Hubungan Pengetahuan Tentang Diabetes Dengan Perilaku Pemeriksaan Kadar Gula Darah Masyarakat Desa X, Kabupaten Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i1.6714Keywords:
Knowledge, Diabetes, Examination, Behavior, Community, RuralAbstract
Diabetes is one of the most prevalent non-communicable diseases worldwide and a major public health concern, including in Indonesia. Limited public knowledge about diabetes can reduce awareness of the importance of regular blood glucose monitoring as an early detection and complication prevention effort. This study aimed to determine the relationship between knowledge level about diabetes and blood glucose monitoring behavior among residents of X Village, Ponorogo Regency. Using a quantitative approach with a descriptive analytic design and cross-sectional method, 100 respondents were selected through proportional random sampling. Data were collected using a structured questionnaire assessing diabetes knowledge and blood glucose monitoring frequency. Bivariate analysis with the Chi-Square test, followed by Monte Carlo and Fisher’s Exact Test, was conducted due to cells with expected counts below five. The results showed a significant relationship between knowledge level and blood glucose monitoring behavior (p = 0.019; Fisher’s Exact Test). Respondents with higher knowledge were more likely to perform regular monitoring than those with poor or incorrect understanding. These findings highlight that knowledge plays a crucial role in shaping preventive health behaviors by enhancing risk awareness, motivation, and self-efficacy. Continuous health education is essential to strengthen early diabetes detection behaviors in rural communities.
Downloads
References
Amallia, A., Kusumawati, A., & Prabamurti, P. N. (2021). Perilaku masyarakat dalam pencegahan tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Manyaran Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(5), 317–326. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.5.317-326
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Azra, M. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan diet terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe II rawat jalan di Rumah Sakit Mitra Siaga Kabupaten Tegal [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. Fakultas Farmasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) Ponorogo. (2023). Statistik kesehatan Kabupaten Ponorogo 2023. BPS Kabupaten Ponorogo.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Medical-surgical nursing: Clinical management for positive outcomes (8th ed.). Elsevier.
Dini, M., & Janu, J. (2025). Literature review: Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan kepatuhan mengonsumsi obat pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(2), 220–232. https://doi.org/10.59841/jumkes.v3i2.2577
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2020). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Febrianti, N., & Rosita. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan self-management pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6), 2883–2891. https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.7736
Fitriyanti, R. (2023). Hubungan pengetahuan dan perilaku hidup sehat dengan kejadian diabetes melitus di Desa Bontonompo II Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18(3), 44–52.
Ghozali, W., & Putra, M. M. (2024). Self-care behavior in diabetes mellitus patients: Cross sectional study. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(1), 113–140.
International Diabetes Federation (IDF). (2023). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). International Diabetes Federation.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Mahmud, A., Suryani, T., & Pramono, D. (2024). Prediksi peningkatan prevalensi diabetes melitus di Indonesia tahun 2045. Jurnal Kesehatan Nasional, 8(1), 25–34.
Mugi, W., Anhari, A., Besral, B., Mardiati, N., Atik, N., Sudarto, R., Ekowati, R., Masdalina, & Dian, K. (2024). Projection of diabetes morbidity and mortality till 2045 in Indonesia based on risk factors and NCD prevention and control programs. Scientific Reports, 14(1). https://doi.org/10.1038/s41598-024-54563-2
Novita, T. R., & Efrarianti, Y. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan diabetes mellitus pada pralansia (45–59 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Rantau Keloyang. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 2615–109.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Nursalam. (2019). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pedoman skripsi, tesis, dan instrumen penelitian keperawatan. Salemba Medika.
Padmi, A., Rahayu, R., & Setiawan, D. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pemeriksaan gula darah pada pasien diabetes melitus. Jurnal Keperawatan BSI, 10(2), 99–108.
Putri, R. D., Rahmawati, S., & Wulandari, E. (2023). Pengaruh pembelajaran sosial terhadap perilaku pemeriksaan kesehatan masyarakat di Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Bhakti Setya Medika, 9(2), 88–97.
Rahmawati, Y., & Diyah, C. A. (2021). Faktor yang memengaruhi kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Ramadhina, A., Sulistyaningsih, D. R., & Wahyuningsih, I. S. (2022). Kepatuhan diet diabetes melitus (DM) dengan kadar glukosa darah pada pasien DM di RS Islam Sultan Agung Semarang. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 58(1), 77–84.
Schmitt, A., Gahr, A., Hermanns, N., Kulzer, B., Huber, J., & Haak, T. (2013). The Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24): Psychometric properties and clinical utility. Diabetes Research and Clinical Practice, 99(1), 92–98. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2012.10.012
Trisnadewi, N. W., Adiputra, I. M. S., & Mitayanti, N. K. (2018). Gambaran pengetahuan pasien diabetes mellitus (DM) dan keluarga tentang manajemen DM tipe 2. Bali Medika Jurnal, 5(2), 101–110. https://doi.org/10.36376/bmj.v5i2.33
World Health Organization (WHO). (2021). Guidelines on self-monitoring of blood glucose in diabetes management. https://www.who.int/health-topics/diabetes
World Health Organization (WHO). (2022). Global report on diabetes: Addressing the burden of noncommunicable diseases. https://www.who.int/publications/globalreport-diabetes
World Health Organization (WHO). (2023). Diabetes fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 An Nisa Aulia Kamila, Endang Dwi Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























