Gambaran Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Senam Hipertensi pada Lansia Hipertensi di Desa Kaling Tasikmadu
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.990Keywords:
Hypertension, Elderly, Blood Pressure, Hypertension in the Ederly, Hypertension GymnasticsAbstract
Hypertension is blood pressure above the normal value, namely systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. Elderly people are easily at risk of developing hypertension. The prevalence of hypertension according to WHO in 2021 is 1.28 billion in the world, while according to the Ministry of Health in 2019, the highest hypertension disease is in the province of Kalimantan as much as 44.1%. In this study, to determine the description of blood pressure before and after hypertension exercise in the elderly with hypertension in the village of Kaling, Tasikmadu, Karanganyar. Descriptive research design using Simple Random Sampling method with inclusion and exclusion criteria, a total sample of 16 people, the measurement tool using a sphygmomanometer. Analysis of this data using the univariate method in the form of a descriptive percentage. Univariate test showed that the majority of hypertension are elderly and female. Before hypertension exercise, the majority of respondents experienced hypertension in the category of hypertension grade 1, after being given hypertension exercise, the majority of blood pressure became normal. There was a decrease in blood pressure in the elderly with hypertension in the village of Kaling Tasikmadu Karanganyar after hypertension exercise was carried out from hypertension grade 1 to the normal category.
Downloads
References
Arum, G. T. Y. 2019. Hipertensi Pada Penduduk Usia Produktif (15-64 tahun). Jurnal of Publicly Health Research and Development. Vol.3 (3): 345-356.
Azizah, R., Hartanti, R.D., 2016. Hubungan antara Tingkat Stress dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Pekalongan. 4th Univesity Res. Coloquium 2016.
Bistara, D.N., Yanis Kartika, 2018. Hubungan Kebiasaan Mengkonsumsi Kopi dengan Tekanan Darah pada Dewasa Muda. Jurnal Kesehatan. Vol 3.
Dewi, Sofia Rosmana. 2014. Buku Ajar Keperawatan Gerontik, Yogyakarta : Deepublish.
Dersiyani, R., Wahyudi, J. t., & Suratun. 2019. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Kualitas Tidur Pasien Dengan Hipertensi Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Indonesia Jurnal For Health Sciences. Vol. 3 (2): 88-95.
Elizabet B. Hurlock. 2018. Psikologi perkembangan, Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.
Fadella, C. K. 2019. Senam Hipertensi_Mahasiswa PKN-IPC Poltekkes Kemenkes Semarang. https://youtu.be/gA8238tCEAl.
Fauzi, 2014. Buku Pintar Deteksi Dini Gejala & Pengobatan Asam Urat , Diabetes, & Hipertensi. Araska, Yogyakarta.
Hallo Sehat .2021. “Fakta Tekanan Darah Yang Penting”, https://hellosehat.com/jantung/hipertensi/pengertian-tekanan-darah-adalah/. Diakses 20 Juli 2022 23.57.
Heafa, Z., Hamdana., & Amirullah. 2019. Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontonyeleng. Jurnal Kesehatan, 4(2), 57-68.
Honestdocs . 2020. “Perbedaan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik”, https://www.honestdocs.id/tekanan-darah-sistolik-dan-diastolik. Diakses 15 Juli 2022 23.57.
Lusiane. 2019. Determinan Hipertensi Pada Lanjut Usia. Jurnal Health and Sport Jurnal, 1(2), 82-89.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia . 2019. “Apa Komplikasi berbahaya dari Hipertensi ?”, http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/5/apa-komplikasi-berbahaya-dari-hipertensi. Diakses 15 mei 2022 23.45.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia . 2018.“Mengukur Tekanan Darah Yang Baik Dan Benar -60 Detik”, http://p2ptm.kemkes.go.id/vidio-p2ptm/mengukur-tekanan-darah-yang-baik-dan-benar-60-detik. Diakses 20 Juli 2022 00.44.
Mariatul, U., Handono. F. R., Ahmad K. H., 2022. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah, Frekuensi Nadi Dan Kolesterol Pada Klien Hipertensi Di Puskesmas Jabung Sisir Purbolinggo. Jurnal Keperawatan, 10(1), 1-13.
