Status Gizi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas 4-6 di SD GMIT Oeltua Kabupaten Kupang

Authors

  • Meltica Eonike Bani Universitas Nusa Cendana
  • Utma Aspatria Universitas Nusa Cendana
  • Tasalina Gustam Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i3.5854

Keywords:

Nutritional Status, Academic Achievement

Abstract

Optimal growth and development in school-aged children are influenced by the provision of nutrition with appropriate quality and quantity. A balanced nutritional status, particularly during elementary school years, plays a critical role in supporting concentration, memory, and comprehension in the learning process. Poor nutritional status can lead to decreased academic achievement due to impaired cognitive and physical functions. Suboptimal brain development significantly affects students' learning abilities at school and may reduce productivity and creativity in adulthood.This study aims to examine the relationship between nutritional status and academic performance among students at GMIT Oeltua Elementary School, Taebenu Subdistrict, Kupang Regency. This research employed a quantitative method with a cross-sectional approach. The study population consisted of all students in grades 4 to 6 at GMIT Oeltua Elementary School, totaling 96 students (total sampling). Data were analyzed using the chi-square test with the SPSS 29.0 application. The results showed that there was no significant relationship between nutritional status (weight-for-height) and academic performance, with a p-value of 0.727 (p > 0.05).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, A. (2020). Peran guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 12(1), 45–52.

Arifin, Z., & Fitriana, N. (2021). Hubungan status gizi dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 13(2), 85–92. https://doi.org/10.14710/jgki.v13i2.36119

Belachew, A., Tewabe, T., & Mekuria, G. (2019). Nutritional status and academic performance of school adolescents in Ethiopia: A cross-sectional study. BMC Research Notes, 12(1), 706. https://doi.org/10.1186/s13104-019-4771-5

Candra, D. (2020). Status gizi dan pengaruhnya terhadap perkembangan anak usia sekolah. Jakarta: Pustaka Kesehatan.

Fusfitasari, E. (2021). Perkembangan sosial dan emosional anak usia sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pendidikan.

Imani, R., Muslihin, & Elan, R. (2020). Pengaruh status gizi terhadap prestasi belajar dan perkembangan kognitif anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 8(2), 123-131.

Kurniawan, R., Nurhayati, S., & Prasetyo, R. (2018). Status gizi dan hubungannya dengan hasil belajar siswa sekolah dasar di daerah tertinggal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123–130.

Marmot, M., Allen, J., Boyce, T., Goldblatt, P., & Morrison, J. (2016). Health equity in all policies: Addressing the social determinants of health. WHO Regional Office for Europe. https://www.who.int

Meiranti, D., & Anggreny, I. (2023). Dampak kekurangan gizi terhadap perkembangan otak dan produktivitas masa depan anak. Jurnal Nutrisi dan Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45-56.

Nurhadi, D., & Wulandari, Y. (2023). Kesehatan fisik dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 8(1), 34–42.

Oktavia, F. (2015). Faktor ekonomi keluarga dan pengaruhnya terhadap prestasi akademik siswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 112–119.

Rahmawati, R., & Nugroho, A. (2022). Lingkungan sosial dan pergaulan remaja dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 44–55.

Ristiyati, D. (2015). Peran keluarga dalam meningkatkan prestasi belajar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 78–86.

Rosa, E. M., & Tudge, J. R. H. (2013). Urie Bronfenbrenner’s theory of human development: Its evolution from ecology to bioecology. Journal of Family Theory & Review, 5(4), 243–258. https://doi.org/10.1111/jftr.12022

Sidabutar, S. (2023). Hubungan kebiasaan sarapan dan status gizi dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 17 Medan. Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 91–98.

Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (6th ed.). Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (edisi terbaru). Bandung: Alfabeta.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2024). Laporan kesehatan provinsi Nusa Tenggara Timur 2023. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Survei Status Gizi Indonesia (SGGI). (2024). Laporan status gizi nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tevin, D. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 7(1), 22–30.

UNICEF. (2021). Data dan analisis status gizi anak di Indonesia. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia

UNICEF. (2024). Child nutrition and development report. UNICEF Global. https://www.unicef.org/nutrition

Venada, V., Hidayati, N., & Prasetyo, R. (2019). Status gizi dan hubungan dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar di Jakarta Utara. Althea Medical Journal, 6(2), 54–59. https://doi.org/10.15850/amj.v6n2.2306

Wardani, S. (2018). Metode penelitian survei: Pengumpulan data dengan daftar pertanyaan. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

World Health Organization (WHO). (2020). Social determinants of health and nutrition. WHO Press. https://www.who.int/publications

WHO. (2021). Social determinants of health. World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/social-determinants-of-health

Downloads

Published

2025-07-07

How to Cite

Meltica Eonike Bani, Utma Aspatria, & Tasalina Gustam. (2025). Status Gizi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas 4-6 di SD GMIT Oeltua Kabupaten Kupang. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 837–843. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i3.5854

Issue

Section

Articles