Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hiperten
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i4.984Kata Kunci:
Warm Water Foot Soak, Hypertension, ElderlyAbstrak
Age is one of the factors that trigger hypertension that cannot be controlled, this causes more than 60% of the elderly to experience hypertension. One treatment that can be done to control blood pressure is to soak the feet in warm water. This study aims to determine the effect of soaking feet in warm air on blood pressure in the elderly with hypertension. Using quantitative research methods, the method used was pre-experimental with one group pre-test-post-test design, the research sample used purposive sampling with 20 elderly people, the research instrument used an observation sheet and a sphygmomanometer. The results of the univariate analysis of systolic blood pressure before the intervention were 159 mmHg and diastolic was 90 mmHg, the average systolic blood pressure after the intervention was 139 mmHg and diastolic 80 mmHg. The results of the Wilcoxon test bivariate analysis showed that systolic blood pressure p = 0.000 <0.05 and diastolic blood pressure p = 0.000 <0.05. The conclusion from the results obtained is that there is an effect of warm air foot soak on blood pressure in hypertensive elderly in Sambilenguk Hamlet.
Unduhan
Referensi
Andriati, R., & Putri, A. S. (2018). Perbandingan Antara Rendam Kaki Air Hangat Dan Masase Kaki Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Suradita Kabupaten Tangerang. 2(1), 11–19.
Aspiani, R. Y. (2015). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskular Aplikasi NIC dan NOC (W. Praptiani (ed.)). EGC.
Chaidir, R., Putri, A., & Yantri, K. (2022). Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Pada Pada Penderita Hipertensi. IX(1).
Dewi, S. U., & Rahmawati, P. A. (2019). Penerapan Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dalam Menurunkan Tekanan Darah. 3(2), 74–80.
Harnani, Y., & Axmalia, A. (2017). Terapi Rendam Kaki menggunakan Air Hangat Efektif Menurunkan Tekanan Darah Pada Lanjut Usia. Jurnal Kesehatan Komunitas, 3(5), 129–132.
Hasnawati. (2021). Hipertensi (S. Nahidloh (ed.)). Penerbit KBM Indonesia.
Malibel, Y. A. A., Herwanti, E., & Djogo, H. M. . (2020). Pengaruh Pemberian Hidroterapai (Rendam Kaki Air Hangat) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. CHMK Health Journal, 4(Januari), 0–7.
Massa, K., & Manafe, L. A. (2021). Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Of Public Health, 2(September), 46–52.
Nazaruddin, Yati, M., Pratiwi, D. S., Keperawatan, P., Kesehatan, I.-I., Mandala Waluya, U., & Waluya, U. M. (2021). Pengaruh Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendari, 16, 2302–2531.
Nurpratiiwi, & Novari, E. (2021). Pengaruh Rendam kaki Dengan Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Pada penderita Hipertensi Di Wilayah SP 4 Setuntung Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau. 2(2), 36–40.
Triningtyas, D. A., & Muhayati, S. (2018). Mengenal Lebih Dekat Tentang Lanjut Usia (E. Riyanto (ed.). CV.AE Media Grafika.
Oktavianti, D. S., & Insani, P. D. (2022). Penurunan Tekanan Darah Dengan Penerapan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Pada Hipertensi. Madago Nursing Journal, 3(1), 15–21.
Gustiani, Y. (2016). Gambaran Fungsi Afektif Keluarga Pendahuluan Metode. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(2), 85–91.
Handayani, S., Cahyo, K., Bagian, R. I., Kesehatan, P., Perilaku, I., & Kesehatan, F. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Pencegahan Keputihan Pada Siswi SMK Negeri 11. 5, 629–636. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Ayu Okta Viana, Irma Mustika Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