Miftahul. 2019. Hubungan Jenis Kelamin Dengan Angka Kejadan Hipertensi Pada Masyarakat Di Kelurahan Taman Sari Kota Tasikmalaya. Jurnlan Keperawatan & Kebidanan .3(21), 85-94.
Muhadi. 2016. JNC 8 : Evidence-based Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. CDK, 1 43.
Noorhidayah, S. A. 2016. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Desa Salamrejo.
Nuraini, B. 2015 Risk Factors of Hypertension. J Major. 4
Nur, A & Hafizzh. 2021. Edukasi Pencegahan Dan Penanganan Hipertensi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pada Lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 35-38.
Nursalam. 2016. Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Profil Kesehatan Indonesia. 2019. Profil Kesehatan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 2020. Profil Kesehatan.
Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar Tahun. 2021. Profil Kesehatan.
Purwono, J, Rita S, & Apri B. 2020. Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan 5(1),531-542.
Ratnawati. 2017. Asuhan Keperawatan Gerontik. Jakarta : Pustaka Baru.
Renta. Deskripsi Karakteristik Klien Hipertensi. Jurnal Mitra Kesehatan, 2(2), 1-6.
Riskerdas .2019. Hari Hipertensi Dunia 2019 : “Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK”, http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-hipertensi-dunia-2019-know-your-number-kendalikan-tekanan-darahmu-dengan-cerdik. Diakses pada 21 Mei 2022 pukul 22.34.
Sagita N., R. 2020. Upaya Mengontrol Tekanan Darah Pada Penderita HipertensiDengan Hipertensi. Tugas Akhir. Falkutas Ilmu Kesehatan Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah : Surakarta.
Screening Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Puskesmas Banyu. Journal For Healtth Sciences. 2(2), 85-93.
Senam Anti Hipertensi Puskesmas Ngemplak Simongan. 2020. https://youtube.com/watch?v=ZBKK1zi9kLs&feature=share. Diakses pada 21 Agustus 2022 pukul 22.29.
Senja, Amalia & Tulus Prasetyo. 2019. Perawatan Lansia Oleh Keluarga Dan Care Giver. Jakarta : Bumi Medika.
Setiati, Sudoyo, Setiyohadi, Simadibrata, 2014. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II., VI Ed. Internal Publishing, Jakarta.
Setiyawan. 2013. Batasan Lansia. WHO, 53(9), 1689-1699.
Sianipar, S., & Putri, D. 2018. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kayon Kota Palangkaraya. Dinamika Kesehatan, 9(1), 558-566.
Sulistianto, E., Ikit. N. W., & Amin S. 2021. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah di Desa Penerusan Kulon Wilayah Kerja Puskesmas Susukan 2 Kabupaten Banjarnegara. Seminar Nasional Penelitian, 637-647.
Totok, H, & Rosyid, T 2017. Pengaruh Senam Hipertensi Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Wreda Darma Bhakti Kelurahan Pajang Surakarta. Jurnal Kesehatan, 10(1), 26-31.
Triyanto, E. 2014. Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi secara Terpadu. Yogyakarta : Graha Ilmu.
WHO. 2015. Prevalensi Lansia Dunia.
WHO. 2016. Klasifikasi Lansia
Winda Astuti Hulu. (2018). Hubungan Senam Dengan Kualitas Hidup Lansia Awal Di Puskesmas Medan Tuntungan. http://repo.poltekkes-medan.ac.id/xmlui/handle/123456789/612
World Health Organization.2021.“Hypertension”, https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension diakses pada 22 mei 2022 pukul 23.15.
Dyson L, Mccormick F, Renfrew M. Interventions for promoting the initiation of breastfeeding ( review ). Cochrane Database Syst Rev. 2008;(2).
.Kosim MS, Yunanto A, Dewi R, Sarosa GI, Usman A. Buku Ajar Neonatologi. Jakarta: Badan Penerbitan IDAI; 2014
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Siti Sundari, Sri Hartutik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























