Dampak Ketidakstabilan Harga Kelapa Sawit Bagi Kesejahteraan Petani di Desa Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i1.4762Kata Kunci:
Instability, Palm Oil Prices, EconomyAbstrak
This research was conducted to monitor and analyze the impact of unstable palm oil prices on the welfare of farmers in Nagori Bayu Bagasan Village, Tanah Jawa District, Simalungun Regency. As one of the pillars of the country's economy, the agricultural sector is expected to increase income, especially for residents who are still below the poverty line. The aim of this research is to find out the impact ofunstable palm oil prices on the welfare of palm oil farmers in Nagori Bayu Bagasanvillage, Tanah Jawa District, Simalungun Regency. The research method used in this research is descriptive qualitative research in which the researcher will describethe impact of oil palm price instability in Nagori Bayu Bagasan Village, Tanah Jawa District. The results of this research are that the community in Nagori Bayu BagasanVillage, Tanah Jawa District, if the price of palm oil experiences instability, it can cause low income for oil palm farmers and high expenditure for their basic living needs. Therefore, to achieve a prosperous standard of living for society cannot be separated from education, because the higher the level of education, the higher thequality of work that is obtained, the higher the income earned.
Unduhan
Referensi
Adi, Isbandi Rukmianto. (2013). Indikator Kesejahteraan dan Kemiskinan dalam Perspektif Pembangunan Manusia di Indonesia. Anwar, Yesmil dan Adang. 2013. Sosiologi Untuk Universitas. Bandung. PT. Refika Aditama.
Arifin, B. (2001). Ekonomi Minyak Sawit. PT. Raja Grafindo
Basrowi, (2010).Analisis kondisi sosial ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ekonomi & Pendidikan.
Corley, R. H. V., & Tinker, P. B. (2016).The Oil Palm (5th ed.). Wiley-Blackwell Creswell John W (2019). Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (EdisiKetiga). Pustaka Pelajar
Dian Sar iDkk, (2021) PENGARUH PENDAPATAN PETANI KARET TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA TENGGULI KECAMATAN SAJAD
Dinas Perkebunan Indonesia.(2007). Buku Panduan Perkebunan Kelapa Sawit (2022). Analisis Kesejahteraan Petani Padi di Desa Kulim. Jurnal Kesejahteraan Masyarakat
Handayani, S. (2009).Dampak Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Perekonomian di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Rosda karya.
Herdina, R. 2017. Keadaan Sosial Ekonomi Petani dan Hubungannya Dengan Tingkat Kesejahteraan Keluarga Petani di Desa Kayu Bawang Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru
Juariyah S.(2010). Analisis kondisi sosial ekonomi dan tingkat pendidikan KABUPATEN SAMBAS. Jurnal Ekonomi dan Bisnis OBIS Masyarakat Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ekonomi &Pendidikan
Moleong, L. J. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Owolarafe
Nasikun. (1993). Konsep Kesejahteraan dan Indikator Martabat Manusia. Jurnal Sosial dan Ekonomi, 17(1), 45-52.
NN.(1976). Sumatera Utara Membangun. Sumatera Utara: Pemerintah Daerah Sumatera Utara
O.K & Arumughan, C.(2007). A Review of Oil Palm Fruit. Penebar Swadaya. Plantation and Production under the Contract Growers Schemein Andhra.
Pratiwi, D,(2022). Analisis Kesejahteraan Petani Padi di Desa Kulim. Jurnal Kesejahteraan Masyarakat.
PPersada Batubara, R. (2002). Tanaman Perkebunan Sawit Indonesia
Sari, A. (2020). Konsep Kesejahteraan dan Faktor- Faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Kesejahteraan Sosial.
Sen, A. (1987). The Standard of Living. The Tanner Lectures on Human Values. Soekartawi, A.(1990). Analisis Ekonomi Kelapa Sawit di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia
Sitohang. (2006). Kesejahteraan dan Indicator Output Ekonomi Perkapita sebagai Proksi Tingkat Kesejahteraan. Jurnal Ekonomi dan Kesejahteraan, 12(1), 30-38
Sugiyono, (2019).Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Suyana J. (2008). Studi keragaman agroekosistem untuk pengembangan potensipertanian di Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah IlmuTanahdan Agroklimatologi
Taslim. (2004). Kondisi Kelembagaan dalam Membentuk Jaringan Kerja Produksi dan Pemasaran pada Skala Lokal, Regional, dan Global. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 9(3), 210-220
Yuwono. (2018). Karakteristik Petani dan Pengaruhnya terhadap Pola Usaha Tani. Jurnal Pertanian Indonesia, 23(2), 112-119.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ardiansyah Sinaga, Randa Putra Kasea Sinaga

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























