Model Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Pembangunan Destinasi Wisata
DOI:
https://doi.org/10.55123/toba.v4i1.4782Keywords:
Community Empowerment, Sustainable Tourism, Village TourismAbstract
Village community empowerment is an important key in the development of sustainable tourism destinations. This research aims to analyze the community empowerment model of South Pringgasela Village, East Lombok in the development of local tourist attractions. This research uses descriptive qualitative methods with research subjects including tourism village managers and tourists. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation related to tourism potential and socio-economic conditions of the community. The results showed that South Pringgasela Village has various natural and cultural tourism potentials that are managed participatively by the community through training and empowerment. The village community is very enthusiastic and open in receiving science and technology, especially related to the tourism sector. This has an impact on increasing community income and welfare. However, uncontrolled tourism activities also have a negative impact on the environment, such as pollution, habitat destruction, and increased waste. In addition, tourism development in villages is still faced with limited tourism infrastructure. For this reason, government support is needed in improving promotion, facilities, and multi-stakeholder involvement to make tourism villages a sustainable tourist destination.
Downloads
References
Adawiyah, R. (2018). Strategi pengembangan badan usaha milik desa (bumdes) berbasis aspek modal sosial (studi pada bumdes surya sejahtera, Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Aji, G. G., Huda, A. M., Setianingrum, V. M., Indrajayani, G. G., Andriyanto, A., & Napitupulu, P. A. (2024). Pengembangan Inovasi Teknologi Berbentuk Website Direktori sebagai Upaya Branding Desa Wisata di Jawa Timur. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 20(1), 13-30.
Amalia, A. D. (2015). Modal sosial dan kemiskinan. Sosio Informa, 1(3).
Andian, M. D., (2023). Strategi Pengembangan Pariwisata Pantai Mutun Di Kabupaten Pesawaran Dengan Swot Approach
Arsa, N. D., & Alwi, M. (2023). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Perekonomian Penduduk Desa Adat Sade Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Penelitian Mahasiswa Pariwisata, 1(1), 24-41.
Budiani, S. R., Wahdaningrum, W., Yosky, D., Kensari, E., Pratama, H. S., Mulandari, H., ... & Kusmiati, Y. (2018). Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas di Desa Sembungan, Wonosobo, Jawa Tengah. Majalah Geografi Indonesia, 32(2), 170-176.
Cornelia, M. E. (2022). Modal Sosial Masyarakat Desa Dan Perpustakaan Berbasis Inklusi. Journal of Syntax Literate, 7(6).
Hanim, W. (2022). Prospek Wisata Halal Dalam Konstelasi Pariwisata Nasional. Industri Pariwisata Halal, March, 147-163.
Hariyanto, O. I. B. (2016). Destinasi wisata budaya dan religi di Cirebon. Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 4(2), 214-222.
Hidayat, A., Wijayanti, I., & Evendi, A. (2024). Modal Sosial Dalam Pengelolaan Kawasan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Di Pesisir Desa Sugian. In Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Sosiologi (Vol. 2, No. 1, pp. 89-108).
Indriani, A. S. (2022). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Kawasan Pariwisata Desa Tetebatu Selatan Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat: Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata (JKTP). Jurnal Kajian dan terapan wisata, 2, 19.
Mayunita, S., Ningsih, E. S., & Anita, Z. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bahari III dalam Pelaksanaan Program Desa Wisata. Humanism: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2). UNWTO. (2008). International Recommendations for Tourism Statistics.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Anak Rosdakarya.
Mumtaz, A. T., & Karmilah, M. (2021). Digitalisasi wisata di desa wisata. Jurnal Kajian Ruang, 1(1).
Nurrahman, Faris. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community-Based Tourism) Melalui Kelompok Sadar Wisata.
Siahaan, A., Firmando, H. B., Hutagalung, B. T., Sitepu, Y. K., & Panjaitan, A. P. A. (2023). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Di Desa Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba. Jurnal Mahasiswa Kreatif, 1(6), 61-70.
Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suri, D. M., Yogia, M. A., & Suyastri, C. (2023). Pemberdayaan masayarakat sekitar objek wisata dengan memanfaatkan modal sosial. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 12(3), 170-180.
Triaji, B., Saputra, D. H., Adawiyah, R., Nurdin, M., Yaqutunnafis, L., Widyaningrum, M., ... & Ariska, W. R. (2023). Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa di Lombok Timur. Madaniya, 4(2), 810-821.
Wardhani, W. N. R. (2024). Pengembangan Potensi Kelokalan Desa Karangpatihan Dalam Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat. Fokus ABDIMAS, 3(1), 9-14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Yusril Indra Syahputra, Ilbasit Taqiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi
Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination.





















