KRITIK TERHADAP UPAYA JOKOWI MENGHAPUS OPOSISI DARI PERSPEKTIF DEMOKRASI MENURUT PANDANGAN CAK NUR
DOI:
https://doi.org/10.55123/sabana.v4i3.5629Keywords:
Cak Nur, Democracy, Opposition Party, Fat Coalition, JokowiAbstract
This article aims to criticize Joko Widodo's efforts, when he was still President of the Republic of Indonesia, to eliminate the opposition from Indonesia from the perspective of democracy according to Cak Nur's view. This study uses a literature study, namely by collecting data from various journals, books, including several news items related to the theme of the article. The results of this study indicate that Jokowi's decision to fatten his coalition is an attempt to eliminate the opposition in Indonesia. This policy has a negative impact on the sustainability of democracy in Indonesia. This is reinforced by Cak Nur's view of the importance of the opposition for a democratic country like Indonesia. Cak Nur believes that the opposition plays a role in maintaining the stability of a nation. Therefore, the opposition cannot be eliminated with any argument. During his administration, Jokowi tried to eliminate the opposition in Indonesia because he actually did not understand the basic principles of democracy and tended to want to strengthen his dominance in the seat of power. Jokowi's fat coalition is a decision that endangers the sustainability of democracy in this country, because the vital functions of the opposition cannot be carried out.
Downloads
References
Noor, Firman. 2016. Oposisi dalam Kehidupan Demokrasi: Arti Penting Keberadaan Oposisi sebagai Bagian Penguatan Demokrasi di Indonesia. Masyarakat Indonesia 42(1), 1-17.
Toyibi, Vicko Wahyo Rifan. 2024. Peran dan Keterlibatan Partai Politik Oposisi dalam Mengawal Demokrasi: Pendekatan “Checks and Balances” dalam Ketatanegaraan Indonesia. Journal of Social and Economics Research 6(2), 539-549.
Lafuil, Abdul Kadir dan Umar, Kusnadi. 2022. Kedudukan Partai Oposisi terhadap Keberlangsungan Demokrasi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Al Tasyri’iyyah 2(2), 96-107.
Indonesia, B. N. 2019. “Jokowi Angkat Prabowo Jadi Menhan: Dari Musuh ke Koalisi, Langkah yang Menjadi ‘Hari Gelap’ HAM dan ‘Turunkan’ Nilai Demokrasi,” BBC News Indonesia 23 Oktober 2019, dalam https://www.bbc.com/indonesia/dunia-50136052.
Madjid, N. 1999. Cita-cita Politik Islam Era Reformasi. Jakarta: Paramadina.
Effendy, B. 1998. Islam dan Negara: Transformasi Gagasan dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Jakarta: Paramadina.
Akhbar, A., Miranda, A., Fahrezi, A.N., & Jannah, M. 2020. Analisis Dampak Sistem Multipartai dalam Implementasi Sistem Presidensil di Era Jokowi & Jusuf Kalla. The Journalish: Social and Government, 1(1), 28-32.
Efriza. 2022. Analisis Kemunduran Demokrasi Pada Pengelolaan Satu Setengah Tahun Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Journal of Government and Social Issues 2(11), 109-131.
Hakim, M. A. L., Darmawan, C., & Anggraeni, L. 2019. Demokrasi Minim Oposisi: Narasi Maha Puitis Sejarah Atas Reduksi Oposisi. Jurnal Education and Development 10(3), 647–683.
Benny, Georgius dan Maharani, Anindya Putri. 2024. Implikasi Sistem Multipartai terhadap Oposisi di Indonesia : Analisis Hasil Pemilu 2024 dengan Indeks ENPP. NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan 5(2), 1014–1030.
Muhammedi. 2017. Pemikiran Sosial dan Keislaman Nurcholish Madjid (Cak Nur). Jurnal Tarbiyah 24(2), 351–370.
Kumparan. 2021. “Profil Nurcholish Madjid atau Cak Nur yang Lahir 17 Maret 1939.” Kumparan.com 17 Maret 2021, dalam https://kumparan.com/berita-hari-ini/profil-nurcholish-madjid-atau-cak-nur-yang-lahir-17-maret-1939-1vN3GHC53nK.
Madjid, N. 1994. Demokratisasi Politik, Budaya, dan Ekonomi: Pengalaman Indonesia Masa Orde Baru. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.
Rahman, M. T., & Mimbar, A. S. 2018. Konsep Politik Islam Kultural Perspektif Nurcholish Madjid. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya 3(2), 385-400.
Madjid, N. 1994. Demokratisasi Politik, Budaya, dan Ekonomi: Pengalaman Indonesia Masa Orde Baru. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.
Gaus AF, Ahmad. 2010. Api Islam Nurcholish Madjid: Jalan Hidup Seorang Visioner. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Madjid, N. 1998. Dialog Keterbukaan: Artikulasi Nilai Islam dalam Wacana Sosial Politik Kontemporer. Jakarta: Paramadina.
Shobahah, N. 2016. Harmonisasi Interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat terhadap Kebijakan Pemerintah. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 4(2), 363–392.
Munawar, M. 2020. Relevansi dan Implementasi Pemikiran Nurcholish Madjid terhadap Politik Indonesia. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 22(2), 325–349.
Rahman, M. T., & Mimbar, A. S. 2018. Konsep Politik Islam Kultural Perspektif Nurcholish Madjid. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya 3(2), 385-400.
Liyanto, David Cristian. 2024. Kedudukan Partai Oposisi dalam Mewujudkan “Check and Balance” di Politik Hukum Indonesia. Jurnal Analisis Hukum 7(2): 131-142.
