Daya Terima dan Kandungan Gizi Soft Cookies dengan Substitusi Tepung Hati Ayam dan Tepung Daun Kelor

Authors

  • Islha Komariyah Maulidina Universitas Negeri Surabaya
  • Wildan Alfira Gusrianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i3.8216

Keywords:

Adolescent Girls, Anemia, Chicken Liver Flour, Moringa Leaf Flour, Soft Cookies

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a significant nutritional problem and is closely associated with inadequate intake of protein and iron. One potential strategy to address this issue is through the development of functional foods based on local ingredients. Soft cookies, as a popular snack, can be nutritionally enhanced through the substitution of chicken liver flour and moringa leaf flour, which are rich in protein and iron. This study aimed to analyze the acceptability and nutritional content of soft cookies with these substitutions. A true experimental design with a factorial Completely Randomized Design (CRD) was employed, involving two factors: chicken liver flour substitution (30%, 35%, 40%) and moringa leaf flour substitution (5% and 10%), resulting in six formulations. Acceptability was evaluated using a hedonic test by 40 untrained panelists, while nutritional analysis was conducted on the best formulation using titrimetric methods for protein and ICP-OES for iron. The results showed that substitution significantly affected color, aroma, and taste (p<0.05), but had no significant effect on texture (p>0.05). The best formulation was F3 (35% chicken liver flour and 5% moringa leaf flour), containing 14.58 g protein/100 g and 7.05 mg iron/100 g. These findings indicate that the developed soft cookies have potential as a nutritious snack alternative to support anemia prevention among adolescent girls.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfani, H. (2022). Literature Review: Konsumsi Protein, Zat Besi Dan Vitamin C Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Journal Scientific of Mandalika (JSM), 3, 385–397.

Anggreiniboti, T. (2022). Program Gizi Remaja Aksi Bergizi Pada Remaja Putri Di Indonesia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 5(2), 60–66.

Arza, P. A., Nur, N. C., & Yunianto, A. E. (2023). Efektifitas Pemberian Makanan Selingan terhadap Status Gizi Remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 5(1), 54–63.

Astusi, D., & Kulsum, U. (2020). Pola Menstruasi dengan Terjadinya Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11, 314–327. https://doi.org/10.26751/jikk.v12i1.920

Azzahra, A., & Suryaalamsah, I. I. (2024). Formulasi Cookies Sumber Zat Besi dengan Penambahan Tepung Daun Kelor dan Tepung Sorgum sebagai Kudapan Alternatif Pencegah Anemia Remaja Putri. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 5(1), 1–12. https://doi.org/10.24853/mjnf.5.1.1-12

Badan Standarisasi Nasional. (2018). SNI 2973:2018.

Dinas Kesehatan Jawa Timur. (2020). East Java Province Health Profile 2019. www.dinkesjatengprov.go.id

et al., S. (2025). Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Daya Terima, Tekstur, Daya Simpan, dan Jumlah Total Kapang pada Snack Bar Cadelo. Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 5(4), 520–529. https://e-jurnal.iphorr.com/index.php/qlt/article/view/1276

Flora, R., Nisya, K. Z., Yuliana, I., & Sugito, S. (2022). Nutrient and Hedonic Value in Cookies with Moringa Leaf Fortification (Moringa oleifera). Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 10(2), 71–78. https://doi.org/10.21927/ijnd.2022.10(2).71-78

Islandsun. (2022). Grafik Demografi Konsumen Makanan Ringan di Indonesia Tahun 2021.

Istianah, S. (2020). Buku Praktikum Statistical Program for Social Science. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf

Janssens, U. (2024). Functional Hemodynamic Monitoring. Medizinische Klinik - Intensivmedizin Und Notfallmedizin, 119(8), 614–623. https://doi.org/10.1007/s00063-024-01190-4

Kamaruddin, M., Supu, L., Sada, M., & Marsella, Y. (2022). Nilai Gizi dan Daya Terima Cookies dengan Penambahan Bayam Merah dan Hati Ayam sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. JGK: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 31–37. https://doi.org/10.36086/jgk.v2i1.1259

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018a). Pedoman Penatalaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah. https://promkes.kemkes.go.id/download/fpck/files51888Buku

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018b). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS).

Khoirunnisa, S. M. (2020). Perbandingan Kadar Zat Besi (Fe) pada Hati Ayam Broiler dan Hati Ayam Kampung yang Dijual di Pasar SMEP secara Spektrofotometri Serapan Atom.

Maulana, G. D. (2020). Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA ditinjau dari Self Regulated Learning.

Mawaddah, A. (2024). Analisis Karakteristik Organoleptik Churros Substitusi Tepung Daun Kelor dan Tepung Hati Ayam. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 4846–4854.

Misbah. (2025). Profil Warna dan Karakteristik Organoleptik Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Variabel Suhu dan Lama Pengeringan. Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT), 2(2), 3025–7344.

