Nilai Sosial dan Budaya Tradisi Menyilaq Masyarakat Suku Sasak di Desa Jerowaru
DOI:
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i2.8089Keywords:
Menyilaq, Social Values, Cultural Values, Jerowaru VillageAbstract
This study aims to analyze the social and cultural values embedded in the menyilaq tradition in Jerowaru Village, East Lombok Regency. The menyilaq tradition is a practice of direct invitation that is still preserved as part of local wisdom and serves as a social system that strengthens community bonds. This study employs a qualitative approach using ethnographic methods. Data collection was conducted through non-participant observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation, involving subjects from the ranks of pemesilaq, epen gawe, and the community being invited, as well as informants comprising traditional leaders and Sasak cultural figures. The research findings indicate that the menyilaq tradition embodies social and cultural values such as responsibility, sukerede, sangkep, tate krame, serembat angen, besiru, and beriuk. This tradition also serves as an effective medium for interaction and socialization in maintaining community harmony and solidarity. Amidst the tide of modernization, the community of Jerowaru Village continues to uphold the tradition of menyilaq as a form of cultural resistance and an effort to preserve noble values. Thus, the tradition of menyilaq not only serves as a social ritual but also as a foundation for building a harmonious and sustainable social structure amidst the disruption of values caused by modernity.
Kata Kunci: Menyilaq, Nilai Sosial, Nilai Budaya, Desa Jerowaru.
Downloads
References
Ahmad, N. H., Rofiah, N., & Tamam, B. (2024). Nilai-Nilai Keikhlasan dalam Al-Qur’an untuk Pengembangan Etos Kerja: Perbandingan dengan Teori Self-Determination. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 7(2), 300–316. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v7i2.2865
Aini, N., Haslan, M. M., & Alqadri, B. (2023). Nilai-Nilai Karakter pada Tradisi Mesilaq di Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08(02), 2617–2630.
Chintya, B., & Panuju, R. (2021). Tradisi Tonjokan Pada Upacara Pernikahan Di Desa Ajung Wetan Kabupaten Jember Jawa Timur Dalam Perspektif Komunikasi. Commed: Jurnal Komunikasi dan Media, 5(2), 203–212. https://doi.org/10.33884/commed.v5i2.3790
Digdoyo, E. (2018). Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, dan Tanggung Jawab Sosial Media. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 42–59. https://doi.org/10.24269/jpk.v3.n1.2018.pp42-59
Febrianty, Y., Pitoyo, D., Masri, F. A., Anggreni, M. A., & Abidin, Z. (2023). Peran Kearifan Lokal Dalam Membangun Identitas Budaya Dan Kebangsaan. El-Hekam: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), 168–181.
Hadi, A. (2021). Penelitian kualitatif studi fenomenologi, case study, grounded theory, etnografi, biografi. CV. Pena Persada.
Harianja, D., Rusmanto, J., & Santoe. (2025). Marga Sebagai Simbol Identitas: Studi Kasus Pada Masyarakat Batak Di Kota Palangka Raya. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 135–144.
Islam, S. N. C., Alhaqqa, J. Y., & Supriyono, S. (2021). Pandangan Pemuda terhadap Pentingnya Tata Krama dan Budaya Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(2), 292–299. https://doi.org/10.26623/jdsb.v23i2.3411
Kadri, K. (2018). Komunikasi Sosial Komunitas Adat Bayan Lombok Utara: Studi Etnografi Model Komunikasi Tradisi Menyilaq. Jurnal Komunikasi Islam, 8(2), 275–294. https://doi.org/10.15642/jki.2018.8.2.275-294
Lestari, O. D., & Esy, E. P. (2021). Nilai Kebersamaan pada Tradisi Saparan Bekakak di Desa Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta. Jurnal Sosialita, 16(2).
Maharani, A., & Illiyyun, N. N. (2025). The Sedekah Bumi and Tasyakuran Traditions at Petilasan Genuk Kemiri, Central Java: Strengthening Social Solidarity and Cultural Identity Amid Modernization. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 8(2), 162–174. https://doi.org/10.15575/jt.v8i2.44564
Manshur, A., & Munawaroh, U. N. (2023). Analisis Hermeneutika Nilai Kekeluargaan dan Pendidikan dalam Novel Rasa Karya Tere Liye. Jurnal PENEROKA, 3(2), 267–278. https://doi.org/10.30739/peneroka.v3i2.2447
Marwah, Khotimah, A. N., & Isnaini, L. (2023). Implementasi Solidaritas Sosial Emile Durkheim Bagi Pasangan Suami Istri: Suatu Bentuk Perwujudan Keharmonisan Keluarga. Al-Aqwal: Jurnal Kajian Hukum Islam, 2(2).
