ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA ALGORITMA RANDOM FOREST, XGBOOST, DAN K-NEAREST NEIGHBOR DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT JANTUNG
DOI:
https://doi.org/10.55123/storage.v5i3.8538Keywords:
Penyakit Jantung, Random Forest, XGBoost, K-Nearest Neighbor, OptunaAbstract
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia sehingga diperlukan metode klasifikasi berbasis data yang mampu mendukung proses skrining awal secara efektif. Berbagai algoritma machine learning telah digunakan dalam klasifikasi penyakit jantung, namun masih terbatas penelitian yang membandingkan performa Random Forest, XGBoost, dan K-Nearest Neighbor (K-NN) dengan penanganan ketidakseimbangan data serta optimasi hyperparameter secara sistematis melalui ablation study. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja ketiga algoritma tersebut dalam klasifikasi penyakit jantung menggunakan Heart Failure Prediction Dataset dari Kaggle yang terdiri dari 918 sampel dan 12 atribut. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data (imputasi, encoding, deteksi outlier menggunakan Isolation Forest), feature engineering, pembagian data dengan rasio 80:20, normalisasi dengan MinMaxScaler, seleksi fitur menggunakan Information Gain, penyeimbangan data menggunakan Random Oversampling, serta optimasi hyperparameter menggunakan Optuna berbasis Tree-structured Parzen Estimator (TPE). Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik Accuracy, Precision, Recall, F1-Score, dan Area Under Curve (AUC) melalui empat skenario ablation study: model dasar (S1), model dengan Random Oversampling (S2), model dengan Optuna (S3), dan model dengan kombinasi keduanya (S4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi Optuna menghasilkan peningkatan yang lebih konsisten dibandingkan kombinasi Optuna dengan Random Oversampling. Random Forest pada Skenario 3 memperoleh kinerja terbaik dengan akurasi 89,14%, F1-Score 90,73%, dan AUC 94,95%. Hasil ini menunjukkan bahwa Optuna efektif meningkatkan kinerja klasifikasi, dengan Random Forest sebagai algoritma terbaik untuk klasifikasi penyakit jantung pada dataset yang digunakan sebagai sistem pendukung skrining awal.
Downloads
References
Agyemang, Edmund Fosu, Joseph Agyapong Mensah, Eric Nyarko, Dennis Arku, Benedict Mbeah-Baiden, Enock Opoku, and Ezekiel Nii Noye Nortey. 2025. “Addressing Class Imbalance Problem in Health Data Classification: Practical Application From an Oversampling Viewpoint.” Applied Computational Intelligence and Soft Computing 2025(1). doi: 10.1155/acis/1013769.
Aini, Siti Azizah, Diah Fitriani, and Mohammad Alif Awwalin. 2026. “Klasifikasi Penyakit Jantung Berdasarkan Faktor Klinis Menggunakan Algoritma XG Boost, Random Forest, Support Vector Machine (SVM) Dan K-Nearest Neighbor (KNN).” 10(2):3449–54.
Amritha, Yadhurani Dewi, Ni Luh, Putu Ika, and Wira Putra Dananjaya. 2026. “Model Machine Learning Yang Dioptimalkan Untuk Prediksi Penyakit Jantung Menggunakan R Shiny.” 8(01):1–10.
Andi, Tri, Amelia Ritahani, Andri Pranolo, Candra Juni, and Cahyo Kusuma. 2026. “Classification of Heart Disease with Machine Learning : A Comparison of Grid Search , Random Search , and Bayesian Optimization.” 10(January):262–70.
Aryanti, Riska, Titik Misriati, and Rahmat Hidayat. 2023. “Klasifikasi Risiko Kesehatan Ibu Hamil Menggunakan Random Oversampling Untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Data.” KLIK: Kajian Ilmiah Informatika Dan Komputer 3(5):409–16.
Baghdadi, Nadiah A., Sally Mohammed Farghaly Abdelaliem, Amer Malki, Ibrahim Gad, Ashraf Ewis, and Elsayed Atlam. 2023. “Advanced Machine Learning Techniques for Cardiovascular Disease Early Detection and Diagnosis.” Journal of Big Data 10(1):1–29. doi: 10.1186/s40537-023-00817-1.
Beny, Beny, Herti Yani, Gangga Ramadhan, and Putra Yupu. 2026. “Telematika Performance Analysis of Ensemble Learning Models in Heart Failure Prediction : Random Forest , AdaBoost , and XGBoost.” 19(1):1–10.
