Pengaruh Scarcity Marketing dan Emotional Branding Terhadap Perilaku Impulse Buying Merchandise Seventeen di Kota Makassar

Authors

  • Asmiati Asmiati Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Lisa Asmira Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Mario Roberto Labetubun Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Putri Minggu Universitas Muhammadiyah Papua Barat

DOI:

https://doi.org/10.55123/mamen.v5i3.8640

Keywords:

Scarcity Marketing, Emotional Branding, Impulse Buying, Merchandise, K-Pop

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh scarcity marketing dan emotional branding terhadap perilaku impulse buying merchandise Seventeen di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan penggemar Seventeen dan pernah membeli merchandise official melalui Weverse atau Pop-Up Store. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan meggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa scarcity marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung sebesar 6,897. Emotional branding juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 5,051. Secara simultan, scarcity marketing dan emotional branding berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai F hitung sebesar 64,924 dan signifikansi 0,000. Nilai adjusted R Square sebesar 0,574 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan perilaku impulse buying sebesar 57,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi kelangkaan dan keterikatan emosional terhadap merek merupakan faktor penting yang mendorong impulse buying merchandise K-Pop, khususnya pada penggermar Seventeen di Kota Makassar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aggarwal, P., Jun, S., & Huh, J. H. (2021). Scarcity Messages: A Consumer Competition Perspective. Journal of Advertising, Vol. 40, No. 3. 19 – 30.

Aaker, D. A. (2022). Stategic Marketing Management (12th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Amanda, S., Saepudin, E., & Anwar, R. K. (2024). Penerapan Emotional Branding Sebagai Upaya Peningkatan Pemanfaatan Perpustakaan Pada Perpustakaan Direktorat Jenderal Anggaran. Jukim: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Vol. 3, No. 1. 180 – 188.

Aurellia, R., & Siregar, O. M. (2025). Pengaruh Scarcity Marketing dan Hedonic Shopping Motivation Terhadap Impulse Buying Pada Pembelian Merchandise K-Pop di Weverse Shop (Studi pada Penggemar Seventeen di Aplikasi X). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, Vol. 4, No. 1. 5008 – 5014.

Cialdini, R. B. (2021). Influence: The Psychology of Persuasion. New York: Harper Business.

Goel, P., Parayitam, S., Sharma, A., Rana, N. P., & Dwivendi, Y. K. (2022). A Moderated Mediation Model for E-Impulse Buting Tendency, Customer Satisfaction and Intention to Continue E-Shoppeng. Journal of Business Research, Vo. 142. 1 – 16.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbitan Universitas Diponegoro.

Hamidah, S., & Wahyudi, S. (2025). Pengaruh Displau Product Terhadap Impulse Buying Pada Toko Busana Ivo International Fashion Marpoyan Kota Pekanbaru. Jurnal Administrasi Bisnis dan Ilmu Sosial, Vol. 3, No. 1.

Kong, D., Zhan, S., & Zhu, Y. (2025) Can Time Pressure Promote Consumers Impulse Buying in Live Streaming E-Commerce Moderating Effect of Product Type and Consumer Regulatory Focus. Electonic Commerce Research, Vol. 25. 3223 – 3259.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2022) Marketing Management (16th ed.). Harlow: Pearson Education.

Kuntadi, S., Basuki, T. I. (2026). Pengaruh Scarcity marketing Terhadap Fomo Serta Dampaknya Terhadap Doom Spending. Jurnal Eko-Bisma, Vol. 5, No. 1. 01 – 10.

Lee, D., Lee, H. K., & Jeong, H. (2021). Generational Changes in Consumer Psychology and Consumer Value of K-Pop Fandom and idol Goods Design. Korean Design Forum, Vol. 26, No. 1, 123 – 136.

Lim, W. M., Rasul, T., Kumar, S., & Ala, M. (2022). Impulse Buying in the Digital Age: A Systematic Literature Review and Future Research Directions. Journal of Retailing and Consumer Service, 64, 102786.

Martiza, S. R., & Hadi, E. D. (2025). Why Do K-Pop Fans Buy Impulsevely A Study on Perceived Scarcity, FOMO, and Self-Control. Journal of Consumer Sciences, Vol. 10, No. 2. 299 – 316.

Maulana, D. W., & Putranto, H. A. (2025). Scarcity Marketing and Arousal terhadap Impulse Buying Live Streaming Tiktok Shop. Jurnal Riset Manajemen, Vol. 3, No.4. 127 – 138.

Rachmania, V., Ramadhan, M. I,m & Fatimah, S. E. (2025). The Impact of Scarcity and Flash Sale Techniques on Impulse Buying of Cosmetics. Journal of Management and Entrepreneurship Research, Vol. 6, No. 6.

Sufyan, A., Dewanti, A. C., & Lorenza, L. (2024). Pengaruh Motivasi Belanja Hedonis terhadap Impulse Buying pada Generasi Z di Sleman. Manabis (Jurnal Manajemen dan Bisnis), Vol. 3, No. 4. 148 – 157.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Edidi 2, Cetakan 29). Bandung Alfabeta.

Tanliana, D., & Utami, L. S. S. (2022). Perilaku Konsumtif Penggemar Korean Wave di Twitter (Studi Tentang Fenomena Koleksi Photochard K-Pop). Koneksi, Vol. 6, No. 1. 54 – 61.

Wang, Y., Hong, A., Li, X., & Gao, J. (2022). Marketing Innovations During a Global Crisis: A Study of Consumer Responses to Scarcity Appeals and Online Purchasing Behavior. Journal of Retailing and Consumer Service, 65, 102786.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Asmiati, A., Lisa Asmira, Mario Roberto Labetubun, & Putri Minggu. (2026). Pengaruh Scarcity Marketing dan Emotional Branding Terhadap Perilaku Impulse Buying Merchandise Seventeen di Kota Makassar. MAMEN: Jurnal Manajemen, 5(3), 751–763. https://doi.org/10.55123/mamen.v5i3.8640

Issue

Section

Articles