Pentingnya Gizi dan Pengelolaan Stres dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Putri: Upaya Pencegahan Polimenorea

Authors

  • Sherkia Ichtiarsi Prakasiwi Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Aric Vranada Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55123/abdikan.v4i4.6706

Keywords:

Adolescents, Polymenorrhea, Nutrition, Stress Management, Reproductive Health

Abstract

Polymenorrhea is a menstrual cycle disorder characterized by an interval of less than 21 days, indicating an imbalance in reproductive hormones among adolescent girls. This condition not only causes physical discomfort such as fatigue, abdominal pain, and excessive bleeding but also affects psychological well-being, leading to stress, anxiety, and decreased learning concentration. One of the major contributing factors to polymenorrhea in adolescents is nutritional imbalance combined with poor stress management skills. Preliminary observations revealed that adolescent girls in RW 01, Mangunharjo Village, experienced a high prevalence of polymenorrhea, low knowledge of balanced nutrition, and high levels of academic and social stress. This community service program aims to improve adolescents’ knowledge and skills regarding reproductive health, balanced nutrition, and stress management as preventive measures against menstrual cycle disorders. The activities were conducted through interactive education sessions, personal mentoring, and regular monitoring of behavioral changes and menstrual patterns. The educational approach emphasized active participation and direct application in daily life. It is expected that this structured intervention will enhance adolescents’ awareness and adoption of healthy lifestyle behaviors, reduce the incidence of polymenorrhea, and promote sustainable physical and mental well-being. Furthermore, the outcomes of this program are expected to serve as a model for empowering adolescents to maintain reproductive health through simple, non-pharmacological, and community-based approaches.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, N. L. (2019). Hubungan pengetahuan dan penerapan pesan gizi seimbang pada remaja dalam pencegahan anemia gizi besi (pp. 1–9).

Aulia, D., & Sari, N. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 85–92.

Fauziah, N., & Dewi, S. (2020). Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku remaja dalam menjaga kesehatan menstruasi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 87–95. https://doi.org/10.20473/jkr.v11i2.2020

Gadade, M., Patidar, B., Chandane, P., & Chavan, H. (2019). A study to assess stress experiences during menstruation among school-going adolescent girls in selected schools of Pune City. International Journal of Recent Scientific Research, 10(8), 20088–20090.

Handayani, R., Nuraini, T., & Suryani, N. (2021). Hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 34–42. https://doi.org/10.32583/jik.v9i1.1234

Kusumawati, D., & Rahayu, S. (2020). Status gizi dan gangguan menstruasi pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(3), 145–152.

Lestari, R., & Handayani, T. (2024). Peran edukasi kesehatan reproduksi dalam pencegahan gangguan menstruasi pada remaja. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 7(1), 14–20.

Maulida, N. F. (2023). Pengembangan perangkat ajar penulisan karya tulis ilmiah dengan pendekatan kontekstual pada kurikulum merdeka untuk siswa kelas XI SMA Negeri 1. Jurnal Pendidikan, 2(4), 31–41.

Ping, M. F., Natalia, E., & Antika, E. (2020). Kesehatan reproduksi remaja putri. Sebatik.

Prakasiwi, S., & Damayanti, F. N. (2023). Relationship between menarch age and dysmenorrhea pain in female students. Jurnal Kebidanan, 12(2), 85–90. https://doi.org/10.26714/jk.12.2.2023.85-90

Putri, A. D., & Lestari, H. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja. Jurnal Kesehatan Wanita, 7(1), 23–31.

Putri, M., Astuti, E., & Rahmadani, D. (2021). Hubungan asupan gizi dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(3), 201–208.

Rahmawati, A., & Sari, M. (2023). Manajemen stres dan aktivitas fisik terhadap keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(2), 99–108.

Rahmawati, M., Sutrisminah, E., & Reihana, A. (2024). Menstrual patterns and nutritional status with the incidence of anemia in young women. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan, 2(1), 22–30.

Rahmawati, N., Anggraini, R., & Widodo, H. (2020). Pengaruh stres terhadap siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 8(1), 33–40.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Sherkia. (2020). Pentingnya gizi dan manajemen stres dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 10–18.

Sinaga, E., Saribanon, N., Sa’adah, N., Salamah, U., Murti, Y. A., Trisnamiati, A., & Lorita, S. (2017). Manajemen kesehatan menstruasi. Universitas Nasional.

Siswi, R., XII, K., & Negeri, S. M. A. (2022). Universitas Batam Universitas Batam, 12(1), 2024.

Sutanto, L., & Puspitasari, E. (2022). Stres dan pengaruhnya terhadap disfungsi aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Jurnal Endokrinologi dan Reproduksi, 6(1), 45–53.

Wardani, D., & Kurnia, A. (2021). Hubungan antara ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron dengan gangguan siklus menstruasi. Jurnal Kesehatan Perempuan, 9(2), 78–85.

Wulandari, D., Fitriani, A., & Hasanah, I. (2021). Hubungan asupan gizi dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Indonesia, 9(2), 55–63.

Wulandari, S., & Pratiwi, R. (2023). Pentingnya manajemen stres dalam menjaga keseimbangan hormonal remaja putri. Jurnal Promosi Kesehatan, 5(4), 120–128.

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Sherkia Ichtiarsi Prakasiwi, & Aric Vranada. (2025). Pentingnya Gizi dan Pengelolaan Stres dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Putri: Upaya Pencegahan Polimenorea . ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 4(4), 353–361. https://doi.org/10.55123/abdikan.v4i4.6706