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Mentaya, T. S., Mayasari, L., Arrazin, & Sahduari, S. (2025). Makna Nilai Tanggung Jawab Sebagai Pilar Pendidikan Karakter Mahasiswa. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(2), 313–321. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i2.1048
Monang, S., Saputra, B., & Harahap, A. (2022). Moderasi Beragama di Indonesia: Analisis Terhadap Akidah Ahlu Sunnah Wa Al-Jama’ah. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1019–1028.
Natanti, S. E., Pratiwi, I. A., & Fardani, M. A. (2023). Nilai Karakter Sopan Santun Dalam Pembiasaan Berbahasa Jawa Anak Usia Sekolah Dasar di Lingkungan Keluarga. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 554–559. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4712
Panji, A. L., Afendi, A. R., Ramli, A., Sudadi, S., & Mubarak, A. (2023). Pendidikan Islam Dengan Penanaman Nilai Budaya Islami. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 6(1), 9. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v6i1.2155
Putri, M. A. (2024). Makna Tradisi Tonjokan Sebagai Biaya Sosial [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Malang.
Raffi, A., Meilatyas Cahya Zulaikha, Irmawati, I., & Ahmad Fatah. (2026). Tradisi Prasah sebagai Perekat Solidaritas Sosial: Analisis Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons di Desa Sidigede, Jepara. JURNAL PENDIDIKAN IPS, 16(1), 73–79. https://doi.org/10.37630/jpi.v16i1.3893
Ranubaya, F. A., Hexano, S. A. D., & Endi, Y. (2025). Hukum Adat Dayak Banua Simpakng Menurut Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Jurnal Reinha, 16(1), 32–49. https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.388
Safitri, W. (2023). Penerapan Prinsip Solidaritas Sosial Menurut Emile Durkheim Dalam Kasus Haris Azhar Dan Fathia. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains, dan Sosial Humaniora, 1(2), 1–25.
Sari, M. P., Wijaya, A. K., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(01), 84–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1956
Sholekah, I., & Maftuh. (2026). Peran Lembaga Pendidikan Islam dalam Stabilitas Sosial dan Moral Perspektif Fungsionalisme Parsons. Psikosospen: Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 2(1).
Solihin, Sahidin, D., & Asmaniah, Z. (2022). Analisis Nilai Budaya pada Cerita Rakyat “Cai Karamat” di Desa Karamatwangi Kecamatan Cikajang. Caraka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Bahasa Daerah, 10(3), 207–221.
Sukardiman. (2022). Harmoni Sosial Mayoritas Hindu dengan Minoritas Muslim di Panggung Rowah di Karang Jero, Kelurahan Karang Taliwang. Kontekstualita, 37(1), 51–68.
Syifa, U. Z., Ardianti, S. D., & Masfuah, S. (2022). Analisis Nilai Karakter Tanggung Jawab Anak Dalam Pembelajaran Daring. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 568–577. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2071
Widyaningsih, T. S., Zamroni, Z., & Zuchdi, D. (2014). Internalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Karakter pada Siswa SMP dalam Perspektif Fenomenologis. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(2). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i2.2658
Wiguna, S., & Fuadi, A. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Tahlilan Di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai. Thawalib | Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 15–24. https://doi.org/10.54150/thawalib.v3i1.27
Wikrama, A. A. N. A. W. B. (2020). Keraton Indonesia Antara Pelestarian Budaya Dan Modernitas. Jurnal Ilmiah Cakrawarti, 3(1), 86–98. https://doi.org/10.47532/jic.v3i1.139
Wulandari, E. (2018). Penguatan Nilai Budi Pekerti Melalui Tradisi Rasulan Gunungkidul. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(1), 139. https://doi.org/10.20961/habitus.v2i1.20416
Wulandhari, R. S., & Parmin. (2021). Nilai Sosial Dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata (kajian Filsafat Prof. Dr. Notonegoro). BAPALA, 8(7), 10–19.
Yanti, F. (2025). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Labbe Dalam Pernikahan Desa Tulak Tallu Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara [Skripsi]. UIN Palopo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paenal Juni Harian, Syafruddin Syafruddin, Imam Malik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