Madung, Otto Gusti. 2022. “Demokrasi dan Kebenaran,” dalam Demokrasi Tanpa Demos: Refleksi 100 Ilmuwan Sosial Politik tentang Kemunduran Demokrasi di Indonesia, Wijayanto, A. P. Budiarti, H. P. Wiratman. (ed.). Jakarta: LP3ES, hlm. 888-901.
Munawar, M. 2020. Relevansi dan Implementasi Pemikiran Nurcholish Madjid terhadap Politik Indonesia. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam 22(2), 325–349.
Madjid, N. 2004. Indonesia Kita. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Aziz, A. A. 1999. Neo-Modernisme Islam di Indonesia: Gagasan Sentral Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid. Jakarta: Rineka Cipta.
Monib, M., & Bahrawi, I. 2011. Islam & Hak Asasi Manusia dalam Pandangan Nucholish Madjid. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Cheibub, J. A. 2007. Presidentialism, Parliamentarism, and Democracy. New York: Cambridge University Press.
Indrayana, D. 2008. Negara Antara Ada dan Tiada: Reformasi Hukum Ketatanegaraan. Jakarta: Kompas.
Rishan, I. 2019. “Koalisi-Oposisi.” Fakultas Hukum UII, 9 Juli 2019, dalam https://law.uii.ac.id/blog/2019/07/09/koalisi-dan-oposisi-oleh-dr-idul-rishan-s-h-ll-m/.
Rishan, I. 2019. “Amandemen Konstitusi dan Koalisi Partai.” Tempo.co 13 Agustus 2019, dalam https://www.tempo.co/kolom/amendemen-konstitusi-dan-koalisi-partai-717919.
Ihsanuddin dan Krisiandi. 2019. “Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pilih Prabowo Sebagai Menhan.” Kompas.com 24 Oktober 2019, dalam https://nasional.kompas.com/read/2019/10/24/18482151/presiden-jokowi-ungkap-alasan-pilih-prabowo-sebagai-menhan#google_vignette.
Susanto, M. 2012. Pelembagaan Oposisi dalam Badan Perwakilan Rakyat Indonesia. Academia 4(1), 87–100.
Rahman, M. T., & Mimbar, A. S. 2018. Konsep Politik Islam Kultural Perspektif Nurcholish Madjid. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya 3(2), 385-400.
Pratama, M. I., Chalid, A., & Kurniati, K. 2024. Doktrin Etika Politik Terhadap Lembaga Negara di Indonesia Menurut Pandangan Nurcholish Majid. Jurnal Ilmiah Pranata Edu 6(1), 1-15.
Agustiawan, M. N. 2017. Pengaruh Multipartai dalam Sistem Presidensil di Indonesia. Jurnal Ilmiah Hukum Dan Keadilan 4(1): 49–61.
Rishan, I. 2020. Risiko Koalisi Gemuk dalam Sistem Presidensial Di Indonesia`. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 27(2), 219–240.
Benartin, B. P., & Yudoprakoso, P. W. 2022. Pengaruh Ambang Batas Parlemen terhadap Kedudukan Partai Oposisi serta Kaitannya dengan Sistem Pemerintahan Presidensil di Indonesia. Gloria Justitia 1(2), 176–191.
Levitsky, S., & Ziblatt, D. 2019. Bagaimana Demokrasi Mati. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Rishan, I. 2020. Risiko Koalisi Gemuk dalam Sistem Presidensial di Indonesia`. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 27(2), 219–240.
Azhari, Muhammad Rafi. 2025. “PDIP Tegaskan Tak Akan Jadi Oposisi Pemerintahan Prabowo Subianto.” Tempo.co, 11 Januari 2025, dalam https://www.tempo.co/politik/pdip-tegaskan-tak-akan-jadi-oposisi-pemerintahan-prabowo-subianto-1192587#goog_rewarded.
Rahmawati, Dwi. (2024). “NasDem Putuskan di Luar Kabinet Prabowo, tapi Bukan Oposisi.” Detikbali, 14 Oktober 2024, dalam https://www.detik.com/bali/berita/d-7587114/nasdem-putuskan-di-luar-kabinet-prabowo-tapi-bukan-oposisi.
Noor, Firman. (2016). Oposisi dalam Kehidupan Demokrasi: Arti Penting Keberadaan Oposisi Sebagai Bagian Penguatan Demokrasi di Indonesia. Masyarakat Indonesia 42(1): 1-17.
Beso, Antonius Jeremias dan Rahmawati, Restu. 2021. Hubungan Eksekutif dan Legislatif pada Era Presiden Joko Widodo Periode 2014-2019. Jurnal Polinter Prodi Ilmu Politik FISIP UTA ’45 Jakarta 6(2), 89-112.
Sumodiningrat, Aprilian dan Rahma, Nabila Aulia. 2024. Penggantian Non-Prosedural Hakim Konstitusi: Ancaman terhadap Demokrasi dan Independensi Peradilan. Jurnal Konstitusi 24(4), 589-608.
Fariz, Donal. 2019. Pemerintahan Jokowi dan Serangan Politik terhadap KPK. INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi 5(2), 19-33.
Hidayatulloh, Taufik dan Muna, Izzu. 2024. Corak Pemikiran Nurcholish Madjid dalam Bingkai Politik Kebangsaan di Indonesia. Jurnal Filsafat Indonesia 7(3), 551-561.
Fazillah, Nur. 2017. Konsep Civil Society Nurcholish Madjid dan Relevansinya dengan Kondisi Masyarakat Indonesia Kontemporer. Al-Lubb 2(1), 206-225.
Madjid, N. 2019. “Menemukan Indonesia,” dalam Karya Lengkap Nurcholish Madjid, Budhy Munawar-Rahman (Penyunt.). Jakarta Selatan: Nurcholish Madjid Society, hlm. 1281-1283.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kristianto Ratu Marius Naben, Alfian Tanggang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




















