Perbandingan Filtrasi Cepat dan Lambat pada Kadar Besi dan pH Air Sumur
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v5i5.9254Keywords:
Rapid Filtration, Slow Filtration, Iron, pH, Drilled Well WaterAbstract
Drilled well water is still widely used by the community as a source of clean water however, its quality often does not meet health standards, particularly in terms of iron (Fe) levels and pH values. High Fe levels can cause discoloration, metallic odor, and stains on household equipment. In addition, excessively acidic pH can reduce water quality and increase the risk of pipe corrosion. This study aimed to determine the comparison of the effectiveness of rapid filtration and slow filtration in reducing iron (Fe) levels and stabilizing pH in drilled well water. This study used a quantitative experimental method with purposive sampling technique. Fe levels were measured using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), while pH was measured using a pH meter. The results showed that the initial Fe level was 0.2625 mg/L with a pH value of 3.8. After rapid filtration, Fe levels decreased to 0.0085 mg/L and pH increased to 6.55. In slow filtration, Fe levels decreased to 0.0274 mg/L with a pH value of 6.8. Rapid filtration was more effective in reducing Fe levels in a shorter time, while slow filtration was more stable in improving the pH of drilled well water.
Downloads
References
Adeko, R. (2024). Optimalisasi tray aerator dan filtrasi pasir lambat (SPL) untuk menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur gali. Media Kesehatan, 17(2), 70–76.
Ananda, L. A., Setiawan, A. A., & Atina. (2023). Penurunan kadar besi (Fe) pada air sumur dengan menggunakan metode induksi elektromagnetik (studi kasus Talang Jambe). Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER), 4(2), 21–24. https://doi.org/10.31851/jupiter.v4i2.9253
Ananda Pratiwi Sinurat, M., Dara Dinanti, B., & Rizki Purnaini. (2024). Kombinasi aerasi-filtrasi dalam pengolahan air sumur gali menjadi air bersih. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(2).
Arrizal, S., Handa, M., Dwi, A. A., & Andayani, Y. (2021). Analisis kadar logam besi (Fe) pada air sumur bor di Kecamatan Praya Tengah menggunakan spektrofotometri serapan atom. Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 2(2). https://e-journal.sttl-mataram.ac.id
Banjarina, F. A., Badaruddin, B., & Kadir, S. (2021). Analisis infiltrasi berbagai unit lahan yang berbeda pada Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka. Jurnal Rimba Lestari, 1(1), 47–58. https://doi.org/10.29303/rimbalestari.v1i1.388
Dipa, H., Fauzi, M., & Handayani, Y. L. (2021). Analisis tingkat laju infiltrasi pada daerah aliran sungai (DAS) Sail. Jurnal Teknik, 15.
Harun, M. H. C., Ahmad, M. I., Jusoh, A., Ali, A., & Hamzah, S. (2022). Rapid-slow sand filtration for groundwater treatment: Effect of filtration velocity and initial head loss. International Journal of Integrated Engineering, 14(1), 276–286. https://doi.org/10.30880/ijie.2022.14.01.026
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air untuk keperluan higiene sanitasi, kolam renang, solus per aqua, dan pemandian umum.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang peraturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang kesehatan lingkungan.
Lestari, I. L., Singkam, A. R., Agustin, F., Miftahussalimah, P. L., Maharani, A. Y., & Lingga, R. (2021). Perbandingan kualitas air sumur galian dan bor berdasarkan parameter kimia dan parameter fisika. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 4(2), 155–165.
Moh. Andri, Budiman, & Taib, F. (2023). The effectiveness of slow sand filtration on reduction of iron (Fe) and calcium (CaCO₃) levels in water. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 5(3), 210–215. https://doi.org/10.56338/ijhess.v5i3.3788
Nita, I., Ayuningtyas, P., Prijono, S., & Putra, A. N. (2024). Analisis kapasitas infiltrasi lahan pertanian di Sub DAS Kalisari, Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 117–123.
Nurhajawarsi, N., & Haryanti, T. (2023). Analisis kualitas air sumur sekitar Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Sebatik, 27(1), 43–51. https://doi.org/10.46984/sebatik.v27i1.2258
Pane, H. F. (2019). Analisa kadar besi (Fe) pada air sumur gali di daerah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik, 4(1), 20–24.
Rahman Singkam, A., Putri, Y. A., Sabrina, K. T., Hidayat Al-Badar, A., Anugrah, T., Antina, F., & Puspita Sari, J. (2024). Kualitas fisika-kimia air sumur galian di pesisir Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 5(1), 91–96. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v5i1.298
Riyanto, E., Taufik, M., & Saputri, M. (2021). Analisis penurunan kadar besi (Fe) dalam air sumur gali dengan metode variasi waktu aerasi filtrasi menggunakan aerator gelembung dan variasi saringan pasir lambat. Jurnal Surya Beton, 5(1). http://jurnal.umpwr.ac.id/index.php/suryabeton
Rosidah, C., Pramitasari, N., Kartini, A. M., Kumala Sari, T., & Har Aselna, I. (2025). Pengaruh waktu aerasi dan sedimentasi terhadap penurunan kadar besi (Fe) pada air sumur. Jernih, 3(1).
Sappewali, C. M. M. R. A. S. A. (2024). Pengaruh variasi ketebalan media filtrasi terhadap penurunan kadar besi (Fe) air sumur gali. Ilmu Alam dan Lingkungan, 15(2), 33–42.
Sappewali, S., Syarifuddin, P. A., Muhtar, M., Nurjannah, N., Faniarti, F., & Aminah, S. (2024). Penurunan kadar besi dengan metode filtrasi pada air sumur gali. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 24(2), 329–339. https://doi.org/10.35965/eco.v24i2.4435
Sari, M. W. H. S., & M. S. I. (2024). Penentuan kadar besi, mangan dan pH pada air sumur gali di Desa Teupin Bayu, Aceh Utara. Ilmu MIPA, 8(1), 20–25.
Sunarsih, E., Anggraini, A., Sanusi, A. A., Rosyada, A., Nurhaliza, A. W., Anggraini, J., & Putri, R. E. (2023). Analisis menurunnya kualitas air sumur akibat pembuangan limbah rumah tangga yang tidak tepat. Environmental Science, 1(2), 68–76. http://journal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/esjo
Syukria Putra, M., et al. (2024). Perbandingan kualitas air sumur dangkal dan sumur dalam di lingkungan permukiman. Sanitasi dan Lingkungan, 20(1), 33–41.
Trianah, Y., & Sani, S. (2023). Keefektifan metode filtrasi sederhana dalam menurunkan kadar Mn (mangan) dan Fe (besi) air sumur di Kelurahan Talang Ubi Kabupaten Musi Rawas. Deformasi, 8(1), 90–99.
Yasin, A. F., Rahmatullah, A., & Suma, A. (2024). Pengujian kualitas air sumur Km. 10 Kota Sorong berdasarkan parameter fisika dan kimia. Jurnal Zona, 8(1), 53–56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatimatul Mubarokah, Ganea Qorry Aina, Nursalinda Kusumawati, Agus Evendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).









