Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Berbasis HIRARC pada Pengrajin Batik Pekalongan

Authors

  • Intan Pratiwi Institut Teknologi dan Sains Nahdltul Ulama Pekalongan
  • Amalia Fitri Mustafida Institut Teknologi dan Sains Nahdltul Ulama Pekalongan
  • Nasyita Vivi Amalia Institut Teknologi dan Sains Nahdltul Ulama Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.55123/abdikan.v5i3.9173

Keywords:

Batik, HIRARC, Occupational Safety and Health, Socialization

Abstract

The batik industry in Pekalongan is a major source of livelihood, yet occupational safety and health (OSH) practices among home-based craftsmen remain poorly documented and inconsistently applied. This community service program targeted Batik Pesisir Pekalongan, a homebased batik enterprise whose workers are exposed to synthetic dye chemicals, hot wax, poor ergonomic postures, and inconsistent use of personal protective equipment (PPE) during the waxing, dyeing, and wax-removal stages. Using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method, the team first mapped workplace hazards and risk levels across the production line, then delivered an interactive socialization session combining lectures, group discussion, and hands-on PPE demonstration to 22 participant. Program success was measured with a five-point satisfaction questionnaire administered after the activity. Results showed that all five evaluated aspects, relevance to program objectives, suitability to community needs, adequacy of implementation time, team responsiveness, and community reception, received predominantly positive ratings (Strongly Agree/Agree), with the lowest-rated aspect still receiving no negative response. These findings indicate that HIRARC-based socialization is well received and considered relevant by batik craftsmen, and that the resulting hazard documentation can serve as a foundation for an internal OSH standard operating procedure.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Giovanni, A., Fathimahhayati, L. D., & Pawitra, T. A. (2023). Risk analysis of occupational health and safety using Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method. IJIEM (Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management), 4(2), 198-211.

Hasanah, M., & Rifai, M. (2021). Hubungan personal hygiene dan penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik warna sintetis di Giriloyo Kabupaten Bantul. Hearty, 9(1). https://doi.org/10.32832/hearty.v9i1.4569

International Labour Organization. (2023). Kesehatan dan keselamatan pada sektor tekstil, pakaian, kulit dan alas kaki. https://www.ilo.org

Lestari, R. (2022). Analisis risiko penyakit dan kecelakaan kerja menggunakan model upaya kesehatan kerja di industri batik rumahan. Jurnal Wacana Kesehatan. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/wacana/article/view/78

Mauliyani, Hania., Romdhona,Nur., Andriyani., Fauziah, Munaya., (2022) Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja Metode (Hirarc) Pada Tahap Pembuatan Tangki Di Pt. Gemala Saranaupaya, Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(2), 163.

Nahdliyyah, A. I., Ristiawati, R., Prasetyo, E. B., & Hermawan, A. (2022). Aktivitas fisik bagi pekerja batik di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. PENA ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 103–110.

Purnomo, R. A., Hartono, S., Sukamto, F. I., Wardhani, D. P., & Ismail, K. (2025). Optimalisasi kinerja pengrajin disabilitas melalui pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam proses produksi batik ciprat. Jurnal SOLMA, 14(3), 4319–4327.

Prasetyo, A., Fitriani, N., & Hidayati, R. (2024). Kajian bahaya potensial ergonomi pada pengrajin batik (studi kasus pengrajin batik di Kelurahan Ulu Gedong). Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.19184/ikesma.v18i1.23851

Rafi'ah, R., Lestari, A., Maliga, I., Handayani, A. R., & Adekayanti, P. (2024). Sosialisasi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada sektor informal di Sumbawa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PADMA), 4(1), 189–198.

Rahmadhani, T., Utami, A., Muryani, E., & Algary, T. A. (2025). Gambaran kejadian penyakit dermatitis kontak pada pekerja batik CV. Temu Jodo Kota Pekalongan tahun 2021. Journal Occupational Health Hygiene and Safety, 3(1).

Rotinsulu, F. N. C., Torry Dundu, A. K., Malingkas, G. Y., Mondoringin, M. R. I. A., & Thambas, A. H. (2023). Risk potential analysis using Hazard Identification, Risk Assessment and Determine Control (HIRADC) and Job Safety Analysis (JSA) methods. Asian Journal of Engineering, Social and Health, 2(10), 1133-1141. https://doi.org/10.46799/ajesh.v2i10.147

Silvano, S., Muslimah, E., & Alghofari, A. K. (2023). The analysis of occupational safety and health of the batik industry using HIRARC method. Simposium Nasional RAPI XXII-2023 FT UMS.

Situngkir, D. (2021). Sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai upaya antisipasi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jpkm/article/view/10242

Sudarso, S., Dzinnur, C. T. I., Ikhwanuddin, I., Saleh, M., Triono, B., Anwar, M. S., & Munir, M. (2025). Pemberdayaan UMKM pengrajin kayu melalui pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Mojowarno Kabupaten Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 246–254.

Wardani, A. A., & Krisdiana, K. N. (2025). Pendampingan prosedur keselamatan kerja home industry batik di Kelurahan Sampangan, Kota Pekalongan. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat). https://jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1632

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Intan Pratiwi, Amalia Fitri Mustafida, & Nasyita Vivi Amalia. (2026). Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Berbasis HIRARC pada Pengrajin Batik Pekalongan. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 5(3), 261–268. https://doi.org/10.55123/abdikan.v5i3.9173