Bischl, Bernd, Martin Binder, Michel Lang, Tobias Pielok, Jakob Richter, Stefan Coors, Janek Thomas, Theresa Ullmann, Marc Becker, Anne Laure Boulesteix, Difan Deng, and Marius Lindauer. 2023. “Hyperparameter Optimization: Foundations, Algorithms, Best Practices, and Open Challenges.” Wiley Interdisciplinary Reviews: Data Mining and Knowledge Discovery 13(2):1–43. doi: 10.1002/widm.1484.
Budholiya, Kartik, Shailendra Kumar Shrivastava, and Vivek Sharma. 2022. “An Optimized XGBoost Based Diagnostic System for Effective Prediction of Heart Disease.” Journal of King Saud University - Computer and Information Sciences 34(7):4514–23. doi: 10.1016/j.jksuci.2020.10.013.
Caroline, Fionna, and Nur Rachmat. 2025. “Comparison of XGBoost and LightGBM Algorithms in Predicting Heart Disease.” 5(2):1232–39.
Febrianti, Nisa, Teguh Iman Hermanto, and Muhamad Agus Sunandar. 2025. “Diagnosa Penyakit Jantung Berdasarkan Kondisi Tubuh Dengan Metode Artificial Neural Network.” 15(2):408–14.
Hadiansyah, Zikri, Zaenur Rozikin, and Muhamad Fatchan. 2024. “Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbor Dalam Klasifikasi Penyakit Kanker Paru Paru.” Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) 6(1):96–106. doi: 10.47065/josyc.v6i1.6195.
Hakim, Lukman, Ahmad Sobri, Lukman Sunardi, and Deni Nurdiansyah. 2025. “Prediksi Penyakit Jantung Berbasis Mesin Learning Dengan Menggunakan Metode K-Nn.” Jurnal Digital Teknologi Informasi 7(2):14. doi: 10.32502/digital.v7i2.9429.
Hoki, Leony, Yuliana, and Robet. 2026. “Comparative Analysis of XGBoost , KNN , and SVM Algorithms for Heart Disease Prediction Using SMOTE-Tomek Balancing.” 10(1):305–16.
Hutagalung, Pancar Hizkia, and Andrianingsih Andrianingsih. 2026. “Heart Disease Classification Using Optimised XGBoost and Random Forest with SHAP Explanations.” Sinkron 10(1):330–42. doi: 10.33395/sinkron.v10i1.15544.
Jumardin, and Handrie Noprisson. 2024. “Perancangan Prototipe Aplikasi Prediksi Kematian Akibat Gagal Jantung Menggunakan Metode Machine Learning Berdasarkan Data Heart Failure Clinical Records.” 7(3):724–29.
Khan, Muhammad Amir, Tehseen Mazhar, Muhammad Mateen Yaqoob, Muhammad Badruddin Khan, Abdul Khader Jilani Saudagar, Yazeed Yasin Ghadi, Umar Farooq Khattak, and Mohammad Shahid. 2024. “Optimal Feature Selection for Heart Disease Prediction Using Modified Artificial Bee Colony (M-ABC) and K-Nearest Neighbors (KNN).” Scientific Reports 14(1):1–15. doi: 10.1038/s41598-024-78021-1.
Lai, Li Hsing, Ying Lei Lin, Yu Hui Liu, Jung Pin Lai, Wen Chieh Yang, Hung Pin Hou, and Ping Feng Pai. 2024. “The Use of Machine Learning Models with Optuna in Disease Prediction.” Electronics (Switzerland) 13(23):1–20. doi: 10.3390/electronics13234775.
Setiawan, Dita, Ali Muhammad, Siti Herawati, and Fransiska Dewi. 2025. “Penerapan Algoritma Klasifikasi Untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner Berdasarkan Gejala Klinis Koroner Berdasarkan Data Klinis Pasien Menggunakan Algoritma Pembelajaran Mesin [ 7 ]. Komputasional Berbasis Algoritma Pembelajaran Mesin Untuk Klasifik.” 5:18–26.
Sumwiza, Kellen, Celestin Twizere, Gerard Rushingabigwi, Pierre Bakunzibake, and Peace Bamurigire. 2023. “Enhanced Cardiovascular Disease Prediction Model Using Random Forest Algorithm.” Informatics in Medicine Unlocked 41(July):101316. doi: 10.1016/j.imu.2023.101316.
WHO. 2025. “Cardiovascular Diseases (CVDs).” Retrieved April 15, 2026 (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)?).
Wongvorachan, Tarid, Surina He, and Okan Bulut. 2023. “A Comparison of Undersampling, Oversampling, and SMOTE Methods for Dealing with Imbalanced Classification in Educational Data Mining.” Information (Switzerland) 14(1). doi: 10.3390/info14010054.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Risma Silitonga, Deni Risdiansyah, Erni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















