Analisis Hubungan Faktor Determinan dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Rabies di Sepauk

Authors

  • Agus Samsudrajat. S Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Eka Hariani Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Dian Indahwati Hapsari Hapsari Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Agustina Agustina Universitas Muhammadiyah Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i1.3148

Keywords:

Rabies, Bites, GHPR, Animal Health

Abstract

Rabies is a disease with a Case Fatality Rate (CFR) or a mortality rate of up to 100%. According to data from the World Health Organization (WHO) in 2018, an estimated 55,000 deaths in the world are caused by this disease. Based on an annual report prepared by the West Kalimantan Provincial Health Office, in 2022 there were 286 cases of bites by rabies-transmitting animals with 2 deaths, one of which was at the Sepauk Health Center. This study aims to analyze the factors associated with the prevention of rabies in the Sepauk Health Center. This research is a quantitative design with a case control approach. The number of samples is 120 respondents with Accidental Sampling technique. The statistical test used was square-test with a 95% confidence level.The results showed that there was a significant relationship with knowledge p value = 0.022, OR = 2.854, attitude p value = 0.012, OR = 2.954, support from community leaders p value = 0.022, OR = 2.889, role of health workers p value = 0.009, OR = 3.029, and the role of animal health workers (p value = 0.011, OR = 3.064 with Rabies disease prevention measures.It is suggested to the government to improve information/counseling related to rabies, to collect HPR data, and to always provide anti-rabies serum needs if there are cases.

Kata Kunci      : Rabies, Gigitan, GHPR, Kesehatan Hewan

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Buku Saku Petunjuk Teknis Penatalaksanaan Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Di Indonesia

Tanzil, K. (2014). Penyakit Rabies Dan Penatalaksanaannya. E-Journal WIDYA Kesehatan Dan Lingkungan. Volume 1 Nomor 1 Mei 2014

Jane M. F Tahulending, dkk. 2015. Faktor – factor yang berhubungan dengan Tindakan pencegahan Penyakiot rabies di Kelurahan mawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. JIKMU, Suplemen Vol. 5 No.1 Januari 2015.

World Health Organization (2021). WHO _ Rabies. Retrieved from http://www.who.int/rabies/en/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). 8 dari 34 provinsi bebas rabies. Diakses pada tanggal 22 April 2023, tersedia pada https://www.kemkes.go.id/article/print/20092900001/8-dari-34-provinsi-di-indonesia-bebas-rabies.html

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Indonesia terjangkit 57.257 penyakit kasus rabies ditahun 2021. Di akses pada 22 April 2023. Tersedia pada https://dataindonesia.id/kesehatan/detail/indonesia-terjangkit-57257-kasus-penyakit-rabies-pada-2021

Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. (2020). Data Penyebaran kasus GHPR Kabupaten SIntang 2020. Dinkes Kab. Sintang

_________________. (2021). Data Penyebaran kasus GHPR Kabupaten Sintang 2021. Dinkes Kab. Sintang

_________________. (2022). Data Penyebaran kasus GHPR Kabupaten Sintang 2022. Dinkes Kab. Sintang

Notoadmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

https://doi.org/10.1186/s13048-017-0353-0

Pahmi, K. (2017). Peran Tokoh Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Di Kelurahan Timbangan Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padansidimpuan. Repository Universitas Medan Area. Universitas Medan Area. Diunduh dari http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/8295/1/118510039.pdf

Kuninggunda, A. (2015). Faktor-Faktor Yang Mendukung Partisipasi Pemilik Anjing Dalam Pencegahan Rabies Di Kelurahan Watu Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Academia. Universitas Nusa Cendana, Kupang. Diunduh dari https://www.academia.edu/17271181/partisipasi_pemilik_anjing_dalam_pencegahan_rabies_di_kelurahan_watu_kec_langke_rembong_kab_manggarai_tahun_2015

Elvi Juliansyah, Febrian Nurdin. (2019). Factor pelayanan Kesehatan, Dukungna Keluarga dan masyarakat dengan Upaya Pencegahan Kejadian ra bies di Wilayah kerja Pusksmas pandan Kecamatan Sungai tebelian kabupaten sintang. Skripsi

Rotinga, PT, (2013). Analisis factor Predisposing, Anabling dan Reinforcing terhadap Tindakan Pemilik ANjing dalam pencegahan Penyakit rabies melalui Gigitan hewa Penular Rabies dfi Kecamtan Tarutung Kabupaten tapanuli Utama. Tesis. Program Pascasarjana fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatera Utara.

Downloads

Published

2024-01-28

How to Cite

Agus Samsudrajat. S, Eka Hariani, Hapsari, D. I. H., & Agustina, A. (2024). Analisis Hubungan Faktor Determinan dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Rabies di Sepauk . SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(1), 119–129. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i1.3148