Penerapan Kurikulum Fungsional dalam Kemandirian Anak Penyandang Disabilitas Tunanetra di Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i3.2423Kata Kunci:
Functional Curriculum, Children's Independence, BlindnessAbstrak
Education is important for children as a provision of knowledge in facing adult life. Children with visual impairments also need education as a preparation for adult life in the future, coupled with their limitations which require that the education they receive is not in the form of general learning activities, but has special methods and techniques so as that learning outcomes can be received optimally. Regardless, the learning activities of children with visual impairments involve independence as a learning accomplishment and focus on functional activities with the hope of increasing their motor,tactile, and auditory sensitivity. The functional curriculum exists as an educational service for children with visual impairments to improve their academic and motor skills, as well as build the child's independence. The purpose of this study was to find out how the implemented functional curriculum can increase independence in children with visual impairments at Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru Kota Medan. The research method used is a qualitative descriptive approach. Qualitative descriptive research is research that describes, explains, reveals and summarizes various existing conditions and situations from the results of research facts in the field. Data collection techniques were carried out by observing and interviewing. Based on the research that has been done, the results of the research show that the application of a functional curriculum is to provide learning based on the functions and benefits of learning activities given to blind children with independent characteristics at the Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru Kota Medan. Independence in the form of implementing functional curriculum learning is carried out using the Individual Education Program (IEP) model which is evaluated personally
Unduhan
Referensi
Sumber Buku :
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Idawati, D.(2019).Desain Kurikulum Fungsional Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi Tunanetra Usia 7-8 Tahun. Surabaya: Jakad Publishing.
Moleong,L. J. (2019).Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurakhmi,R., Santoso, Y. B.,& Pangestu, P. D. (2019). Menemukenali danMenstimulasi Anak Penyandang Disabilitas:Panduan Dasar Untuk OrangTua,Keluarga,dan Pendamping. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Pradopo,S. T., Suharto, & Tobing, L. (1977). Pendidikan Anak Tunanetra Untuk SGPLB. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Bandung:Alfabeta.
Utomo, & Muniroh, N. (2019). Pendidikan Anak dengan Hambatan Penglihatan. Banjarbaru: Prodi.PJ JPOK FKIP ULM Press.
Uyu Mu'awwanah,et.all. (2021). Strategi Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Serang: Media Madani.
Sumber Jurnal :
Ain,G. (2018).What is the Appropriate Curriculum for Students with Disabilities? Standards-Based Curriculum versus Functional Curriculum for Students with Disabilities. Computers and Industrial Engineering, 2 (January),6.
Bouck, E. C. (2009). Functional Curriculum Models for Secondary Students with Mild Mental Impairment. Education and Training in Developmental Disabilities,44(4),435-443.
Bouck, E.C., & Satsangi, R. (2014). Evidence-base of a Functional Curriculum for Secondary Students with Mild Intellectual Disability: A Historical Perspective. Education and Training in Autism and Developmental Disabilities,49(3),478-486.
Camalia, F., Zusanto, H., & Susilo. (2016).Pengembangan Audiobook Dilengkapi Alat Peraga Materi Getaran dan Gelombang Untuk Tunanetra Kelas VIII SMP.UPEJ: Unnes Physics Education Journal, 5(2),66-75.
Desriyani, Y., Nurhidayah, I., & Adistie, F. (2019). Burden of Parents in Children with Disability at Sekolah Luar Biasa Negeri Cileunyi. NurseLine Journal, 4(1),21-30.
Dwimarta, R. (2015). Rancangan IEP (Individualized Educational Program) bagi Anak Berkebutuhan Khusus pada Pendidikan Inklusif. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, (November),230-236.
Ee, J., & Soh, K. C. (2005). Teacher Perceptions on What a Functional Curriculum Should Be for Children with Special Needs. International Journal of Special Education. SPED Ltd.
Ernawati. (2018). Pengaruh Media Sempoa Dalam Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Oprasi Hitung Perkalian Bagi Siswa Tunanetra Low Vision Kelas VII pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Serang. Jurnal UNIK Pendidikan Luar Biasa,3(3).
