Gambaran Sanitasi Lingkungan dan Hygiene Perseorangan dengan Kejadian Penyakit Kulit di Lapas Anak Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i4.842Keywords:
Environmental Senitation, Personal Hygiene, Skin DiseasesAbstract
Skin disease is a disorder of the skin caused by fungi, germs, parasites, viruses, and infections that can attack everyone regardless of age. Skin diseases can attack the entire human body or certain parts of the body. Skin diseases can occur due to lack of personal hygiene such as using shared clothes, using toiletries such as soap and towels at the same time. The purpose of this study was to determine environmental sanitation and personal hygiene with the incidence of acute diseases at the Special Guidance Institute for Class 1 Children in Kupang City. This type of research is descriptive and conducted by means of a survey. This research was conducted in Kupang City with a sample of 30 prisoners. The data analysis used is univariate analysis which only looks at the description of the frequency distribution of each variable studied. Thus, it can be concluded that all the independent variables of this study consisted of: skin hygiene, hand and nail hygiene, bed and bed linen cleanliness, towels cleanliness and clothing cleanliness with the incidence of skin diseases in special child prisoners in Kupang City. Prisoners need to carry out clean and healthy living behavior (PHBS) well as things are known. The Kupang City Health Office is expected to increase health education efforts through various media, especially counseling/socialization about clean and healthy living behavior (PHBS).
Downloads
References
Afienna, Wayyu. 2018. Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Marifatul Ulum Bringin Kabupatean Ngawi. Skripsi. Peminatan Kesehatan Lingkungan Prodi Kesehatan Masyarakat Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun
Chandra, B. 2007. Pengantar Kesehatan lingkungan. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
Chandra & Permatasari, E. 2016. Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Kulit Pada Tuna Wisma Di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Perpustakaan DIjital Universitas Muhammaddiya Jember, no. personal hygiene: 1-9. http:// digilib.unmuhjember.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=umj-1x-tiasnoraca-3497.
Daulay, Fatma. 2019. Gambaran Sanitasi Lingkungan Dan Hygiene Perseorangan Dengan Keluhan Penyakit Kulit Di Rutan Cabang Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas. Skripsi. Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara.
Dinas kesehatan Kota kupang. 2019. Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2019. Dinas Kesehatan Kota Kupang
Dinas kesehatan Kota kupang. 2020. Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2020. Dinas Kesehatan Kota Kupang
Dinas kesehatan Kota kupang. 2021. Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2021. Dinas Kesehatan Kota Kupang
Djuanda, A. 2011. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi keempat. Cetakan kedua. Jakarta: EGC.
Handoko, P.R, Djuanda, A., Hamzah, M., & Aisyah, s. 2005. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi keempat. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Harapah. M. 2008. Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta: Gramedia.
Judha, Mohamad. 2013. Buku Pintar Perawatan Luka Bakar. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Kepmenkes RI. 1990. Peraturan Menteri Kesehatan No. 416 Tentang Syarat-Syarat Kualitas Air.. Depertemen kesehatan RI, Jakarta.
Mulia, R. 2005. Lingkungan dan Kesehatan masyarakat.
Mukono, 2006. Prinsip dasar kesehatan lingkungan. Airlangga University perss, Surabaya.
Nemberini, P.G. 2007. Air, Sanitasi Hygiene dan habitat di lingkungan Lapas Rutan. Perpustakaan AMPL, Jakarta.
Notoatmodjo, S. 2011. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.
Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sireger, R.S. 2005. Saripati Penyakit Kulit. Edisi kedua. Cetakan pertama. Jakarta: EGC.
Sucichas, Rany. 2017. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Dermatitis Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Di Rumah Tahanan Klas IIA Rantauprapat. Skripsi. Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara Medan.
Supit, C. and Mamoto, J. 2019. Analisis Kualitas dan Kuantitas penggunaan Air Bersih PT. Air Manado Kecamatan Wenang Tahun 2019, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal),vol.7 No 12
Profil Kesehatan Indonesia. 2019. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Ditjen P2P, Kemenkes RI 2019.
Purnama, Sang G. 2017. Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan. Bali: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Siswanto. 2013. Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Yogyakarta: Bursa Ilmu.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Walisongo, D A N Pesantren. 2020. Gambaran Personal Hygiene Dan Kejadian Penyakit Kulit Di Pesantren Mathla’ul Anwar Dan Pesantren Walisongo. Skripsi.
Arief, N. A., Kuntjoro, B. F. T., & Suroto, S. (2020). Gambaran Aktifitas Fisik Dan Perilaku Pasif Mahasiswa Pendidikan Olahraga Selama Pandemi Covid-19. Multilateral Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 19(2), 175. https://doi.org/10.20527/multilateral.v19i2.9564
Chen, P., Mao, L., Nassis, G. P., Harmer, P., Ainsworth, B. E., & Li, F. (2020). Coronavirus disease (COVID-19): The need to maintain regular physical activity while taking precautions. Journal of Sport and Health Science, 9(2), 103–104. https://doi.org/10.1016/j.jshs.2020.02.001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indri M. Riwu Djata, Agus Setyobudy, Indriati A. Tedju Hinga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























