Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita (Bawah Lima Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Naioni Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i4.2322Keywords:
Factors, Nutritional Status, ToddlersAbstract
Inadequate Nutritional status of Children under five is still a public health issue in Kupang City. The purpose of this study was to analyze factors related to the nutritional status of toddlers (under five years) in the working area of the Naioni Health Center, Kupang City. This study used an analytic observational method with a cross sectional study approach. The total sample of 93 people was selected using the cluster random sampling technique. The results of bivariate analysis using the chi-square test showed that there was a significant relationship between mother's knowledge and toddler nutritional status (p-value=0.024), mother's education (p-value=0.003), family income (p-value=0.005), exclusive breastfeeding (p-value=0.010), and a history of infectious diseases (p-value=0.019). Mother's knowledge is the most related factor to the nutritional status of toddlers. The variable that has no significant relationship is the mother's occupation (p-value = 0.138). Therefore the conclusion of this research is mother’s knowledge, mother’ level of health education, family income, and exclusive breast feeding are variables which have significant relationship with toddles nutritional status while mother’s occupation is a variable which has no relationship with toddler nutritional status in Naioni Health Centre. It is suggested to the health officer to increase health promotion about nutritional status to the community.
Downloads
References
Atikah Rahayu, S.KM., M. P., Fahrini Yulidasari, S.KM., M. P., Andini Octaviana Putri, S.KM., M. K., & Lia Anggraini, S. K. (2018). Study Guide - Stunting Dan Upaya Pencegahannya Study Guide - Stunting Dan Upaya (S. K. Hadianor (ed.)). Penerbit CV Mine. http://kesmas.ulm.ac.id/id/wp-content/uploads/2019/02/BUKU-REFERENSI-STUDY-GUIDE-STUNTING_2018.pdf
Cia, F., Frisilia, Melisa, & Indriani, I. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Status Gizi pada Balita. Jurnal Surya Medika, 7(2), 82–85. https://doi.org/10.33084/jsm.v7i2.3209
Fauzia, N. R., Sukmandari, N. M., & Triana, K. Y. (2019). Hubungan Status Pekerjaan Ibu Dengan Status Gizi Balita the Correlation Between Occupational Status of Mother and Nutritional Status of Toddler. Journal Center of Research Publication inMidwiferyandNursing,3,28–32. https://www.ejournal.binausadabali.ac.id/index.php/caring/article/view/101
Fentia, L. I. A., Zalni, R. I., & Utami, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita. Ensiklopedia of Journal, 5(2), 62–68. https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/1406
Jum, J., Fauziah, H., & Arlina Wiyata Gama. (2022). Hubungan Pemberian Asi Ekslusif Terhadap Status Gizi Bayi 6- 12 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Paccerakkang. Alaudidn Islamic Medical Journal, 6(1). https://doi.org/10.24252/alami.v6i1.27053
Kasumayanti, E., & Zurrahmi, Z. R. (2020). Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Di Desa Tambang Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Tahun 2019. 4(23), 7–13.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Buku saku pemantauan status gizi. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017, 7–11.
Marmi. (2018). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi Cetakan II. Yogyakarta.Pustaka Pelajar.
Nahak, Elisabeth Gladiana Cono, M. P. M., & Gatum, A. M. (2021). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Ststus Gizi Pada Balita Usia 12- 59 Bulan Di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. CHMK HEALTH JOURNAL, 5(2). http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/bidan/article/view/966
Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian kesehatan.Jakarta :Rineka Cipta, 2010.
Nur Annisa Hamid, Veni Hadju, Djunaidi MDachlan , Nurhaedar Jafar, S. M. B. (2020). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Status Gizibadutausia 6-24 Bulan Di Desa Timbuseng Kabupaten (Gowathe Correlations Exclusive Breastfeeding with Nutritional Status of Children Ages 6-24 Months In Timbuseng Village District Gowa). 9(1), 51–62. https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/10158/5270
Pehe, Y. T., Muskananfola, I. L., & Goa, M. Y. (2022). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Status Gizi Dengan Perawatan Balita Kurus (Wasting) Di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Chmk Nursing Scientific Journal, 6(1). http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/ners/article/view/1125/405
Proverawati, Atikah, dan E. K. W. (2017). Ilmu Gizi Untuk Keperawatan dan Gizi Kesehatan.Yogyakarta.Nuha Medika.
Pusparina, I., & Suciati, S. (2022). Hubungan Pendidikan Ibu Dan Pola Asuh Pemberian Makan Dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 10(2). https://doi.org/10.54004/jikis.v10i2.87
Ramadhani Syafitri Nasution, H. P. H. (2021). Faktor yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Jurnal Bidan Komunitas, 5(2), 78–83. http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jbk
Sari, P. M. (2023). Hubungan Antara Asupan Pangan Dan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Correlation Between Food Intake and History Of Infectious Disease with Nutritional Status of Toddlers. JURNAL PIKes Penelitian Ilmu Kesehatan, 4(1), 47–54. https://www.ojs.pikes.iik.ac.id/index.php/jpikes/article/view/27/18
Savita, R., & Amelia, F. (2020). Hubungan Pekerjaan Ibu, Jenis Kelamin, dan Pemberian ASI Eklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 6-59 Bulan di Bangka Selatan The Relationship of Maternal Employment , Gender , and ASI Eklusif with Incident of Stunting inToddler Aged 6-59 Months. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang, 8(1), 6–13. https://jurnal.poltekkespangkalpinang.ac.id/index.php/jkp/article/view/92/pdf_1
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D.Bandung. ALFABETA.
Winarsih. (2018). Pengantar Ilmu Gizi dalam Kebidanan.Yogyakarta.Pustaka Baru Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Gracia Ch. G Far Far, Marselinus Laga Nur, Afrona E.L Takaeb

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























