Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan pada Masyarakat di Desa Oelpuah Kecamatan Kupang Tengah
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i1.2813Keywords:
Open Defecation Behavior, Knowledge, Attitude, Sosio-Economic, Support Of Health WorkersAbstract
Open defecation is an unhealthy behavior of defecating in fields, forests, bushes and other open areas, which is allowed to spread to cause health problems. Open defecation is influenced by various factors such as knowledge, availability of facilities and infrastructure, and support from health workers. This study aims to determine the factors associated with open defecation behavior in the community in Oelpuah village, Kupang Tengah sub-district. This study is a quantitative study using an analytical survey method with a cross-sectional research design. The population in this study were all heads of families in Oelpuah Village with a sample size of 77 people obtained from the results of Lameshow formula calculation then taken using simple random sampling technique. Data collection was done by filling out a questionnaire, after which the data were analyzed using chi-square test. The results of statistical tests showed that there were three factors that had a significant relationship with open defecation behavior, namely knowledge (p-value = 0.004), attitude (p-value = 0.007), socio-economic (pvalue = 0.006) and support of health workers (0,001). The conclusion of this study is that knowledge, attitude, socio-economic and support of health workers factors are associated with open defecation behavior.
Downloads
References
Imani Weci. 2023."Faktorfaktor yang Berhubungan dengan Perilaku BABS di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Gedang".E-Journal Kesehatan Lingkungan 2 (1)
Junias Marylin. 2017. “Pendekatan Elektik Holistik untuk Mengurangi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) (Penelitian di Kabupaten Kupang-NTT).” Disertasi Thesis, Universitas Airlangga.
———. 2020. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Maharani Fauziah. 2022.Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Wilayah Kerja Puskesmas Maura Sabak Timur Tahun 20222. "Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
Martyaningsih. 2018.Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Daerah Microwave Desa Pesinggahan Kabupaten Klungkung Tahun 2018. (Thesis) Jurusan Kesehatan Lingkungan
Murwati. 2012. “Faktor Host Dan Lingkungan Yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan.” Tesis. Semarang: Program Pascasarjana Undip.
Notoatmodjo. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurfatia. 2021. Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru Tahun 2021. e-Journal Media Kesmas Vol. 2(1).
Pertiwi Wiwik. 2022."Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Periaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Pulomerak Kabupaten Cilegon.E-Journal Health Promotion 1 (1).
Putra Gandha. 2021.Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desa Nanga Pemubuh Kabupaten Sekadau Tahun 2020.E-journal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan 8 (2)
Rahmawati, Atikah dan Proverawati, Eni.2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yogyakarta : Nuha Medika.
Riskesdas, Kemenkes. 2018. “Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS)” 44 (8): 1–200. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201.
Warlenda,dkk.2021."Hubungan Sanitasi Dasar, Pengetahuan, Perilaku dan Pendapatan terhadap Kebiasaan BuangAir Besar Sembarangan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja Puskesmas Dumai Kota Tahun 2020".E-Journal Sains dan Kesehatan 11(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Filldact Umbu Lado, Marylin S. Junias, Mustakim Sahdan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























