Hubungan Antara Pengetahuan, Pendidikan Ibu, Pola Asuh dan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Wasting pada Balita di Puskesmas Melolo
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i1.7004Keywords:
Wasting, Maternal Education, Knowledge, Parenting Practices, Infectious Diseases, ToddlersAbstract
Wasting is one of the forms of acute malnutrition in toddlers that can increase the risk of morbidity and mortality. Various factors such as maternal education, knowledge, parenting style, and infectious diseases contribute to the occurrence of wasting. This study aims to analyze the relationship between maternal education, knowledge, parenting style, and infectious diseases with the incidence of wasting in toddlers within the working area of Puskesmas Melolo. The research employs a quantitative approach with a case-control design. The sample consists of 72 toddlers, including 36 cases (wasting) and 36 controls (non-wasting). The case samples were determined using the Lemeshow formula and selected through simple random sampling based on nutritional status. Data were collected via interviews using questionnaires and then analyzed using bivariate analysis with Chi-square tests and odds ratio (OR) calculation at a 95% confidence interval. The results indicate that variables significantly associated with wasting are maternal knowledge (p=0.001; OR=5,200), feeding parenting style (p=0,001; OR=5,179), hygiene parenting style (p=0,000; OR=5,900), and infectious diseases (p=0,000; OR=6.000). Meanwhile, maternal education (p=0,326) and psychosocial parenting style (p=0,458) did not show significant associations. This study concludes that maternal behaviors, such as nutrition knowledge and proper parenting practices, have a stronger influence on a child's nutritional status than formal education. It is recommended that community and health workers enhance nutrition education and promote good parenting practices through Posyandu activities and health counseling to reduce the incidence of wasting in the Puskesmas Melolo area.
Downloads
References
Dinkes Dukcapil Provinsi NTT. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2021.
Dinkes Kabupaten Sumba Timur. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Sumba Timur.
Duda, N. R. S. (2022). Hubungan Pengetahuan, Pola Asuh Ibu, Sosial Ekonomi Keluarga dan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Fatukanutu Kabupaten Kupang. Universitas Nusa Cendana.
e-PPGBM. (2022). Data Balita Wasting Hasil e-PPGBM Kabupaten Sumba Timur.
Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Buku Ilmu Pendidikan (Konsep, Teori dan Aplikasinya) (C. Wijaya & Amiruddin, Eds.). LPPPI.
Kemenkes (Kesehatan Lingkungan). (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. www.peraturan.go.id
Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2019 (Riskesdas 2019).
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Bunga Rampai (Wasting Bencana Bagi Sumber Daya Manusia Tantangan Indonesia Maju Tahun 2045.
Mango, E. T. (2021). Faktor Risiko Kejadian Gizi Kurang pada Anak Balita di Desa Kamanasa Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun 2019 [Skripsi]. Universitas Nusa Cendana.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan (Maret 2010).
Nurbawena, H., Utomo, M. T., & Yunitasari, E. (2021). Hubungan Riwayat Sakit dengan Kejadian Stunting pada Balita. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(3), 213–225. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i3.2019.213-225
Pattyradja, C. P. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Waiwerang Kecamatan Adonara Timur Tahun 2021 [Skripsi]. Universitas Nusa Cendana.
Puskesmas Melolo. (2022). Profil Puskesmas Melolo.
Putri, H. A., Yosephin, B. S., & Suryani, D. (2024). Hubungan Pola Pemberian Makan dengan Kejadian Wasting pada Anak Balita Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu. The Journal of Nutrition and Health Indights, 1(2), 65–70. https://doi.org/10.30867/nhi.v1i2.1608
Rusdi, P. H. N., & Mariyona, K. (2021a). Hubungan Pola Asuh terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan, 12(2), 693–698. https://doi.org/10.35730/jk.v12i0.639
Sari, E. N. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Wasting pada Balita Umur 1-5 Tahun. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang, 10(1).
Sari, F. A., & Putri, D. S. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita tentang Pemberian Makanan Tambahan dengan Kejadian Balita Resiko Wasting di Posyandu Desa Gestasrabi. Jurnal Profesi Keparawatan, 8(1). http://jurnal.akperkridahusada.ac.id
Sitanggang, T. W., & Wardana, Y. I. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Kebutuhan Gizi terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, IV.
SSGI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif.
Triveni. (2025). Pola Asuh terhadap Kejadian Wasting pada Balita di Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(2), 202.
UNICEF. (2021). Menuju Masa Depan Indonesia Bebas Masalah Kekurangan Gizi (Mengatasi Wasting dan Menurunkan Prevalensi Stunting).
UNICEF. (2023). Level and Tren In Malnutrisi WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irma Ivalda Kale, Marselinus Laga Nur, Anna Henny Talahatu, Lewi Jutomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























