Upaya Pengendalian Pendirian dan Fungsi Bangunan di Koridor Jalan Poros Enrekang-Toraja
DOI:
https://doi.org/10.55123/insologi.v5i5.9503Keywords:
Building Control, Spatial Planning, Enrekang TorajaAbstract
The development along the Enrekang–Toraja corridor has significantly increased spatial utilization, contributing to economic growth while simultaneously creating spatial planning challenges. This study reveals that out of 3,571 buildings, 44.1% are not aligned with the Enrekang Regency Spatial Plan (RTRW), particularly in agricultural, protected forest, and production forest areas. Violations of building setback lines are also prevalent, with 58.6% of buildings located too close to the road, disrupting safety and road functions. Furthermore, several buildings are situated on steep slopes and landslide-prone areas, raising environmental and safety risks. The research employed qualitative and quantitative approaches through field observations, interviews, documentation, and spatial analysis using GIS and overlay techniques. Findings indicate weak licensing, monitoring, and law enforcement in building control. Therefore, this study proposes an integrated strategy consisting of strengthening licensing, enhancing monitoring and supervision, enforcing regulations, and applying incentives and disincentives. These measures are expected to create a more orderly, safe, and sustainable corridor, while reducing disaster risks in hilly areas.
Downloads
References
Abdullah, R. D., Taroreh, R. D. C. H., & Karongkong, H. H. (2023). Kesesuaian Pemanfaatan Lahan Eksisting Dengan Rencana Detail Tata Ruang ( Rdtr ) Pulau Ternate. 11, 99–110.
Army, R., Wulandari, A., & Charmyllia. (2024). Analisis Kesesuaian Lahan Baku Sawah Terhadap.
Catria, D., Noer, M., & Yossyafra. (2024). Evaluasi Implementasi Kebijakan Tata Ruang Kawasan Perumahan Dan. 17(1), 30–41.
Firdaus, M. I., & Yuliani, E. (2021). Kesesuaian Lahan Permukiman Terhadap Kawasan Rawan Bencana Longsor. 1(2), 216–237.
Hadi, A. H., Westi Utami, & Dewi, A. R. (2022). Analisis Spasial Perubahan Penggunaan Lahan Akibat Pembangunan Jalan Lingkar Kudus Di Desa Jati Wetan. 10(2), 211–226.
Hikmah, H. D., Mansyur, U., & Syahbandar, M. Y. (2025). Arahan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Sekitar Jalan Lingkar Dramaga Kabupaten Bogor. 17–32.
Himawan, M. T., & Akmal, M. F. (2022). Identifikasi Penerapan Peraturan Garis Sempadan Bangunan ( Gsb ) Pada Ruas Jalan Kelapa Gading Di Jakarta Utara. 17. Https://Doi.Org/10.20961/Region.V17i2.47862
Javanda, F., Markasabana, P., Ningrum, E., & Himayah, S. (2025). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Permukiman Di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Menggunakan Sistem Informasi Geografis. 3(1). Https://Doi.Org/10.21009/Jsg.V3.I1.07
Kurniawati, N., & Umar, I. (2025). Studi Kesesuaian Lahan Dan Pola Ruang Untuk Pengendalian Bencana Longsor Di Kabupaten Pohuwato. 8(November), 70–78.
Lubis, A. D., Arismawati, N., & Hidayat, W. (2021). Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pringsewu ( Studi Kasus : Ambarawa , Dan Kecamatan Pagelaran ) Suitability Of Land Use To The Spatial Plan Of Pringsewu Regency ( Case Studi : Pringsewu District , Ambarawa District , And Pagelaran District ). 165–173.
Muh, L., Mujahid, A., Akil, A., Ali, M., Ekawati, S. A., Mirza, M. R., Perencanaan, D., Teknik, F., & Hasanuddin, U. (2024). Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Bantaran Sungai Kota Makassar. 7(26), 398–407.
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Enrekang Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Enrekang Tahun 2011 - 2031, 1 (2011).
Perauran Pemerintah Ri. (2006). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Tentang Jalan (Nomor 34 Tahun 2006).
Perkasa, D., Istiqomah, D. A., & Aisiyah, N. (2022). Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Di Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara. 152–165.
Permen Pupr No. 20/Prt/M/2011 Tentang Pedoman Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kabupaten/Kota, 1 (2011). Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Details/144828/Permen-Pupr-No-20prtm2011-Tahun-2011
Rakonda, V., Pratiwi, N. N., & Wulandari, A. (2024). Analisis Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rtrw Kabupaten Melawi Tahun 2016-2036 ( Studi Kasus : Kecamatan Tanah Pinoh ). 2036(1).
Ramadhani, A., Wiranegara, H. W., & Seanders, O. (2024). Penyuluhan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengawasan Penataan Ruang Di Kelurahan Tomang. 2(1), 109–118.
Rochman, D. A., & Muryamto, R. (2023). Evaluasi Perubahan Dan Kesesuaian Penggunaan Lahan Tahun 2019 Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (Rtrw) Di Kabupaten Bekasi Menggunakan Metode Matriks Konfusi. 01(01), 32–43. Https://Doi.Org/10.22146/Jgst.V1i1.5901
Suraswati, D., Haskar, E., & Farda, N. F. (2023). Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Oleh Pemerintah Kota Payakumbuh. 17(2).
Sutaryono, S., Nurrokhman, A., & Dian, N. (2021). Pemanfaatan Ruang Pasca Terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja. C. Https://Doi.Org/10.14710/Jpk.9.2.154-165
Tranggono, M. (2021). Pengendalian Ruang Pada Kawasan Situ Cipondoh Di Kota Tangerang, Provinsi Banten: Kajian Kebijakan. 14(2), 41–46.
Wijaya, J., & Tjahjono, H. (2024). Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Di Kabupaten Kendal Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah ( Rtrw ) Kabupaten Kendal Analysis Of Land Use Suitability In Kendal Regency Against The Kendal Regency Spatial Planning Plan ( Rtrw ).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfatimah Nurfatimah, Abdurrahman Muhti, Jamaluddin Jahid Hennang, Titi Midawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada INSOLOGI (Jurnal Sains dan Teknologi).









