring systems, and the suboptimal application of risk-sharing principles within financing contracts. From the perspective of fiqh muamalah, NPF management must be grounded in the principles of justice (adl), mutual assistance (ta’awun), trustworthiness (amanah), and the prohibition of causing harm (la dharar wa la dhirar). Meanwhile, OJK regulations and DSN-MUI fatwas provide a comprehensive legal framework for financing risk management, although implementation requires further strengthening at the BPRS operational level. This study underscores the importance of integrating Sharia principles with regulatory requirements to bolster financing risk management and support the realization of maqashid sharia (the objectives of Sharia) within BPRS in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, R., & Umam, C. (2022). Analisis Pelaksanaan Akad Pembiayaan Murabahah Pada Bprs Haji Miskin Pandai Sikek. Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah, 7(1), 22–34.

Agustin, B., & Rasito. (2025). Analisis Yuridis terhadap Tindakan Perbankan dalam Pelaksanaan Lelang Jaminan Pembiayaan Murabahah: Studi Kasus CV. Megatama Distribution Melawan PT Bank Syariah Indonesia dan KPKNL Jambi. Jurnal Hukum Legalita, 7(2), 289–295. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/legalita.v7i2.1901

Ainiah, P., & Sriyana, J. (2024). Analisis Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal Terhadap Non Performing Financing pada Bank Umum Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 401–412. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v10i1.11901

Alamudi, I. A., Suriyadi, S., Utami, M. A., & Ramadhani, S. R. (2025). Studi Qawaid Fiqhiyyah: Aspek Ibadat dan Muamalat dalam Kaidah La Dharara Wa La Dhirar. Qonun Iqtishad EL Madani Journal, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.55438/jqim.v4i1.140

Ali, H., & Setiawan, A. (2022). Restrukturisasi Pembiayaan Selama Pandemic Covid-19 Di Bank Muamalat Madiun. Aghniya : Jurnal Ekonomi Islam, 4(2), 116–127. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/aghniya.v3i1.5728

Andini, P. A., & Stiawan, D. (2025). Implementasi Maqasid Syariah pada Perbankan Syariah dan Pengaruhnya Terhadap Minat Masyarakat di Indonesia. Jurnal Sahmiyya, 4(2), 435–444.

Djuarni, W., & Ratnasari, R. (2022). Implementasi Prinsip 5C Dalam Menentukan Kelayakan Pemberian Kredit Pada Nasabah. Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan Dan Perbankan Syariah, 2(2), 99. https://doi.org/10.35194/arps.v2i2.2626

DSN MUI. (2005). Fatwa DSN MUI Tentang Penjadwalan Kembali Tagihan Murabahah. 48.

Endraswati, H. (2017). Struktur Islamic Corporate Governance dan kualitas pengungkapan laporan keuangan pada bank syariah di Indonesia: perspektif governance dan finance. LP2M IAIN Salatiga.

Erna, E., & Hidayat, R. (2023). Analisis Efektivitas Restrukturisasi Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Sumut Cabang Syariah Pematangsiantar. Mandiri : Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 2(1), 31–43. https://doi.org/10.59086/jak.v2i1.257

Fadilah, N., Firdaus, M., & Yakub, M. (2025). Integrasi Prinsip Shariah Compliance dan Manajemen Risiko Keuangan Pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Balanca: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 7(1), 23–46. https://doi.org/10.35905/balanca.v7i1.13223

Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 Tentang Ganti Rugi (TA’WIDH), Himpunan Fatwa DSN MUI 1 (2004).