Evans, V., & Fredericks, B. (1991). Functional Curriculum. Journal of Developmental and Physical Disabilities, 3(4),409-447.
Handoyo, R. R. (2016). Pengembangan Komunikasi Anak Tunanetra Dalam Permainan Kooperatif Tradisional. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(2), 30-45.
Iman, A. (2018).Kurikulum Sebagai Pedoman Program dan Proses Pembelajaran. Jurnal.Untirta.Ac.ld,105(3),17-24.
Kurniawan, I. (2015). Implementasi Pendidikan Bagi Siswa Tunanetra di Sekolah Dasar Inkluski. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islasm, 4:1044-1060.
Mambela, S. (2018). Tinjauan Umum Masalah Psikologis dan Masalah Sosial Individu Penyandang Tunanetra. Jurnal Buana Pendidikan,15(25),65-73.
Mubasyaroh. (2015). Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas dan Anak Berkesulitan Belajar: Analisis Penanganan Berbasis Bimbingan Konseling Islam.ELEMENTARY,3(2),255-273.
Nisa, K., Mambela, S., & Badiah, L.I. (2018). Karakteristik dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 33-40.
Rahma,R.N. (2015).Kesejahteraan Psikologis Penyandang Tunanetra (Studi pada Mahasiswa Tunanetra Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta). Jurnal Bimbingan dan Konseling,7(4),1-13.
Rantina, M. (2015). Peningkatan Kemandirian Melalui Kegiatan Pembelajaran Practical Life (Penelitian Tindakan di TK B Negeri Pembina Kabupaten Lima Puluh Kota, Tahun 2015). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(2), 181-200.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal llmu Dakwah, 17(33),81-95.
Sa'diyah. R. (2017). Pentingnya Melatih Kemandirian Anak. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1),31-46.
Sari, D. R., & Rosyidah, A. Z. (2019). Peran Orang Tua Pada Kemandirian Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan: Early Childhood, 3(1), 1-12.
Sebrina, A. A., & Sukirman, D. (2018). Implementasi Kurikulum Pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 11(2),98-116.
Sholeh, A. (2015).Islam dan Penyandang Disabilitas: Telaah Hak Aksesibilitas Penyandang Disabilitas dalam Sistem Pendidikan di Indonesia.PALASTREN,8(2),293-320.
Sukotjo. (2015). Pengembangan Kurikulum Fungsional bagi Anak Berkebutuhan Khusus Menggunakan Analisa Tugas. Seminar Nasional Teknologi Pendidikan UM.
Sutisna, N., & Saripudin, A. (2009). Mengembangkan Diri Melalui Kecakapan Hidup bagi Penyandang Cacat. JASSI: Anakku, 8(1), 70-76.
Weaver,R., Landers, M. F., & Adams, S. (1991). Making Curriculum Functional: Special Education and Beyond: Ideas for Implementing a FunctionalCurriculum for Students with Mild Handicaps. Intervention in School and Clinic,26(5),284-287.
Winarsih, M. (2017). Pendidikan Integrasi dan Pendidikan Inklusi. Jurnal HIKMAH,18(2),113-135.
Sumber Skripsi:
Amalia, N. R. (2019). Pola Asuh Orang Tua Penyandang Tunanetra Dalam Membentuk Kemandirian Anak di Kota Depok (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Bakri,I. (2021).Peningkatan Kemandirian Menggunakan Tongkat Panjang di Lingkungan Sekolah Pada Murid Tunanetra (Skripsi). Universitas Negeri Makassar,Makassar.
Warmini, N., Laksmi, I., & Sari, N. (2020). Tingkat Kemandirian Anak Tunanetra Dalam Melakukan Self Care (Literature Review). STIKes Wira Medika Bali,Denpasar.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Vellin Syahya Jingga, Hairani Siregar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























