Peningkatan Pemahaman Mengenai Kebijakan Kesehatan di Wilayah Perbatasan Indonesia Bersama Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang

Authors

  • Posma Sariguna Johnson Kennedy Universitas Kristen Indonesia/Universitas Pertahanan
  • Ayub U.I. Meko Universitas Kristen Artha Wacana
  • Suzanna Josephine L. Tobing Universitas Kristen Indonesia
  • Rutman L. Toruan Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i2.264

Keywords:

Health Policy, Health Problems, Border Area, Kupang Nusa Tenggara Timur

Abstract

This activity aims to increase understanding of health policy issues in Indonesia's border areas. The activity method carried out is conducting a discussion (Forum Group Discussion) with lecturers and students at the Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. While the writing method used is a descriptive approach. It is necessary to increase the development of health and supporting infrastructure in border areas. Socialisation and improvement of health insurance services from the government also need to be carried out, as well as increasing the competence of health workers or all human resources in the health sector.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baker, T.D., Reinke, W.A. (1994). Dasar Epidemiologi untuk Perencanaan Kesehatan. Dalam: Perencanaan Kesehatan Untuk Meningkatkan Efektivitas Manajemen. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Bappenas (2017). Terjemahan Tujuan dan Target Global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs). Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas, Jakarta.

Bárcena A., Cimoli M., García-Buchaca R., Yáñez L.F., and Pére R.. (2018). The 2030 Agenda and the Sustainable Development Goals An opportunity for Latin America and the Caribbean. United Nations publication, Santiago.

Budiarto, W., Suprapto, A., Ristrini, R. (2007). Studi tentang Rekruitmen, Seleksi dan Alokasi Kegiatan Tenaga Keperawatan di Daerah Terpencil di Jatim dan NTT. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 10 (2). Retrieved from http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/hsr/article/view/1777/2584 [accessed: 26.08.2019].

Budiarto, W., Suprapto, A., Sarwanto, Ristrini, Busisuari, M.A. (2005). Pengembangan Model Rekruitmen dan Pendayagunaan Tenaga Keperawatan di Daerah Terpencil. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan Abstrak Hasil Penelitian, Surabaya.

Cevik, C., Sozmen, K., Kilic, B. (2017). How Primary Care Reforms Influenced Health Indicators in Manisa District in Turkey: Lessons for General Practitioners. European Journal of General Practice, 24 (1), 74–83, https://doi. org/10.1080/13814788.2017.1410538

Handayani, L., Evie, S., Siswanto (2006). Upaya Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Puskesmas dan Jaringannya dalam rangka Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan. Laporan Akhir Penelitian. Surabaya.

Kennedy, P.S.J., Tobing, S.J.L., Heatubun, A.B., Toruan, R.L. (2018). Strategic Issues of Indonesian Border Area Development based on The Master Plan 2015–2019. [In:] Proceeding Universitas Pamulang, International Seminar on Accounting for Society, 21 Maret 2018, Vol 1(1), p.190–198. Retrieved from: http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/1830/1527 [accessed: 27.08.2019].

Klimczuk, A., Klimczuk-KochaĔska, M. (2015). Technology transfer. [In:] M. Odekon (Ed.), The SAGE encyclopedia of world poverty. 2nd ed. SAGE, Los Angeles, 1529–1531.

Li, X., Lu, J., Hu, S., Cheng, K.K., De Maeseneer, J., Meng, Q., Mossialos, E., Xu, D.R., Yip, W., Zhang, H., Krumholz H.M., Jiang, L., Hu, S. (2017). The primary healthcare system in China. The Lancet, 390 (10112), 2584––2594, https://doi.org/10.1016/S0140-6736(17)33109-4

Magnusson, L., Ottosson, J. (2009). The evolution of path dependence. Edward Elgar, Cheltenham/Northampton.

Muldoon, L.K., Hogg, W.E., Levitt, M. (2006). Primary Care (PC) and Primary Health Care (PHC): What is the Difference? Canadian Journal of Public Health, 97 (5), 409–411.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan [Regulation No 43/2016 of the Minister of the Health concerning minimum helath service standards].

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat [Regulation No 75/2014 of the Minister of the Health Minister on community health centres].

Ristrini, Sulistyowati, Siswanto, 2004. Intervensi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penumbuhkembangan Upaya Kesehatan yang Berbasis Masyarakat Miskin di Pedesaan dalam rangka “Making Pregnancy Safer”. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan. Laporan Akhir Penelitian, Surabaya.

Shanteukie WordPress (2011). Mempertanyakan kembali Nasionalisme Masyarakat di Kalimantan Barat (Perbatasan RI – Malaysia). Retrieved from https://shanteukie.wordpress.com/2011/04/20/mempertanyakankembali-nasionalisme-masyarakat-di-kalimantanbarat-perbatasan-ri-%E2%80%93-malaysia [accessed: 27.08.2019].

Suharmiati, S., Laksono, A.D., Astuti, W.D. (2013). Review Kebijakan tentang Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Daerah Terpencil Perbatasan [Policy Review on Health Services in Primary Health Center in the Border and Remote Area]. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16 (2), 109–116.

Timyan, Y. (1997). Akses pelayanan: Bukan Sekedar Masalah Jarak. Dalam: Kesehatan Wanita, Sebuah Perspektif Global. Gadjah Mada University Press, Yogjakarta.

World Health Organization – WHO (1978). Declaration of Alma Ata. International Conference on Primary Health Care, Alma-Ata, Kazakhstan, 6–12 September 1978.

World Health Organization – WHO (2008). The World Health Report 2008: Primary Health Care (Now More Than Ever). World Health Organization, Geneva.

World Health Organization – WHO (2012). Good Practices in Delivery of Primary Health Care in Urban Settings. UNRWA – WHO study. World Health Organization, Geneva.

Juliandry Kurniawan Junaidi, Kaksim, Felia Siska, Irwan Irwan, Rozi Novita Sari, & Parasianto. (2021). Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Benda Peninggalan Sejarah Lubang Jepang Di Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Kota Padang. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 159–163. https://doi.org/10.54259/pakmas.v1i2.117

Nugroho, A. S., Didik Achadi W, & Y Yulianto Kristianto. (2021). Pelatihan Penggunaan Kompor Biomassa Guna Meningkatkan Produktifitas Pedanggang Gorengan. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 164–168. https://doi.org/10.54259/pakmas.v1i2.127

Aryani, D., Ihsan, M. N., & Septiyani, P. (2017). Prototype sistem absensi dengan metode face recognition berbasis arduino pada smk negeri 5 kabupaten tangerang. Semnasteknomedia Online, 5(1), 1-3.

Byantoko, B. S., & Yuldinawati, L. (2018). Analisis Faktor Konfirmatori Motivasi Penggunaan Internet Pada Pengguna Aplikasi Travelling. eProceedings of Management, 5(1).

Downloads

Published

2022-05-30

How to Cite

Posma Sariguna Johnson Kennedy, Ayub U.I. Meko, Tobing, S. J. L., & Toruan, R. L. . (2022). Peningkatan Pemahaman Mengenai Kebijakan Kesehatan di Wilayah Perbatasan Indonesia Bersama Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 1(2), 134–140. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i2.264

Issue

Section

Articles