Fauzi Ar Rozi. (2024). Analisis Implementasi Fatwa DSN-MUI No. 4 Tahun 2000 dalam Perspektif Hukum Praktik Perbankan Syariah di Indonesia. Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, Dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 221–240. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v1i4.207

Fauzi, M., & Sugianto, S. (2024). Analisis Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 5(1), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.52593/mtq.05.1.01

Gunadi, N. D. R., Devi, N. N. A., Hayati, D. S., & Adam, P. (2025). Implementasi Fatwa-Mui Dalam Produk Dan Kegiatan Bisnis. Jurnal Ekonomi Syariah, 4(2), 17–33. https://doi.org/https://doi.org/10.71247/hze63j54

Kaaffah, R. A., & Tryana, A. L. (2021). Pengaruh GCG , Dana Syirkah Temporer terhadap Kinerja Maqashid Syariah pada Bank Umum Syariah. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Idonesia, 06(01), 20–27. https://doi.org/10.37673/jebi.v6i01.1508

Keuangan, O. J. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3 /POJK.03/2016 Tentang Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. In Otoritas Jasa Keuangan (pp. 1–55). https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/POJK-tentang-Bank-Pembiayaan-Rakyat-Syariah/SALINAN-POJK BPRS (k.e).pdf

Keuangan, O. J. (2018). POJK Nomor 23/p0jk.03/2018 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. In OJK (pp. 12–26). https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Penerapan-Manajemen-Risiko-bagi-Bank-Pembiayaan-Rakyat-Syariah/POJK 23 - 2018.pdf

Keuangan, O. J. (2019). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor/POJK.03/2019 Tentang Penilaian Kualitas Aset Produktif dan Pembentukan Penyisihan Penghapusan Aset Produktif bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. In OJK (pp. 1–6). https://ojk.go.id/id/regulasi/otoritas-jasa-keuangan/rancangan-regulasi/Documents/RPOJK Lampiran 3 Tata Cara Restrukturisasi.pdf

Keuangan, O. J. K. (2024). Roadmap Pengembangan dan Penguatan BPR-BPRS (2024-2027. In Ojk. OJK. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Roadmap-Pengembangan-dan-Penguatan-Industri-BPR-dan-BPRS-RP2B-2024---2027/Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS %28RP2B%29 2024 - 2027.pdf

Kiranawati, Y. C., Aziza, S. M., Nasim, A., & Ningsih, C. (2023). Islamic Banking Governance in Maqashid Sharia Perspective: A Systematic Literature Review. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 12(1), 59–74. https://doi.org/10.22373/share.v12i1.15466

Kusumah, R. M., Susilawati, E., Nugraha, M. S. A., Fitria, B. T., Hanawidjaya, R. R., Riauwati, J., Sudrajat, D., Cahyono, E., Muhiban, A., & Akhdiyatul’aein, M. (2026). BANK & LEMBAGA KEUANGAN (Sistem, Manajemen, dan Kebijakan dalam Perekonomian Modern). Penerbit Widina.

Lutfiana, S., & Andraeny, D. (2025). Faktor Penentu Pembiayaan Bermasalah Internal BPRS di Indonesia. (JIEI) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(05), 33–50. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/18080

Lutfiyah, A., Raharjo, D. P., & Ghozali, L. (2022). Implementasi Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI) Terhadap Pasar Modal Syariah di Pasar Modal Syariah Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 3434. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6077

Marbun, T. D., & Jannah, N. (2022). Strategi Manajemen Resiko dalam Upaya Mengatasi Pembiayaan Murabahah Bermasalah pada PT.BPRS Puduarta Insani Cabang Uinsu. SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah Dan Ekonomi Syariah, 4(01), 71–89. https://doi.org/10.59636/saujana.v4i01.56

Napisah, N. F., Setiowati, N. E., & Haerisma, A. S. (2024). Analysis of the Application of Risk Management in Disbursing Musyarakah Contarct Financing (Case Study Of Bsi KCP Cirebon Sisingamangaraja) Nida. Islamic Economics and Business Journal, 6(1), 49–64. https://doi.org/https://doi.org/10.30863/iebjournal.v6i1.6759

Nurfaradisa, S., Anugrah, A. P., Sulaiman, S., & Isnaini, A. M. (2026). Pembiayaan Bermasalah ( Non Performing Financing ) Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Non-Performing Financing from the Perspective of Islamic Economic Law. 9(2), 2285–2292. https://doi.org/10.56338/jks.v9i2.7374

Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Tentang Manajemen Risiko Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Otoritas Jasa Keuangan, 1–46. https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/POJK-tentang-Penerapan-Manajemen-Risiko-bagi-Bank-Umum-Syariah-dan-Unit-Usaha-Syariah/pojk 65-2016.pdf

Rafiduddin, Trihantan, R., & Kusumaningrum, R. (2024). Analisis Pelaksanaan Monitoring Nasabah Pembiayaan Bank Syariah. Sahid Banking Jurnal, III(Mei), 88–95. https://doi.org/https://doi.org/10.56406/sahidbankingjournal.v3i02.155

Rakhmawati, C., & Makhrus. (2021). Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam Perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional. Alhamra Jurnal Studi Islam, 2(1), 62. https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i1.10141

Ramadhani, D. N., & Wafaretta, V. (2023). Determinan Risiko Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia. MANEKSI, 12(4), 791–804. https://doi.org/10.55210/arribhu.v2i1.548

Rustam, B. R. (2024). Manajemen risiko perbankan syariah di Indonesia. Penerbit Salemba.

Sofiah, A. F., & Wardana, G. K. (2025). Analisis strategi , tantangan dan implementasi penanganan pembiayaan bermasalah ( NPF ) pada produk pembiayaan mikro syariah di BSI KCP Lumajang S . Parman. 3, 726–733. tp://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Taha, C. A. R., Haris, C., & Bukido, R. (2022). Permasalahan Kredit Perbankan Syariah: Analisis Manajemen Risiko Kredit di Bank Muamalat Manado. Kunuz: Journal of Islamic Banking and Finance, 2(2), 104–119. https://doi.org/10.30984/kunuz.v2i2.353

Taufiq, A., Hamdi, M., & Rondik, F. (2025). Analisis Strategi Pembiayaan Rahn Tasjily Terhadap Anggota Non Performing Financing (NPF) di Lembaga KSPPS Syirkah Cabang Lumajang. Jurnal Iqtisaduna, 10(2), 121–129. https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v11i1.56841

Utami, D. A., Baga, M. L., Yanuar, R., Syamsiah, T. N., Busaid, & Mahanani, Y. (2022). Startegi Pengembangan Pasar Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Indonesia. POLICY BRIEF: Pertaian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 4(4), 427–434. https://journal.ipb.ac.id/index.php/agro-maritim/article/download/53614/27471/

Wahyuni, E., & Maulidia, S. (2020). Analisis Penanganan Pembiayaan Murabahah Non Performing Financing (Npf) Dengan Mitigation of Risk in Islamic Financial Institutions Di Kjks Bmt Al-Makmur Cubadak Lima Kaum Kab. Tanah Datar. ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan Dan Manajemen Syariah, 2(1), 14–35. https://doi.org/10.51311/istikhlaf.v2i1.219

Zannah, M. M., Dewi, A., & Aziz, I. A. (2025). Analisis Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah Pada PT BPRS Amanah Ummah KC Cicurug. Jurnal Iqtisaduna, 11(1), 14–24. https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v11i

Zuhaifi, A., & Romli, M. (2019). Penerapan Sanksi Denda Keterlambatan Pada Akad Murabahah di PT. BPRS Sarana Prima Mandiri Pamekasan. Ekomadania, 3(1), 26–45.

Published

2026-07-15

How to Cite

Bunga Aulia Khafifa, Joko Setyono, & Rafidah Rizky Nasution. (2026). Manajemen Manajemen Risiko Pembiayaan Bermasalah (NPF) pada BPRS Indonesia: Pendekatan Fiqih dan Regulasi. MAMEN: Jurnal Manajemen, 5(3), 667–682. https://doi.org/10.55123/mamen.v5i3.8404

Issue

Section

Articles