Gambaran Penggunaan Obat Tradisional untuk Pengobatan Mandiri Masyarakat Desa Badang RW 03 Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1383Keywords:
Traditional, Treatment, Independent, Badang PublicAbstract
Self-medication is an individual's effort to recognize symptoms or diseases and can choose drugs to cure that. The use of traditional medicine has been used by the community in curing minor ailments. This study was conducted in order to see an overview of the use of traditional medicine for self-medication in the Badang Village area, RW 03. This research is a descriptive and qualitative non-experimental research that has been tested for content validity. Sampling was done by purposive random sampling with inclusion criteria, namely age 17-60 years old, had experienced self-medication using traditional medicine. The results showed that the traditional medicines used by the Badang community for self-medication were Jamu, OHT, and Fitofarmaka. In addition, there are ways to use traditional medicines that can be drunk directly and processed first, such as boiled, grated, and brewed. Then the types of diseases that can be treated using traditional medicine to treat minor ailments such as colds, fever, coughs and colds, and diarrhea.Downloads
References
Azwar N.A., Khairunnisa., Tanuwijaya, J., 2012. Tingkat Pengetahuan Pasiendan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan. Jurnal Sains Farmasi&Klinis, 3 (2),190.
Alfi, Marisya, 2019, Gambaran peenggunaan obat tradisional sebagai pengobatan alternative di desa gemolong kabupaten sragen : Skripsi s Sragen Fakulas farmasi universitas sebelas maret.
Aprilla, G.G, 2020, Gambaran Karakteristik Pemanfaatan Pelayanan Tradisional, Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 12 No. 1 Maret p-ISSN 2301-9255 e-ISSN: 2656-1190. DOI: https://doi.org/10.37012/jik.v12i1.183. http:jounal. Thamrin.ac.id/index.php/jikmht/issue/view/13
Fauddah, A;T; 2015, Description of Self Medication Behaviore in Community of Subdistrict Purbalingga. Distrik Purbalingga. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Masyarakat. Universitas Diponegoro Vol. 3 (1).Hal.614,617-618.
Fauziah, Lidia Maghfirah, Hardiana, 2021,"Gambaran penggunaan obat tradisional pada masyarakat desa pulo secara swamedikasi" jurnal Sains & Kesehatan Darusalam.Vol. 5 (3) Hal.764.341.657.456.
Fitriana D, 2017, Inventarisasi Tanaman Obat Dalam Ramuan Jamu Gendong di Kecamatan Panakukang Makassar. Makassar: Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Alauddin Makkasar
Gitawati, Handayani,2008, Suatu Pengantar Teori dan Praktek. Jurnalitik.Bogor : Ghalia Indonesia
Handayani. Sumiari.dkk, 2012, Gambaran jamu tradisional sebagai obat alternaive di desa nilasari Cirebon .Skripsi Universitas sunan ampel.
Handayani, Lestari, 2002, Mengatasi Penyakit Pada Anak dengan Ramuan
Hendryardi.,2017, "Validitas isi tahap pengembangan kuesioner" Skripsi fakultas ekonomi universitas Universitas Islam Attahiriyah, Jakarta, Indonesia.
Hedi, R. D, 2007, Pengembangan Obat Tradisional Indonesia Menjadi Fitofarmaka.Skripsi Kedokteran Indonesia, 57(7):205-211.
Ismiyana, F, 2013, Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Untuk Pengobatan Sendiri Pada Masyarakat Di Desa JimusPolanharjo Klaten. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta
Joru E.L.M.R, 2019, “Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Secara Swamedikasi di Yogyakarta” Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma.
Kemenkes RI, 2017, Formularium Fitofarmaka. Jakarta: Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI.
Kemenkes RI,2012. No 7 Tentang registrasi obat tradisional dengan rahmat tuhan yang maha esamenteri kesehatan republik indonesia, Jakarta: kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Kemenkes RI,2016,Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No. 6 Tahun 2016 Tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Kemenkes RI. 2002, Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia,. Jakarta: Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI
Akbar, M., Lusiawati, E., & Rahayu, R. (2016). Hubungan Pengetahuan Pasien Tbc Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Kepada Keluarga Di Puskesmas Sienjo. Jurnal Keperawatan BSI, 4(2).
Fitria, C. N., & Mutia, A. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Tuberkulosis dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas, 7(6), 41–45
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Machfiroh Setianing Hati, Reni Ariastuti, Risma Sakti Pambudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























