Analisis Spasial Pneumonia Balita Berdasarkan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Prevalensi Balita Gizi Kurang di Provinsi Bali Tahun 2022-2024
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i2.7997Keywords:
Pneumonia, Infants, Complete Primary Immunization, Spatial, Undernourished InfantsAbstract
Pneumonia is an acute infection of the pulmonary parenchyma encompassing the alveoli and interstitial tissue, caused by various pathogens such as viruses, fungi, or parasites, with the exception of Mycobacterium tuberculosis. Pneumonia is frequently encountered in children, affecting the lower respiratory tract, and its primary clinical manifestations include cough, fever, dyspnea, and reduced physical activity. This study was conducted using an analytic observational method with an ecological study design. Data were obtained from the Health Profile of the Bali Provincial Health Office for the years 2022–2024. The study sample comprised eight districts and one municipality located within Bali Province. The software utilized in this study included QGIS and GeoDa, employing Queen Contiguity matrix weighting. The Bivariate Local Indicators of Spatial Association (BiLISA) results indicated that complete basic immunization coverage yielded a p-value of 0.389 and a z-value of 0.2929, whereas the prevalence of undernutrition among children under five yielded a p-value of 0.175 and a z-value of 1.0016. Both variables shared an identical expected index value E(I) of −0.125. The study concluded that no statistically significant spatial association existed between complete basic immunization coverage and the prevalence of undernutrition with the incidence of pneumonia among children under five (p-value > 0.05), with the strength of association classified as weak.
Downloads
References
Adelgrit Trisia, Widodo, M. N. P. S., & Sihotang, R. F. (2025). Pneumonia pada anak disertai kejang demam kompleks. Prosiding Seminar Nasional Kedokteran dan Kesehatan, 1(1). https://e-journal.upr.ac.id/index.php/PKK/article/view/20427
Alvionita, V., Sulfatimah, S., Astuti, A., & Nurfitri, N. (2022). Relationship between nutritional status and immunization status with the incidence of pneumonia in infants: Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Bayi. Ahmar Metastasis Health Journal, 1(4), 137–143. https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.92
Cahyani, N., Irawan, R., Witaroli, N., & S. (2024). Hubungan pemberian tablet vitamin A, status imunisasi dasar, status gizi, dan ASI eksklusif terhadap kejadian pneumonia pada anak usia 1–3 tahun di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram. Malahayati Health Student Journal, 4(6), 2383–2397.
Dhiaul A., Agustina, A., & Dedi Andria. (2026). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Ladang Tuha Aceh Selatan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 387–395. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.7101
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2023). Profil kesehatan Provinsi Bali 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2024). Profil kesehatan Provinsi Bali 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2025). Profil kesehatan Provinsi Bali 2024. Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Indah, I., & Refialdinata, J. (2025). Hubungan status gizi dan status imunisasi dasar dengan kejadian pneumonia pada anak balita di Puskesmas Lubuk Begalung Padang. Jurnal Kesehatan Lentera ‘Aisyiyah, 8(1), 53–59.
Kartika, C. S. D., Yudita, A. K., & Windiatma, K. A. (2021). Analisis autokorelasi spasial ketimpangan gender kabupaten/kota di Pulau Jawa menggunakan indeks Moran dan LISA. J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi), 4(2). https://doi.org/10.31314/jsig.v4i2.1040
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tatalaksana pneumonia. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024a). Profil kesehatan Indonesia tahun 2024.
Luthfi, H., Lestari, I. P., & Fitri, N. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang tahun 2024. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(2), 298–314. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i2.158
Maku, K. R. M., Odo, M. E., & Mite, M. A. M. (2025). Peran penting gizi seimbang dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 4(3), 269–276.
Nugraheny, R. A., Ferdinandus, E. D., Husada, D., & Sulistiawati. (2026). Hubungan imunisasi dasar lengkap dengan kejadian pneumonia pada balita di Indonesia tahun 2020–2025: Studi literatur. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 5(1), 219–226. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2447
Oktaviani, B., Amalita, N., Kurniawati, Y., & Martha, Z. (2025). Pemodelan geographically weighted regression pada kasus pneumonia di Indonesia. Leibniz: Jurnal Matematika, 5(2), 195–207. https://ejurnal.unisap.ac.id/index.php/leibniz/article/view/564
Rizqullah, N., Zulmansyah, Z., & Putri, M. (2021). Hubungan status imunisasi dasar terhadap pneumonia pada pasien balita rawat inap di RSIA Respati Tasikmalaya. Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains, 3(1), 19–23.
Salsabila, E. N., & Mardiati. (2022). Hubungan status gizi menurut berat badan terhadap umur dengan kejadian bronkopneumonia pada balita di Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 1(3), 85–92. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v1i3.8710
Sangadji, N. W., Vernanda, L. O., Muda, C. A. K., & Veronika, E. (2022). Hubungan jenis kelamin, status imunisasi dan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita (0–59 bulan) di Puskesmas Cibodasari tahun 2021. JCA Health Science, 2(2), 66–74.
Sufa, F. F., Sutarwan, H. A., Safitri, N. N., Kusuma, R. M., Weni, P. W. P., Amelia, T.,Silvi, I. C. (2023). Mengenal deteksi tumbuh kembang anak usia dini. Unisri Press.
Sugiani, L., Harahap, H. S., & Puspitasari, C. E. (2022). Pola penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dewasa di instalasi rawat inap RSUD Provinsi NTB. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 11(4). https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.4.309
Suryowati, K., Nahak, M., & Bekti, R. D. (2023). Penerapan model spasial menggunakan matriks pembobot queen contiguity dan euclidean distance terhadap kasus gizi buruk balita di Provinsi Nusa Tenggara Timur. J Statistika, 16(1), 298–308.
World Health Organization. (2022). Pneumonia in children. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Qanita Aulianur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