Nimbalkar Swapnil, B., Kalamnurikar Shalaka, S., Nagawade Omkar, S., Khose Suyog, B., & Mandage Mangesh, V. (2022). Evaluation of Various Properties of Cookies after Moringa Leaf Powder Addition. The Pharma Innovation Journal, 11(11S), 178–183. https://www.thepharmajournal.com/special-issue?year=2022&vol=11&issue=11S&ArticleId=16556

Nindya, M. (2024). Formulasi Brownies Tepung Hati Ayam dan Tepung Daun Kelor sebagai Camilan Sumber Zat Besi. Media Gizi Pangan, 31, 163–173.

Novitaroh, A., Sulistiani, R. P., Isworo, J. T., & Syadi, Y. K. (2022). Sifat Sensoris, Kadar Protein dan Zat Besi pada Cookies Daun Kelor. Jurnal Gizi, 11(1), 32–44. https://doi.org/10.26714/jg.11.1.2022.32-44

Nye, S. (2021). Teori & Konsep Pedagogik. https://doi.org/10.5040/9781501346286.0014

Puspikawati, S. I., Sebayang, S. K., Dewi, D. M. S. K., Fadzilah, R. I., Alfayad, A., Wrdoyo, D. A. H., Pertiwi, R., Adnin, A. B. A., Devi, S. I., Manggali, T. R., Septiani, M., & Yunita, D. (2021). Pendidikan Gizi tentang Anemia pada Remaja di Kecamatan Banyuwangi Jawa Timur. Media Gizi Kesmas, 10(2), 278–283.

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Rotua, M., Angelina, A., Telisa, I., & Sriwiyanti, S. (2024). Daya Terima Cookies Substitusi Hati Ayam Selai Nanas sebagai Alternatif Makanan Tambahan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan Dan Gizi), 3(3), 72–78. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.803

Sarwono, A. E., & Handayani, A. (2021). Metode Kuantitatif.

Sefaya, K., Nugraheni, S., & Pangestuti, D. (2017). Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan Gizi dan Tingkat Kecukupan Gizi Terkait Pencegahan Anemia Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(1), 272–282.

Sulaeman, P. A., & Septiyani, R. (2023). Pengembangan Produk Cookies dengan Penambahan Tepung Hati Ayam terhadap Nilai Gizi dan Mutu Sensoris Cookies. Journal of Food and Culinary, 6(2), 102–115. https://doi.org/10.12928/jfc.v6i2.9570

Tabel Komposisi Pangan Indonesia. (2020). Tabel Komposisi Pangan Indonesia.

Tati, Ningtias, D. A., Salma, F. S., Ulfuadah, R. A., Alhazazie, N., & Nurtiana, W. (2025). Dengan Substitusi Tepung Bayam (Amaranthus hybridus L.).

Thalia, R. R. L. A., & Rohmansyah, R. (2025). Perbandingan Daya Terima dan Karakteristik Cookies Tepung Hati Ayam Kampung dan Tepung Pisang Kepok. Jurnal Nutrisia, 27(1), 30–36. https://doi.org/10.29238/jnutri.v27i1.395

Tyas, D. W., Sari, D. K. P., & Nafies, D. A. A. (2025). Analisis Zat Besi (Fe) dan Organoleptik Cookies Substitusi Tepung Hati Ayam dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Media Gizi Ilmiah Indonesia, 2(1), 53–66.

Viani, T. O. (2023). Formulasi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Tepung Terigu terhadap Mutu Sensori, Fisik, dan Kimia Cupcake. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 2(1), 147–160.

Yulia, N. E., Susanti, L., Hidayat, L., & Anis, U. (2022). Cookies from Wheat Flour and Banana Flour with the Addition of Moringa Leaf Flour (Moringa oleifera). AGRITROPICA : Journal of Agricultural Sciences, 5(2). https://doi.org/10.31186/j.agritropica.5.2.83-91

Yunawati, I., Jufri, N., Salma, W. O., Wati, V., & Said, N. (2025). Pengecekan Tingkat Hemoglobin pada Mahasiswa Universitas Halu Oleo sebagai Upaya Identifikasi Risiko Anemia.

Zaki, I., & Sari, H. P. (2019). Edukasi Gizi Berbasis Media Sosial Meningkatkan Pengetahuan dan Asupan Energi-Protein Remaja Putri dengan Kurang Energi Kronik (KEK). Gizi Indonesia, 42(2), 111. https://doi.org/10.36457/gizindo.v42i2.469

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Islha Komariyah Maulidina, & Wildan Alfira Gusrianto. (2026). Daya Terima dan Kandungan Gizi Soft Cookies dengan Substitusi Tepung Hati Ayam dan Tepung Daun Kelor. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 5(3), 559–570. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i3.8216

Issue

Section

Articles